Produksi Beras di Daerah Lain 'Nelongso', di Kabupaten Sidrap Sulsel Surplus 261 Ribu Ton

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Para petani tengah panen padi. SP/ SLW
Ilustrasi. Para petani tengah panen padi. SP/ SLW

i

SURABAYAPAGI.com, Sulawesi - Harga beras di sejumlah wilayah Indonesia rata mengalami kenaikan, salah satunya karena produksi beras petani lokal menurun usai diterjang cuaca ekstrem, kemarau panjang hingga banjir.

Namun, tak semua daerah mengalami susut produksi hingga ‘nelongso’ (sengsara). Ada salah satu daerah di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel) yang justru berhasil mencatatkan surplus beras di akhir 2023 sebanyak 261 ribu ton lebih dan menjadi lumbung padi untuk wilayah Sulawesi Selatan.

"Kabupaten Sidrap memiliki peranan dalam menunjang program pangan nasional, terutama untuk memenuhi kebutuhan pangan bagi wilayah Indonesia timur,” ujar Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Sidrap, Muhammad Yusuf DM di Sidrap, Rabu (21/02/2024).

Diketahui, produksi padi di Kabupaten Sidrap, Sulsel tersebut sebanyak 502.652 ton dan setelah diolah menjadi gabah kering giling (GKG) menjadi 465.958,40 ton pada tahun 2023 lalu.

Lebih lanjut, hasil produksi beras dari pengolahan gabah kering giling sebanyak 465.958,40 ton itu menjadi 298.306,57 ton beras. sedangkan kebutuhan beras di daerah itu hanya 36.663,74 ton, sehingga Sidrap bisa surplus sekitar 261 ribu ton lebih, tepatnya 261.642,83 ton beras.

Ia menambahkan bahwa Sidrap merupakan salah satu sentra produksi pangan di Sulawesi Selatan dan berperan penting dalam mendukung program pangan nasional. 

“Peran Sidrap sangat penting dalam mendukung program pangan nasional, terutama dalam memenuhi kebutuhan pangan di wilayah Indonesia timur,” pungkasnya.

Ia menguraikan di Sidrap luas lahan sawah irigasi teknis mencapai 36.578,10 hektare (ha), dan lahan sawah tadah hujan 11.810,50 ha.

Sementara persawahan didukung empat daerah irigasi yang menjadi kewenangan pusat, dua daerah irigasi kewenangan provinsi, dan 94 daerah irigasi kewenangan kabupaten serta sawah tadah hujan.

“Semua keberhasilan ditunjang oleh penyediaan sarana dan prasarana pertanian serta peningkatan kualitas sumber daya manusia,” tuturnya. slw-01/dsy

Berita Terbaru

Minat Konsumen Nyaris Nol, Lamborghini Batalkan Peluncuran Konsep Mobil Listrik Murni

Minat Konsumen Nyaris Nol, Lamborghini Batalkan Peluncuran Konsep Mobil Listrik Murni

Selasa, 24 Feb 2026 12:18 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Baru-baru ini, merek kendaraan mewah Lamborghini membuat kejutan dengan memperkenalkan konsep mobil listrik, arah strateginya kini…

Honda Navi Tetap Jadi Motor Mini Favorit di AS, Hadirkan Warna Baru 2026

Honda Navi Tetap Jadi Motor Mini Favorit di AS, Hadirkan Warna Baru 2026

Selasa, 24 Feb 2026 12:12 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pabrikan otomotif asal Jepang, Honda dalam beberapa tahun terakhir menjadi salah satu sepeda motor kecil paling menonjol dan…

Libatkan Peran PA Kota Madiun, Pemkot Komitmen Tingkatkan Edukasi Hukum Islam

Libatkan Peran PA Kota Madiun, Pemkot Komitmen Tingkatkan Edukasi Hukum Islam

Selasa, 24 Feb 2026 12:05 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka penguatan pembangunan sumber daya manusia (SDM) di bidang hukum islam, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Jawa Timur yang…

PT Weichuang Kantongi Izin Kawasan Berikat, Serap 120 Tenaga Kerja

PT Weichuang Kantongi Izin Kawasan Berikat, Serap 120 Tenaga Kerja

Selasa, 24 Feb 2026 12:00 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:00 WIB

‎SURABAYA PAGI, Ngawi – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) melalui Kanwil DJBC Jawa Timur II menerbitkan izin fasilitas Kawasan Berikat pertama tahun 2026…

Lewat Program ‘Wenak’ Banyuwangi Bantu Ribuan Usaha Warung Rakyat

Lewat Program ‘Wenak’ Banyuwangi Bantu Ribuan Usaha Warung Rakyat

Selasa, 24 Feb 2026 11:57 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 11:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Dalam rangka mengembangkan usaha pelaku usaha mikro dan kecil agar usaha yang masih berkembang, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi,…

Cegah Potensi KLB Terkait Keamanan Pangan, Pemkab Ponorogo Perketat Operasional SPPG

Cegah Potensi KLB Terkait Keamanan Pangan, Pemkab Ponorogo Perketat Operasional SPPG

Selasa, 24 Feb 2026 11:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 11:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Guna mencegah potensi kejadian luar biasa (KLB) akibat persoalan keamanan pangan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, Jawa…