Ngeri, Penemuan Kerangka Manusia Diduga Berjenis Kelamin Laki-laki di Kolong Bundaran Waru

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas kebersihan Surabaya saat menemukan diduga kerangka manusia yang ditemukan di Bundaran Waru, Senin (18/03/2024). SP/ SBY
Petugas kebersihan Surabaya saat menemukan diduga kerangka manusia yang ditemukan di Bundaran Waru, Senin (18/03/2024). SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Penemuan mayat berjenis kelamin laki-laki yang sudah berupa kerangka manusia itu menggegerkan warga di sekitaran Bundaran Waru, tepatnya di kolong tiang tol, Senin (18/03/2024). 

Awal mula penemuan kerangka tersebut ditemukan oleh Petugas kebersihan Kota Surabaya, Randi (30), saat dirinya sedang menyapu Bundaran Baru di bagian bawah tol. Sesaat kemudian, ia mencium bau tidak sedap yang mengganggu.

“Saya kira bau bangkai hewan. Karena baunya busuk tapi tidak menyengat,” kata Randi, Senin (18/03/2024).

Randi lantas mencari asal bau tidak sedap itu. Hanya berjarak beberapa meter, ternyata ia melihat kerangka manusia tergeletak. Setelah memanggil temannya, ia baru berani memastikan jika kerangka yang dilihat adalah milik manusia.

“Saya ngiranya hewan, cuma kok ada kepalanya, ada tengkoraknya,” imbuh Randi.

Lebih lanjut, menurut kesaksian Randi, terakhir membersihkan kolong Bundaran Waru pada 16 Desember 2023. Ia menjelaskan biasanya sering melihat orang tidur di bawah kolong tol. Ia mengaku baru pertama kali melihat kerangka manusia.

Sementara itu, Kerangka manusia tersebut kini telah dibawa ke kamar mayat RSUD dr Soetomo, Surabaya untuk dilakukan visum dan identifikasi.

"Kerangka manusia Mr X. Kerangka sudah dibawa ke RSUD dr Soetomo, Karangmenjangan," ujarnya.

Pihaknya mengungkapkan, Tim Inafis Polrestabes Surabaya dan Tim Unit Reskrim Polsek Gayungan sudah melakukan olah TKP. Selain itu, dari lokasi kejadian selain ditemukan kerangka manusia, juga ditemukan tas, pakaian yang diduga dikenakan korban dan sarung. sb-01/dsy

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…