Perjuangan dan Tantangan Riswanda, Lulusan UINSA Cumlaude yang Sukses Lolos ASN

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Riswanda Rangga Putra. SP/ HIKMAH
Riswanda Rangga Putra. SP/ HIKMAH

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Inilah sosok Riswanda Rangga Putra, putra kedua dari tiga bersaudara yang lahir di Surabaya 6 Juni 1998, merupakan lulusan dari Universitas Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) jurusan Biologi kini sukses lolos menjadi bagian Aparatur Negeri Sipil (ASN) dan akan segera bergabung pada Mei 2025 mendatang.

Menurut Hikmah, yang merupakan ayah kandung sekaligus jurnalis media harian Surabaya pagi mengungkap, jika anak keduanya tersebut memiliki tanggal lahir yang unik yakni  persis seperti tanggal kelahiran Proklamator RI yaitu Ir. Soekarno 6 Juni, sedangkan tahun 1998 saat tumbangnya Presiden kedua Republik Indonesia Soeharto yang berkuasa selama 32 tahun, akibat dari hasil reformasi perjuangan para Mahasiswa saat itu. 

“Pada saat kelahirannya diberi nama Riswanda karena saat itu saya kagum dengan Dosen UGM Alm. Riswanda yang cerdas dan pintar itu menurut saya. Kata orang apalah arti sebuah nama, ternyata berefek karena sugesti dari Riswanda Dosen UGM yang cerdas, pintar sehingga energi positif kepintaran dari Dosen UGM diikuti Riswanda Rangga Putra,” ujar Hikmah, Senin (21/04/2025).

Pasalnya, sejak SMPN 1 Jabon prestasinya biasa saja hanya selalu masuk pada rangking tiga besar, namun sejak masuk SMA Swasta Walisongo Gempol, selalu menduduki rangking pertama.

“Banyak temannya yang iri, terutama teman teman perempuan, laki laki kok bisa rangking pertama biasanya perempuan yang mendominasi, rangking pertama Riswanda lagi  sempat terdengar salah seorang perempuan teman sekelasnya nyeletuk saat ambil rapotan,” ujarnya.

Karena selalu mendapat Rangking pertama dari kelas 1-3 SMA jurusan IPA, maka Riswanda pun akhirnya masuk Perguruan tinggi negeri lewat undangan yaitu diterima di Universitas Negeri Surabaya (UNESA) Jurusan Fisika selama setahun atau 2 semester saja, saat memasuki semester 3 di UNESA ternyata Riswanda kurang cocok dengan jurusan fisika dan meminta ijin untuk mengikuti tes ulang jurusan Biologi, dan justru diterima di Universitas Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) jurusan yang dia inginkan yaitu Biologi.

Lebih lanjut, kini Riswanda Lulus dengan predikat Cumlaude, cerdas mengikuti alm. Dosen UGM (Cerdasnya). Setelah lulus sempat ikut tes guru untuk mengajar di salah satu SD dan SMP Swasta di daerah Waru Sidoarjo, namun orang tuanya melarang karena kurang cocok, sehingga Riswanda tidak punya kegiatan hanya dirumah selama 2 sampai 3 bulan dengan bergelut pada utak atik laptop.

“Akhirnya karena menganggur saya mengajukan kepada bigbos tempat media bekerja, untuk membantu pekerjaan saya malam hari yaitu mengurus cetak koran dan disetujui dengan alasan saya bisa lebih fokus pada siang hari sebagai penanggung jawab di wilayah Sidoarjo,” jelas ayah 3 anak ini.

Akhir cerita pada bulan Desember 2024, ada tes penerimaan CPNS di seluruh Indonesia, mencoba keberuntungan dengan ikut daftar dan tes CPNS. Ternyata peserta yang mengikuti tes Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) membludak, sekitar dua ribuan lebih, persaingan cukup banyak dari para Sarjana jurusan analis dan apoteker.

Sedangkan Riswanda jurusan Biologi, dari banyaknya yang ikut ternyata yang diterima cuma 43 orang untuk BPOM dan alhamdulillah Riswanda masuk dan lulus pada nomor urut 26 dari 43 yang diterima, dan tesnya melewati 3 tahap. 

Setelah resmi diterima ASN BPOM tinggal menunggu penempatan, dengan memohon doa kehadirat Ilahi akhirnya keluar SK penempatan  ditempatkan BPOM di Kabupaten Bima (NTB).

“Syukur Alhamdulillah dengan ditempatkan di BPOM Kabupaten Bima maka Riswanda bisa kembali ke daerah asal orang tua (Ayahnya) yaitu Bima,” jelas Hikmah.

Meski sempat diundur pengangkatannya karena terkendala sesuatu di kementerian RI, akhirnya mulai bulan Juni 2025 sudah diumumkan lewat online, dan akan mulai aktif bekerja dikabarkan Mei 2025 mendatang. 

“Selamat dan Sukses Riswanda, jangan cepat puas, perjalananmu masih panjang, masih muda, masa depanmu tergantung dirimu sendiri,” tutup Hikmah. hik

Berita Terbaru

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

MAKI: Kebocoran Penerimaan Negara Akibat Tata Kelola Pajak yang Buruk Sudah Masuk Kategori Darurat Nasional            SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masya…

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

34 Pejabat Bea Cukai dan  40-45 Pejabat Direktorat Jenderal Pajak Dibuang ke Tempat Sepi, dari Wilayah Gemuk Usai OTT KPK       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - …

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyita barang bukti berupa uang saat operasi tangkap tangan (OTT) di KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).…

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk makan bergizi gratis (MBG) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini,…

Bulan Syaban

Bulan Syaban

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah dan termasuk juga bulan mulia yang dimana letak waktunya berada…

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul utama harian Surabaya Sore edisi Rabu (4/2) kemarin "PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi". Judul ini terkesan bombastis. Tapi…