Bencana Tanah Gerak di Jombang, Pemkab Siapkan Lahan untuk Relokasi

author Syaiful Arif Koresponden Jombang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pj Bupati Jombang, Sugiat, memantau tanah gerak di Desa Sambirejo Wonosalam. SP/Sarep
Pj Bupati Jombang, Sugiat, memantau tanah gerak di Desa Sambirejo Wonosalam. SP/Sarep

i

SURABAYAPAGI.COM, Jombang – Sebanyak 100 kepala keluarga (KK) yang terdampak bencana tanah gerak di Dusun Sumberlamong, Desa Sambirejo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang bakal segera direlokasi ke tempat aman. 

”Saya pantau memang kondisinya cukup parah. Rencana relokasi meski kita siapkan,’’ kata Pj Bupati Jombang Sugiat, Selasa (12/3/2024). 

Meski ada 12 KK yang saat ini terdampak langsung bencana tanah gerak di Kecamatan Wonosalam, Jombang. Dituturkan Sugiat, terdapat 60 kepala keluarga lebih yang rumahnya masuk kategori rawan. 

"Itu karena lokasinya berdekatan dengan titik rumah yang rusak akibat tanah gerak, dan kalau ditinjau lagi ada 40 KK di bawahnya. Sehingga, kalau mau relokasi harus merelokasi semua yakni sekitar 100 kepala keluarga," tandas Sugiat. 

Dari hasil koordinasi dengan BPBD Provinsi Jawa Timur, pihaknya mengaku siap mem-backup dari sisi anggaran untuk relokasi warga terdampak. Namun, lahannya harus disiapkan pemkab sendiri. 

”Dari hasil koordinasi BPBD provinsi, untuk anggarannya bisa, tetapi lahannya harus pemda yang menyiapkan,’’ kata Sugiat. 

Relokasi nantinya juga butuh memindahkan ternak warga yang diketahui tidak sedikit. Sebab, peternakan menjadi salah satu mata pencaharian warga. 

”Kemarin kita tinjau, kita tidak punya aset pemda disitu. Kita coba kolaborasi dan komunikasi kepada pihak terkait,’’ jelas dia.

Dari koordinasi awal, Pemkab menilai ada sebuah eks tanah Hak Guna Usaha milik Perhutani yang memiliki lahan cukup luas. ”Tapi itu perlu koordinasi dulu lebih lanjut. Namun yang jelas, opsi relokasi kita kaji dulu dengan matang,’’ tutur Sugiat memungkasi. 

Diberitakan sebelumnya, bencana tanah bergerak yang terjadi pada Kamis, 7 Maret 2024 di Dusun Sumber Lamong, Desa Sambirejo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, mengakibatkan 12 rumah mengalami kerusakan. 

Selain mengakibatkan belasan rumah rusak, bencana tanah bergerak juga mengakibatkan fasilitas umum akses jalan menuju dusun amblas. 

Kepala Desa Sambirejo, Sungkono mengatakan bencana tanah bergerak itu disebabkan wilayah setempat diguyur hujan dan diperparah dengan konstruksi tanah yang labil.

"Penyebab ini akibat tanah memang labil, di bagian belakang rumah juga lereng, ditambah pula hujan yang terlalu lebat sehingga mengakibatkan bencana seperti ini," kata dia.

Sementara Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jombang, Bambang Dwijo Pranowo, menjelaskan, kejadian bermula pada pukul 22.00 WIB. 

"Tanah mulai bergerak sekitar pukul 22.00 WIB. Namun baru disadari warga sekitar pukul 23.00 WIB," ujarnya. Sar

Berita Terbaru

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Kepengurusan lengkap DPD Partai Demokrat Jawa Timur (Jatim) periode 2026-2031 hingga kini belum diumumkan. Pengamat Politik Accurate…

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum BULOG memperkuat pengawasan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui pembentukan Satuan Tugas…

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

  SURABAYA PAGI. com, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Malang menggelar Pekan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan Tahun 2026 untuk pekerja di P…

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Chester Jevelin Thaniago dan suaminya, Soecindro Halim terseret kasus dugaan eksploitasi anak. Salah satu pelapor dalam kasus arisan…

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sebagai salah satu pelaku industri perbankan terus berusaha untuk memberikan…

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

SURABAYAPAGI.Com, Blitar- Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…