DPR dan Rakyat, Akui Harga Bapok Tinggi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Anggota DPR RI dan Koalisi Nasional Penyelamat Demokrasi, gaungkan bahan pokok (Bapok) tinggi. Koalisi Nasional Penyelamat Demokrasi teriak "turunkan harga sembako". Koalisi ini menggelar demo bertajuk 'Masyarakat Sipil Selamatkan Demokrasi Indonesia' untuk menolak pemilu curang, Selasa (5/3/2024).

Salah satu koordinator aksi, Meri mengatakan aksi ini rencananya digelar pukul 10.00 WIB dan akan diikuti 1.000 orang. Mereka terdiri dari pelbagai elemen masyarakat, baik mahasiswa, buruh hingga aktivis dan akademisi. Demo dilakukan di depan Gedung MPR/DPR, Senayan Jakarta.

Aksi ini bertepatan dengan DPR yang akan menggelar rapat paripurna pembukaan masa persidangan IV tahun sidang 2023-2024 Senin.

 

DPR Soroti Tingginya Bapok

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI melakukan rapat paripurna ke-13 masa persidangan IV tahun sidang 2023-2024. Dalam rapat tersebut, DPR menyoroti tingginya harga bahan pokok (bapok) jelang Ramadan 2024.

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memandang program untuk membangun kedaulatan yang dilakukan pemerintah belum efektif dilakukan. Pasalnya, saat ini masyarakat masih mengeluhkan tingginya harga bahan pokok.

"Salah satu yang menjadi perhatian rakyat saat ini, mahalnya kebutuhan bahan pokok. Pemerintah harus dapat mengatasi hal tersebut. Program membangun kedaulatan pangan yang selama ini dijalankan belum menunjukkan hasil yang efektif," kata dia dalam Rapat Paripurna di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Selasa (5/3/2024).

Massa mengatasnamakan Front Perlawanan Rakyat, Gerakan Rakyat Tolak Pilpres Curang Gabungan Relawan 01 & 03, dan Koalisi Nasional Penyelamat Demokrasi..

Tuntutan yang dikemukakan diantaranya menolak kenaikan harga Sembako, lawan kejahatan Pemilu curang, segerakan hak angket DPR-MPR, dan makzulkan Jokowi.

"Kami melibatkan sejumlah 3.929 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, TNI, Pemda DKI dan Instansi terkait." kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro dalam keterangan tertulis, Selasa (5/3/2024).

 

Turunkan Harga Sembako

Meri menyebut ada 15 tuntutan yang dibawa dalam aksi ini. Beberapa di antaranya menolak hasil pemilu 2024 yang curang, turunkan harga sembako hingga mendesak supaya DPR menggelar hak angket terhadap kecurangan pemilu tersebut.

Dugaan kecurangan salah satunya dipicu permasalahan dalam Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) yang digunakan KPU. Selain itu, kecurangan diduga terjadi jauh sejak sebelum pencoblosan.

 

Rupiah Tertekan Isu Lokal

Pengamat pasar keuangan Ariston Tjendra memproyeksi rupiah tertekan. Menurutnya, rupiah bakal tertekan oleh isu dalam negeri, salah satunya kenaikan harga pangan.

"Isu dalam negeri mungkin masih menjadi sentimen negatif untuk rupiah seperti isu inflasi yang meninggi karena pangan dan isu twin deficit," ucapnya kepada CNNIndonesia.com.

Berdasarkan sentimen di atas, Ariston pun memproyeksikan rupiah bergerak di kisaran Rp15.700 sampai Rp15.780 per dolar AS pada Selasa.

Nilai tukar rupiah dibuka berada di posisi Rp15.754 dolar AS di perdagangan pasar spot pada Selasa (5/3) pagi. Mata uang Garuda melemah 12 poin atau minus 0,08 persen dari posisi sebelumnya. n erc/jk/rmc

Berita Terbaru

KPK Kembangkan Kasus Maidi ke TPPU, Menantu hingga Sejumlah Pihak Swasta Diperiksa

KPK Kembangkan Kasus Maidi ke TPPU, Menantu hingga Sejumlah Pihak Swasta Diperiksa

Rabu, 23 Sep 2026 20:15 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 20:15 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Kasus dugaan korupsi yang menjerat Walikota Madiun nonaktif, Maidi kini memasuki babak baru. Komisi Pemberantasan Korupsi mulai men…

Menantu Maidi Diperiksa 2,5 Jam, KPK Dalami Hubungan Keluarga dalam Pengembangan Kasus TPPU

Menantu Maidi Diperiksa 2,5 Jam, KPK Dalami Hubungan Keluarga dalam Pengembangan Kasus TPPU

Rabu, 23 Sep 2026 18:00 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 18:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Menantu Wali Kota Madiun nonaktif Maidi, Suliyati Dwi Safitri, diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama sekitar 2…

Patuhi Larangan ODL, Siswa SMPN 2 Tanggulangin Belajar Batik Tulis Khas Sidoarjo

Patuhi Larangan ODL, Siswa SMPN 2 Tanggulangin Belajar Batik Tulis Khas Sidoarjo

Rabu, 23 Sep 2026 16:57 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 16:57 WIB

SURABAYAOAGI.com, Sidoarjo - Pagi itu bak pengerajin batik yang sudah profesional para siswa siswi kelas SMPN 2 Tanggulangin Sidoarjo serempak menggelar…

Lewat Jaminan Sosial, Pemkab Lumajang Lindungi 15.188 Pekerja Rentan

Lewat Jaminan Sosial, Pemkab Lumajang Lindungi 15.188 Pekerja Rentan

Rabu, 23 Sep 2026 15:22 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui jaminan sosial berupa kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, melindungi sebanyak 15.188…

Sekolah Nasional Terintegrasi, Langkah Terencana Akses Pendidikan Berkualitas di Situbondo

Sekolah Nasional Terintegrasi, Langkah Terencana Akses Pendidikan Berkualitas di Situbondo

Rabu, 23 Sep 2026 15:01 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 15:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan berkualitas, dan dukungan dari berbagai pihak, diantaranya menghadirkan…

Pemkot Batu Siapkan Insentif bagi Pelaku Usaha, Perkuat Iklim Investasi Berkualitas

Pemkot Batu Siapkan Insentif bagi Pelaku Usaha, Perkuat Iklim Investasi Berkualitas

Rabu, 23 Sep 2026 14:48 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 14:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Guna memperkuat iklim investasi sekaligus memastikan modal yang masuk memberikan dampak yang lebih luas bagi perekonomian dan…