Abis Banjir, Muncul Gunungan Sampah di Terminal Purabaya, Kini Sudah Bersih Usai Dikomplain

author Lailatul Nur Aini

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Sejak dua bulan terakhir, belakang Terminal Purabaya, terdapat gunungan sampah di setinggi orang dewasa, serta seluas kurang lebih 100 meteran. Dari pantauan Surabaya Pagi, Jumat (24/2/2024) terlihat tumpukan sampah masih menggunung. Namun, pada Minggu (25/2/2024) kemarin, sampah-sampah itu sudah bersih.

Hasil Pantauan Surabaya Pagi langsung di lokasi, sejak Jumat, gunungan sampah ini terletak pada posisi di belakang parkir bus, tepatnya di jalan perlintasan bus menuju pintu keluar. Akibat gunungan sampah ini, hanya setengah jalan saja yang bisa digunakan untuk perlintasan bus. Sedangkan, aroma khas sampahnya sangat menyengat hingga tempat bus antar kota dan provinsi.

Menurut, Umi, panggilan akrab salah satu penjual kios makanan, yang berada tepat di samping tempat pembuang sampah sementara (TPS) itu mengeluhkan gunungan sampah itu.

"Sudah hampir mau 3 bulanan ini, sampahnya tiap hari diambilin sama truk. Tapi truknya itu kecil, jadi kalau nggak muat ya ditinggal disini, jadinya makin lama makin tinggi (sampahnya)," ujar Umi, saat ditemui Surabaya Pagi, di warungnya di Bungurasih, Sidoarjo, Jumat, (23/2/2024).

Bahkan Umi mengaku aroma sampah tiap hari kian menyengat, sehingga membuatnya kehilangan nafsu makan. "Aduh mbak ambune (baunya). Sampai ilang nafsu manganku (sampai hilang nafsu makanku)," seloroknya sembari tertawa kecil.

Ia juga menceritakan, ketika hujan datang kerap banjir dan membuat beberapa sampah tersebut terbawa arus hingga berpindah ke lain tempat. Bahkan hewan-hewan kecil seperti belatung, cacing, maupun kecoak juga turut naik kepermukaan.

"Kalau pas banjir, ini sampah yang kecil-kecil itu kebawa air sampai kesana. Terus set (belatung) itu naik semua sampai kesini (warung/kios). Sudah saya siram pakai air panas tapi masih banyak yang muncul," keluh perempuan berusia 40 tahunan tersebut.

 

Buangan Warga Bungurasih

Selain itu, berada di tempat yang sama, Nur Qomari, petugas kebersihan sampah di lokasi itu, turut berkeluh kesah bahwa gunungan sampah ini, tidak hanya dari lingkungan Terminal Purabaya, tapi juga berasal dari warga kelurahan Bungurasih setempat.

"Ini kebanyakan dari (sampah warga) Bungurasih ada beberapa RW yang buang disini. Jadi ada petugas yang ambil sampah di warga, seperti saya ini. Setelah itu, gerobak yang penuh sampah seperti itu (sambil menunjuk gerobak sampah), seharusnya langsung dibawa sama truk dari pemkab.  Tapi sekarang truknya itu kecil, tidak sebesar sebelum-sebelumnya. Jadi kalau nggak muat, ya itu sampahnya ditinggal. Itu yang membuat makin lama makin membludak," terang pria yang sudah bekerja di TPS itu sejak 10 tahun silam.

 

Minggu Sudah Bersih

Kini, Minggu (25/2/2024), tumpukan gunung sampah itu sudah bersih menghilang. Meski masih tampak sisa-sisa bekas sampah yang tertinggal.

Dari informasi Surabaya Pagi, sejak Sabtu, beberapa petugas dari Dinas Perhubungan Jatim dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Sidoarjo membersihkan gunungan sampah itu.

Terlihat jalan keluar bus yang awalnya sebagian badan jalan dipenuhi sampah, saat ini sudah bersih dari sampah. Ke depan, DLHK Kabupaten Sidoarjo akan melakukan pengawasan sampah yang berasal dari rumah warga Desa Bungurasih.

"Kami setiap hari akan menyiapkan satu armada truk untuk mengangkut sampah tersebut ke TPA Jabon. Namun, kami mengharap sampah tersebut dipilah terlebih dahulu," kata Kepala UPT TPA Griya Mulya DLHK Sidoarjo Hajid Arif Hidayat di lokasi, Minggu (26/2/2024).

Hajid menjelaskan pemilahan itu seharusnya dilakukan sebelum sampah dibuang ke TPST. Tujuannya untuk mengurangi volume sampah sehingga tidak terjadi penumpukan seperti sebelumnya.

Sementara itu, Korsatpel Terminal Purabaya Ahmad Badik mengatakan, pihaknya bersama DLHK Kabupaten Sidoarjo akan melakukan pengolahan sampah di TPST area Terminal Purabaya. Langkah ini diambil agar tidak terjadi gunungan sampah lagi di Terminal Purabaya.

"Upaya agar tidak terulang terjadinya gunungan sampah lagi. Langkah yang awal tidak hanya ditampung, namun langsung dibuang ke TPA, tetapi akan diolah dulu dan akan memberdayakan masyarakat sekitar," kata Badik.

Badik menambahkan sebelum sampah dikirim ke TPA Jabon. Sampah akan dilakukan pemilahan dari yang produktif dengan limbah, kemudian diolah lagi menjadi pupuk organik dan magot. Dengan sistem tersebut reduksi yang dihasilkan akan menjadi lebih sedikit.

"Pelaksanaan segera dilaksanakan, awal harus dilakukan clean up kemarin karena dibutuhkan area untuk pengelolaan. Ditahap awal dilakukan pendampingan oleh DLHK Sidoarjo," tandasnya.

Sebelumnya, Badik memaparkan kalau sudah pernah melakukan pembersihan pada bulan November 2023 silam. "Sebelumnya kami sudah bantu pembersihan. Itu pada bulan November tahun kemarin ini," paparnya. ain/rmc

Berita Terbaru

Ratusan Anak Lamongan Ikuti Khitan Massal

Ratusan Anak Lamongan Ikuti Khitan Massal

Selasa, 23 Jun 2026 20:41 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 20:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Masih dalam rangka Hari Jadi Lamongan (HJL) ke 457 tahun, dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54, digelar sunatan massal, yang…

Ribuan Relawan Aksi di depan Kantor Pemkab Lamongan, Minta MBG Dilanjutkan

Ribuan Relawan Aksi di depan Kantor Pemkab Lamongan, Minta MBG Dilanjutkan

Selasa, 23 Jun 2026 20:36 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 20:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Aksi untuk mendesak dan mendukung kelanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus disuarakan oleh relawan di mana-mana, tak…

AQUVIVA Ajak Masyarakat Terapkan Panduan Hidrasi 3-2-1

AQUVIVA Ajak Masyarakat Terapkan Panduan Hidrasi 3-2-1

Selasa, 23 Jun 2026 18:12 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 18:12 WIB

SURABAYAPAGI : Dalam momentum Hari Hidrasi Nasional, AQUVIVA merek air minum dalam kemasan (AMDK) dari WINGS Food yang pertama di Indonesia menggunakan…

RUPS PT. Gudang Garam Tebar Dividen Rp1,54 Triliun, Pemegang Saham Terima Rp 800 per Saham

RUPS PT. Gudang Garam Tebar Dividen Rp1,54 Triliun, Pemegang Saham Terima Rp 800 per Saham

Selasa, 23 Jun 2026 18:09 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 18:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri – PT Gudang Garam Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Senin (23/6/2026) di Grand Surya Hotel, Jalan Dhoho No. …

Mengaku Ogah Tanggung Beban Sendiri, Sugiri Sancoko 'Gigit' Lisdyarita di Sidang Korupsi Ponorogo

Mengaku Ogah Tanggung Beban Sendiri, Sugiri Sancoko 'Gigit' Lisdyarita di Sidang Korupsi Ponorogo

Selasa, 23 Jun 2026 17:55 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 17:55 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Terdakwa kasus dugaan gratifikasi dan korupsi Kabupaten Ponorogo, Sugiri Sancoko, meluapkan kekesalannya dalam persidangan di P…

Khitan Massal Gratis Pemkab Madiun Diserbu Warga, Peserta Tembus 306 Anak  ‎

Khitan Massal Gratis Pemkab Madiun Diserbu Warga, Peserta Tembus 306 Anak ‎

Selasa, 23 Jun 2026 17:13 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 17:13 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Antusiasme warga mengikuti khitan massal gratis yang digelar Pemerintah Kabupaten Madiun membludak. Dari target awal 290 peserta, ju…