AHY Jabat Menteri ATR, Aktor Dirty Vote Ucapkan Terima Kasih ke Jokowi?

author Lailatul Nur Aini

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Acara nobar dan diskusi film Dirty Vote di Universitas Katolik Widya Mandala, Surabaya, Rabu, (21/2/2024). SP/Aini
Acara nobar dan diskusi film Dirty Vote di Universitas Katolik Widya Mandala, Surabaya, Rabu, (21/2/2024). SP/Aini

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Pemeran film atau aktor dari film Dirty Vote, Feri Amsari turut mengomentari terkait atas dilantiknya Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang atau Kepala Badan Pertanahan (ATR/BPN), pada Rabu, (21/2/2024).

Ia menyebut pelantikan AHY ini dinilai menjadi bukti bagi-bagi kekuasaan oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Dengan gaya sarkas-nya, Feri mengaku berterima kasih kepada ayah dari Gibran Rakabuming Raka, selaku cawapres nomor urut 02.

"Terima kasih pak Jokowi, akhirnya Pak AHY jadi menteri," kata Feri, sembari tertawa kecil, dihadapan awak media usai menghadiri acara nobar dan diskusi film Dirty Vote di Universitas Katolik Widya Mandala, Surabaya, Rabu, (21/2/2024).

Sebelumnya, saat diskusi bersama para audiens, Pakar Hukum Tata Negara dari Fakultas Hukum Universitas Andalas Padang ini sempat menganalogikan, bahwa teori gentong babi politik yang dibahas di Film Dirty Vote. Dengan adanya pelantikan AHY, tentunya secara tidak langsung membuktikan teori tersebut.

Seperti yang diketahui, anak dari Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu telah mati-matian mendukung Paslon Prabowo-Gibran pada pilres kemarin, dengan membawa Partai Demokrat masuk ke Koalisi Indonesia Maju.

Ibarat sebagai balas budi, hari ini, terbukti Jokowi mempersembahkan posisi Menteri ATR/BPN ke AHY.

"Semua nantinya akan disogok dengan gentong babi politik, kami sudah jelaskan di film," ungkap aktivis yang giat memperjuangkan demokrasi di Indonesia ini.

Bahkan menurutnya, demi melenggangkan langkah Paslon nomor urut 2, tidak hanya menteri yang disogok dengan kekuasaan, hingga kepala desa pun juga terintimidasi dari pusat.

"Jangankan menteri, partai politik, PNS, kepala desa, semua disogok untuk kepentingan politik" pungkasnya. ain

Berita Terbaru

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

SURABAYAPAGI.com – Bank syariah memperluas layanan perbankan digital bagi nasabah. Hal ini dilakukan untuk memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi d…

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menargetkan revisi aturan tersebut rampung tahun ini dan mulai berlaku pada 2027. Dalam r…

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA menyambut baik rencana pemerintah untuk mengambil alih seluruh saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia …

Wuling Aira ev Ditawarkan Rp 155 juta

Wuling Aira ev Ditawarkan Rp 155 juta

Jumat, 02 Okt 2026 07:12 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:12 WIB

SURABAYAPAGI.com – Wuling bikin kejutan saat meluncurkan Aira ev. Sebab, harga jual Aira ev terbilang murmer! Wuling Aira ev ditawarkan dalam dua varian. Harga …