Bawaslu Minta Para Kades Segera Laporkan Dugaan Kecurangan Keterlibatan Birokrasi dalam Pileg

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tony Wijaya, Ketua Bawaslu Kabupaten Lamongan bersama Bupati Yuhronur Efendi saat mengecek peserta apel siaga pengawasan tahapan pemilu di Alun-alun setempat pada Jumat (09/02/2024). SP/ MUHAJIRIN 
Tony Wijaya, Ketua Bawaslu Kabupaten Lamongan bersama Bupati Yuhronur Efendi saat mengecek peserta apel siaga pengawasan tahapan pemilu di Alun-alun setempat pada Jumat (09/02/2024). SP/ MUHAJIRIN 

i

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lamongan, untuk segera melaporkan adanya dugaan keterlibatan birokrasi untuk pemenangan caleg tertentu yang disertai dengan bukti seperti yang dituduhkan.

"Itu cawe-cawe birokrasi di mana mas, untuk caleg siapa, dan membagikan amplop nya di mana," begitu jawaban dari Tony Wijaya Ketua Bawaslu Lamongan saat dikonfirmasi surabayapagi.com, melalui WhatsApp, Rabu (28/02/2024).

Disebutkan olehnya, sebagai yang mengawasi proses demokrasi di Lamongan, ia akan menindaklanjuti setiap adanya laporan dugaan pelanggaran dalam proses hingga pelaksanaan pencoblosan serta rekapitulasi.

"Kalau ada yang menemukan adanya indikasi keterlibatan birokrasi membantu memenangkan caleg, silahkan laporkan segera ke Bawaslu, nanti kami akan tindaklanjuti," pinta Tony.

Hanya saja kata Tony, laporan yang disampaikan ke Bawaslu harus disertai dengan bukti-bukti yang dituduhkannya. Bawaslu tentu tidak akan menerima laporan yang hanya tuduhan, asumsi, penilaian tanpa adanya bukti apapun.

"Ini yang harus dipahami oleh masyarakat, Bawaslu sangat welcome kalau ada yang melaporkan dugaan kecurangan dalam proses pemilihan Presiden, dan pemilihan calon legislatif, tapi harus disertai dengan bukti-bukti pendukung," ungkapnya.

Sekedar informasi, sebelumnya para Kades menceritakan ada instruksi yang mengarahkan pihak kecamatan hingga perangkat desa, untuk memenangkan salah satu caleg dari partai tertentu, ini merusak demokrasi dan masyarakat semakin dibodohkan.

Disebutkannya, bahkan dirinya  ini juga mengaku telah mendapat perintah agar menggalang dukungan bagi caleg tersebut. Meski begitu, pihaknya tak menghiraukan perintah itu lantaran berlawanan dengan hati nuraninya.

"Saya sempat diminta untuk menggalang dukungan terhadap paketan caleg tertentu, katanya ini perintah atasan. Para Kades termasuk saya pernah dikumpulkan," ujarnya.

Ditambahkan oleh Kades ini, para pihak yang tak mengindahkan dan membocorkan perintah tersebut diancam akan dikucilkan dan dipersulit, sehingga banyak yang kemudian takut dan terpaksa menjalankan instruksi itu.

"Tak main-main mas, bahkan jajaran penting Pemkab Lamongan, dinas hingga kecamatan diperintah semua untuk jadi timses, mendata warga untuk memenangkan caleg dari partai kuning, kalau tidak mau diancam tak diberi proyek dan bantuan di kemudian hari olen pemerintah," bebernya.

Keterangan dari Kades itu juga dibenarkan oleh narasumber lain yang juga mengetahui perintah tersebut. Bahkan, beberapa ASN dan perangkat desa juga disuruh untuk membagikan amplop kepada warga yang sudah didata.

"Ini terjadi tidak hanya di kecamatan saya, tapi di seluruh kecamatan lain di Lamongan. Banyak kepala desa yang tidak netral dan disuruh jadi timses. PNS disuruh bagi-bagi amplop. Padahal calegnya ini tidak pernah turun langsung ke lapangan dan menyapa warga," pungkasnya. jir

Berita Terbaru

Thariq Ungkap Perintah Maidi Berikan Proyek PL kepada Rochim

Thariq Ungkap Perintah Maidi Berikan Proyek PL kepada Rochim

Sabtu, 05 Sep 2026 17:16 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 17:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Kepala Dinas PUPR Kota Madiun, Thariq Megah, mengungkap adanya perintah dari Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, untuk memberikan p…

Komisi A DPRD Jatim Minta PMT Balita Rp4,5 Miliar Tak Sekadar Bagi-bagi Makanan

Komisi A DPRD Jatim Minta PMT Balita Rp4,5 Miliar Tak Sekadar Bagi-bagi Makanan

Sabtu, 05 Sep 2026 15:20 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 15:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA — Komisi A DPRD Jawa Timur meminta program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bergizi bagi balita dengan anggaran Rp4,5 miliar tidak c…

Tanamkan Kebiasaan Sehat Sejak Dini, Anak PAUD Surabaya Belajar Sambil Bermain

Tanamkan Kebiasaan Sehat Sejak Dini, Anak PAUD Surabaya Belajar Sambil Bermain

Sabtu, 05 Sep 2026 11:52 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 11:52 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Anak-anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Surabaya diajak membangun kebiasaan hidup sehat melalui aktivitas bermain, bergerak, dan …

Rapat Kerja Forum APEKSI, Ning Ita Sharing Fleksibilitas TKD dan Harmonisasi Hubungan Pusat Daerah

Rapat Kerja Forum APEKSI, Ning Ita Sharing Fleksibilitas TKD dan Harmonisasi Hubungan Pusat Daerah

Sabtu, 05 Sep 2026 05:57 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 05:57 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto- Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita mendorong kebijakan Transfer ke Daerah (TKD) yang lebih fleksibel agar dapat…

Tim Tipikor Enam Jam di Kantor PDAM Kota Madiun, Klarifikasi Laporan Meter Air

Tim Tipikor Enam Jam di Kantor PDAM Kota Madiun, Klarifikasi Laporan Meter Air

Jumat, 04 Sep 2026 22:30 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 22:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Tim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Madiun Kota mendatangi kantor PDAM Tirta Taman Sari Kota Madiun, Jumat (…

Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Ponorogo Perkuat Komitmen 3M Untuk Pekerja

Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Ponorogo Perkuat Komitmen 3M Untuk Pekerja

Jumat, 04 Sep 2026 18:26 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:26 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo— Suasana berbeda terlihat di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ponorogo, Jumat (4/9/2026). Puluhan peserta yang datang untuk m…