Tunggu Pelanggan, Pengedar Narkotika Ditangkap Polres Blitar Kota

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Waka Polres Blitar Kota Kompol I Gede Suartika saat sampaikan Releasenya pada wartawan. SP/Lestariono
Waka Polres Blitar Kota Kompol I Gede Suartika saat sampaikan Releasenya pada wartawan. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Unit Satres Narkoba Polres Blitar Kota berhasil mengamankan pria yang ditengarai seorang pengedar narkoba. Dalam aksi tersebut, pelaku diamankan petugas di seputaran Alun alun kota Blitar pada Kamis (7/3) malam. Selanjutnya lelaki berbadan kekar itu digelandang ke Polres Blitar Kota untuk dilakukan pemeriksaan.

"Jadi penangkapan yang diduga pengedar sabu-sabu di depan Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar atau tepatnya Utara Alun Alun Kota Blitar, ternyata benar bahwa MAR (29) dengan panggilan Bapuk warga Kelurahan Petukangan Selatan Kec Pesanggrahan Jakarta Selatan mengakui akan edarkan narkoba jenis sabu sabu, saat itu MAR naik ojek dan janjian di TKP dimana dia ditangkap Satuan Res Narkoba," terang Waka Polres Blitar Kota Kompol I Gede Suartika SH MH dalam Releasenya pada wartawan, Jumat (8/3) sore.

Setelah didalami oleh petugas, MAR mengakui di depan penyidik bahwa dia sering lakukan transaksi edar sabu sabu juga serbuk ekstasi, termasuk di Blitar.

Dari tangan MAR petugas menyita sabu seberat 534.300 Gram, serbuk olahan pil ekstasi seberat 20.01 gram yang kesemuanya disimpan rapi dalam tas plastik.

"Kini kasusnya masih kita kembangkan, sementara kita ungkap satu pelaku, apa lagi sabu sabu seberat 500 gram lebih itu nilainya puluhan juta rupiah, mungkin ada jaringan kita masih dalami," Kompol Gede menambahkan seijin Kapolres Blitar Kota AKBP Danang Prasetya PS.SH S.IK.

Selain barang bukti narkotika, petugas juga menyita sejumlah barang bukti lain diantaranya uang tunai Rp 500 ribu dan sebuah HP serta beberapa klip kantong plastik. Atas perbuatanya MAR terancam hukuman minimal 15 tahun dan hukuman mati.

"Tersangka bisa dijerat pasal 114 ayat(2) UU RI No 35/2009 tentang Narkoba, termasuk di jerat pasal 112 ayat (2) UU RI No 35/2009 bisa di hukum minimal 15 tahun penjara dan paling berat hukuman mati," pungkas Kompol Gede didampingi Kasat Narkoba AKP Wardi Waluyo dan Kadi Humas Iptu Samsul Anwar diakhiri dengan  menunjukan barang bukti. Les

Berita Terbaru

Minat Konsumen Nyaris Nol, Lamborghini Batalkan Peluncuran Konsep Mobil Listrik Murni

Minat Konsumen Nyaris Nol, Lamborghini Batalkan Peluncuran Konsep Mobil Listrik Murni

Selasa, 24 Feb 2026 12:18 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Baru-baru ini, merek kendaraan mewah Lamborghini membuat kejutan dengan memperkenalkan konsep mobil listrik, arah strateginya kini…

Honda Navi Tetap Jadi Motor Mini Favorit di AS, Hadirkan Warna Baru 2026

Honda Navi Tetap Jadi Motor Mini Favorit di AS, Hadirkan Warna Baru 2026

Selasa, 24 Feb 2026 12:12 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pabrikan otomotif asal Jepang, Honda dalam beberapa tahun terakhir menjadi salah satu sepeda motor kecil paling menonjol dan…

Libatkan Peran PA Kota Madiun, Pemkot Komitmen Tingkatkan Edukasi Hukum Islam

Libatkan Peran PA Kota Madiun, Pemkot Komitmen Tingkatkan Edukasi Hukum Islam

Selasa, 24 Feb 2026 12:05 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka penguatan pembangunan sumber daya manusia (SDM) di bidang hukum islam, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Jawa Timur yang…

PT Weichuang Kantongi Izin Kawasan Berikat, Serap 120 Tenaga Kerja

PT Weichuang Kantongi Izin Kawasan Berikat, Serap 120 Tenaga Kerja

Selasa, 24 Feb 2026 12:00 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:00 WIB

‎SURABAYA PAGI, Ngawi – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) melalui Kanwil DJBC Jawa Timur II menerbitkan izin fasilitas Kawasan Berikat pertama tahun 2026…

Lewat Program ‘Wenak’ Banyuwangi Bantu Ribuan Usaha Warung Rakyat

Lewat Program ‘Wenak’ Banyuwangi Bantu Ribuan Usaha Warung Rakyat

Selasa, 24 Feb 2026 11:57 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 11:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Dalam rangka mengembangkan usaha pelaku usaha mikro dan kecil agar usaha yang masih berkembang, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi,…

Cegah Potensi KLB Terkait Keamanan Pangan, Pemkab Ponorogo Perketat Operasional SPPG

Cegah Potensi KLB Terkait Keamanan Pangan, Pemkab Ponorogo Perketat Operasional SPPG

Selasa, 24 Feb 2026 11:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 11:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Guna mencegah potensi kejadian luar biasa (KLB) akibat persoalan keamanan pangan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, Jawa…