INACRAFT 2024, PLN Tawarkan Booth UMKM Binaan Dengan Produk Khas Daerah

author Arlana Chandra Wijaya

- Pewarta

Sabtu, 02 Mar 2024 14:47 WIB

INACRAFT 2024, PLN Tawarkan Booth UMKM Binaan Dengan Produk Khas Daerah

i

Ketum PIKK PLN Diny Darmawan Prasodjo (tengah) saat mencoba produk dari salah satu UKM binaan PLN pada INACRAFT 2024 di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (28/2/2024). Foto/Humas PLN

SurabayaPagi, Jakarta - PT PLN (Persero) turut berpartisipasi dalam pameran kerajinan International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2024 yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), 28 Februari - 3 Maret 2024. 

Pada kesempatan ini, perseroan mengajak serta 51 mitra Usaha Mikro Kecil (UMK) Binaan PLN dari seluruh daerah di Indonesia.

Baca Juga: Hari Pertama Idul Fitri, PLN Pastikan Sistem Kelistrikan Nasional Tetap Andal

Booth UMK Binaan PLN dibuka langsung oleh Diny Darmawan Prasodjo selaku Ketua Umum Persatuan Istri Karyawan-Karyawati (PIKK) PLN. 

Diny mengatakan, UMK merupakan salah satu penopang ekonomi nasional. Untuk itu, PLN siap mendukung para pegiat UMK untuk terus berkembang.

"INACRAFT 2024 ini dapat menjadi wadah saluran pemasaran UMK. Karena selain pengunjung di tingkat nasional, banyak juga pengunjung dari mancanegara. Sehingga ini menjadi peluang untuk membawa produk UMK Binaan PLN go global," ujarnya.

Pada gelaran INACRAFT 2024 ini, sekurangnya ada 82 jenis produk hasil kerajinan dari 51 UMK Binaan PLN yang dipamerkan dalam booth PLN. 

Pencapaian ini diharapkan bisa menginspirasi UMK Binaan PLN lainnya yang pada September 2023 tercatat ada lebih dari 3.000 mitra di seluruh Indonesia. 

Baca Juga: Pastikan Kebutuhan Listrik Jelang Idul Fitri Aman, PLN UIT JBM Jaga Sistem Transmisi di Segala lini

"Pada tahun ini tercatat 121 UMK sudah berhasil naik kelas lewat pendampingan PLN, bahkan 12 UMK mampu menembus pasar ekspor," jelas Diny.

Diny juga menyampaikan, pendampingan UMK sejalan dengan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang salah satunya bertujuan membangun perekonomian yang inklusif dan berkelanjutan. Ke depan, sektor UMK diharapkan mampu membuka lebih banyak lapangan kerja baru. 

"Pendampingan secara rutin diharapkan menjadikan UMK Binaan PLN lebih produktif. Terutama untuk entrepreneurship muda yang akan jadi pondasi masa depan bangsa," tambah Diny. 

Berdasarkan data yang dihimpun Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, saat ini Indonesia memiliki pangsa pasar sekitar 1,25 persen dari industri kerajinan dunia. Menilik itu, pemerintah memproyeksikan pangsa pasar industri kerajinan Indonesia masih akan terus meningkat.

Baca Juga: Inspeksi SPKLU Jalur Mudik, Dirut PLN Pastikan 1.299 Unit Se-Indonesia Siaga Layani Pengguna Mobil Listrik

Ketua Umum Asosiasi Eksportir dan Pengusaha Handicraft Indonesia (ASEPHI) Muchsin Ridjan selaku penyelenggara mengungkapkan, INACRAFT bisa menjadi ajang promosi produk-produk kerajinan di Indonesia. 

Sehingga, dapat meningkatkan pasar domestik dan sekaligus membuka peluang ekspor ke mancanegara.

"INACRAFT terus berkontribusi untuk membangkitkan UMK di bidang kerajinan, menjadi wadah untuk menampilkan produk lokal terbaru dan berkualitas, sekaligus memperluas jejaring,” ujar Muchsin. Byb

Editor : Redaksi

BERITA TERBARU