Harga Beras Tidak Ada Lonjakan, Stok di Retail Modern Masih Terbatas

author Lailatul Nur Aini

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Stok beras dibeberapa retail modern.  SP/Aini
Stok beras dibeberapa retail modern.  SP/Aini

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Harga beras sejumlah ritel modern di Kota Surabaya dan Sidoarjo tidak ada lonjakan yang signifikan. Namun, pasokan atau stok beras baik kualitas premium maupun medium masih terbatas.

Berdasarkan pantauan Surabaya Pagi di sejumlah ritel modern di Kota Surabaya dan Sidoarjo, Senin (27/2/2024), sejumlah ritel modern seperti minimarket Alfamart, Indomaret, dan Alfamidi rata-rata stok kosong.

Salah satu pegawai minimarket di kawasan Gayungsari, kota Surabaya itu membeberkan jika sempat ada kiriman beras medium dan premium beberapa hari kemarin. Tapi, barang cepat sekali diborong warga.

"Hari Jumat kalau nggak Sabtu kemarin sempat dikirim, tapi tidak sampai sehari dua hari ludes. Kirimannya juga tidak banyak cuma satu karung (berisi 5kg x 10 pcs)," ungkapnya kepada Surabaya Pagi.

Selaras dengan itu, pegawai Indomaret di kawasan Sedati Kabupaten Sidoarjo juga mengaku memang ada kiriman beras tapi langsung diserbu pembeli.

"Baru kemarin dikirim, hari ini sudah habis. Yang dikirim yang merek SPHP, harganya tetap sama Rp54.500," paparnya.

Hasil penelusuran Surabaya Pagi, harga beras premium di minimarket masih belum ada lonjakan, dimana masih berkisar Rp69.500 per 5 kilogram.

Namun, pihak minimarket membatasi pembelian. Tertulis pada di samping rak beras, jika konsumen hanya diperbolehkan maksimal 1pcs kemasan 5 kilogram.

Sedangkan hasil penelusuran di supermarket di kawasan Surabaya, salah satunya di Transmart A. Yani, tampak stok beras medium dan premium melimpah di tertata rapi.

Beras medium SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) yang didistribusikan oleh BULOG terlihat stok sangat banyak di retail tersebut.

Dimas, seorang pegawai yang sedang menata barang ini mengaku kepada Surabaya Pagi, jika beras SPHP itu banyak dicari pembeli.

"Ini (beras medium SPHP) yang paling banyak dicari, Sabtu kemarin ada kiriman baru. Stok tinggal dikit, langsung dapat dikiriman lagi," tukasnya.

Pada kesempatan yang sama, pembeli dari Jambangan yang tidak ingin disebutkan namanya itu rela datang siang hari berpanas-panasan untuk beli beras SPHP.

"Tau dari Instagram Bulog, kalau disini jual (beras) SPHP. Jadi langsung kesini, takut kehabisan. Soalnya diluar mahal mbak," ujar perempuan berkisar usia 25 tahunan itu.

Ia juga mengaku ke Supermarket hanya untuk beli beras saja. Namun, ia sedikit kecewa karena hanya diperbolehkan membeli 1 pcs saja.

"Ini ada banyak yang nitip. Iya, saudara-saudara nitip ke saya," ungkapnya.

Selain itu, warga Suparman, Pulo Wonokromo juga mengaku baru tahu kalau di Supermarket di Jalan A.Yani ini tersedia beras medium cukup banyak. Parman bercerita, jika ia mengetahui informasi tersebut dari petugas toko Pangan Kita yang ada berlokasi di Perum BULOG, A. Yani.

"Saya tadi disuruh beli istri ke sana (BULOG). Tapi waktu kesana, saya disarankan oleh pegawainya, di Transmart jual beras SPHP juga. Jadi saya langsung kesini," paparnya.

Sekedar informasi harga beras di Transmart, yakni beras medium SPHP dijual dengan harga Rp 54.500 per karung ukuran 5 kilogram atau sesuai harga eceran tertinggi (HET). Apabila dihitung per kilogramnya seharga Rp 10.900.

Sedangkan untuk beras premium berada diharga mulai Rp77.600 per 5 kg dengan merek Wipie. Kemudian ada merek Violet dengan harga jual Rp79.600 per 5 kg. Serta merek Topi Koki dengan harga Rp81.000 per 5 kg.

Disisi lain, ketika Surabaya Pagi meninjau di Supermarket yakni Superindo di kawasan Kabupaten Sidoarjo, terlihat rak beras yang biasanya tertata rapi tampak diisi oleh kardus-kardus mie Instan dengan berbagai merek.

Menurut pegawai Superindo tersebut, kalau stok beras habis hingga saat ini belum ada kiriman baru lagi. "Sabtu datang yang merek Lahap (premium), baru tadi pagi habis. Iya banyak yang cari beras. Sekali datang langsung ludes. Ya semoga saja, besok datang lagi," harapnya. ain

Berita Terbaru

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Seorang pekerja bernama Wawan Frenki Cahyono (50), warga Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, meninggal dunia didu…

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026 harus dimaknai sebagai m…

Adanya laporan keracunan makanan, Pemkot Kediri lakukan Investigasi

Adanya laporan keracunan makanan, Pemkot Kediri lakukan Investigasi

Sabtu, 25 Apr 2026 13:00 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI-KEDIRI :  Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur melakukan investigasi terkait dengan laporan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di …

"The Future of Influence" diluncurkan Vero and Magnifique

"The Future of Influence" diluncurkan Vero and Magnifique

Sabtu, 25 Apr 2026 12:50 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 12:50 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA :  Vero, salah satu agensi komunikasi independen terkemuka di Asia Tenggara, bersama Magnifique, agensi 360 communications di Indonesia, …

KAI Daop 7 Madiun Rutin Lakukan Pengecekan Sarana dan Prasarana dengan Lori Dresin

KAI Daop 7 Madiun Rutin Lakukan Pengecekan Sarana dan Prasarana dengan Lori Dresin

Sabtu, 25 Apr 2026 10:06 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 10:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar -  Daop 7 Madiun melaksanakan kegiatan Tilik Lintas melalui perjalanan lori dresin pada petak jalan antara Stasiun Kertosono hingga …

Mbak Wali Tindak Cepat Kasus Dugaan Keracunan MBG, 73 Siswa Terdampak Kini Membaik

Mbak Wali Tindak Cepat Kasus Dugaan Keracunan MBG, 73 Siswa Terdampak Kini Membaik

Sabtu, 25 Apr 2026 10:02 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 10:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, - Pemerintah Kota Kediri bergerak cepat menindaklanjuti kasus dugaan keracunan yang dialami sejumlah siswa usai mengonsumsi makanan dalam…