Santrinya Lolos Senayan, Gus Badar Bocorkan Masa Lalu Ning Lia, Bikin Baper?

author Riko Abdiono

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Calon DPD yang kerap jadi perbincangan adalah Dr. Lia Istifhama. SP/ RIKO
Calon DPD yang kerap jadi perbincangan adalah Dr. Lia Istifhama. SP/ RIKO

i

SURABAYA.com, Surabaya - Perhelatan Calon Legislatif DPD RI atau senator Jawa Timur memasuki babak rekapitulasi tingkat propinsi di Hotel Shangri La Surabaya, Rabu (03/03/2024). Satu diantara calon DPD yang kerap jadi perbincangan adalah Dr. Lia Istifhama yang selama ini sangat terbuka tentang rekam jejaknya. 

Calon Senator yang akrab disapa Ning Lia itu diungkap masa lalunya oleh Gus Badar Thomtomi, Guru sekaligus Direktur Ponpes BJEC (Baitul Jannah Education Centre) Surabaya. Salah satu sosok pendakwah yang ternyata memiliki benang merah dengan masa lalu keponakan Khofifah tersebut.

“Ning Lia kebetulan salah satu santri saya ketika menempuh pendidikan SMA hingga kuliah, sekitar tahun 2001 hingga 2005,” jelasnya, Rabu (03/03/2024). 

Dikisahkan oleh Gus Badar, ning Lia saat kuliah, merupakan salah satu mahasiswi yang menjadi buah bibir, terutama di kalangan lawan jenis. Waktu kuliah di IAIN Sunan Ampel atau yang sekarang beralih sebagai UINSA, Ning Lia sangat dikenal. Kulitnya putih dan tinggi semampai. Kuliahnya dobel dengan UNAIR. Ia dikenal cantik dan pintar. 

“Yang membuat ia sangat melekat, terutama di kalangan teman-teman cowoknya, karena ia sangat sederhana dan kutu buku,” ungkap Gus Badar.

Seingatnya, Ning Lia doyan memperdalam ilmu sehari-hari. Jika mahasiswa lain sering nongkrong, ia seringnya ke perpustakaan.

“Maka dari itu, ia menimba ilmu di tempat saya. Ia menekuni Bahasa Arab dan Bahasa Inggris di BJEC. Saya ingat betul, ning Lia ini sangat-sangat sederhana,” sebutnya.

Dulu Ning Lia juga dikenal lincah. Kemana-mana  mengendarai sepeda motor yang tidak menunjukkan kelas sosial. 

“Saya lupa jenis sepeda motor yang ia kendarai, tapi yang saya ingat, dia sangat sederhana. Ayahnya seorang anggota DPRD Provinsi, dan tantenya Menteri. Tapi sikap dan penampilan ning Lia sangat biasa seperti santri yang lain. Bedanya hanya di perawakannya yang memang cantik dan kecerdasan yang nampak meskipun ia cenderung pendiam,” ujarnya.

Menarik dan bikin baper, ia pun menjelaskan bahwa sosok ning Lia merupakan cermin bagi anak-anak muda, terutama gen-z.

“Saya berpesan kepada anak-anak muda sekarang atau gen-z. Tiru sosok Ning Lia. Ia saat masih sangat muda, banyak yang naksir. Saya sebagai gurunya saat itu, tahu sendiri karena ada saja yang curhat kalau naksir si putri Kiai ini. Tapi tidak banyak yang berani menyampaikan langsung karena karakternya yang nyungkani, kalau kata orang Jawa,” paparnya.

Di akhir, Gus Badar pun berpesan kepada sosok calon senator yang disebut-sebut melangkah menuju senayan tersebut. 

“Pesan saya sederhana, ning Lia jangan berubah. Jadilah politisi yang bersahaja. Tunjukkan bahwa masih ada ruang bagi orang baik untuk berpolitik. Tetap jujur dan selalu memiliki pikiran positif kepada orang lain, termasuk kepada orang yang ternyata berbuat jahat. Tetap belajar memaafkan karena memang politik banyak intrik,” pesannya.

Menyinggung kata memaafkan, beberapa waktu lalu publik pun dihidangi pemberitaan terkait pencatutan foto ning Lia oleh akun tiktok Kondang Kusumaning Ayu dalam sebuah video kampanye. Ning Lia, memilih menjaga komitmen politik ADEM dan memaafkan si pelaku pencatutan foto. 

“Dengan ucapan bismillah, bahwa kasus ini sudah clear dan terhenti dalam pada kalimat ‘mentolerir’ dan ‘memaafkan’,” kata Ning Lia, Rabu (28/02/2024). rko

Berita Terbaru

KPK Kembangkan Kasus Maidi ke TPPU, Menantu hingga Sejumlah Pihak Swasta Diperiksa

KPK Kembangkan Kasus Maidi ke TPPU, Menantu hingga Sejumlah Pihak Swasta Diperiksa

Rabu, 23 Sep 2026 20:15 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 20:15 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Kasus dugaan korupsi yang menjerat Walikota Madiun nonaktif, Maidi kini memasuki babak baru. Komisi Pemberantasan Korupsi mulai men…

Menantu Maidi Diperiksa 2,5 Jam, KPK Dalami Hubungan Keluarga dalam Pengembangan Kasus TPPU

Menantu Maidi Diperiksa 2,5 Jam, KPK Dalami Hubungan Keluarga dalam Pengembangan Kasus TPPU

Rabu, 23 Sep 2026 18:00 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 18:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Menantu Wali Kota Madiun nonaktif Maidi, Suliyati Dwi Safitri, diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama sekitar 2…

Patuhi Larangan ODL, Siswa SMPN 2 Tanggulangin Belajar Batik Tulis Khas Sidoarjo

Patuhi Larangan ODL, Siswa SMPN 2 Tanggulangin Belajar Batik Tulis Khas Sidoarjo

Rabu, 23 Sep 2026 16:57 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 16:57 WIB

SURABAYAOAGI.com, Sidoarjo - Pagi itu bak pengerajin batik yang sudah profesional para siswa siswi kelas SMPN 2 Tanggulangin Sidoarjo serempak menggelar…

Lewat Jaminan Sosial, Pemkab Lumajang Lindungi 15.188 Pekerja Rentan

Lewat Jaminan Sosial, Pemkab Lumajang Lindungi 15.188 Pekerja Rentan

Rabu, 23 Sep 2026 15:22 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui jaminan sosial berupa kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, melindungi sebanyak 15.188…

Sekolah Nasional Terintegrasi, Langkah Terencana Akses Pendidikan Berkualitas di Situbondo

Sekolah Nasional Terintegrasi, Langkah Terencana Akses Pendidikan Berkualitas di Situbondo

Rabu, 23 Sep 2026 15:01 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 15:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan berkualitas, dan dukungan dari berbagai pihak, diantaranya menghadirkan…

Pemkot Batu Siapkan Insentif bagi Pelaku Usaha, Perkuat Iklim Investasi Berkualitas

Pemkot Batu Siapkan Insentif bagi Pelaku Usaha, Perkuat Iklim Investasi Berkualitas

Rabu, 23 Sep 2026 14:48 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 14:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Guna memperkuat iklim investasi sekaligus memastikan modal yang masuk memberikan dampak yang lebih luas bagi perekonomian dan…