Pemkab Pasuruan Tahun 2024 Targetkan Angka Konsumsi Ikan

author Aziz Sutikno Koresponden Pasuruan

- Pewarta

Senin, 18 Mar 2024 16:44 WIB

Pemkab Pasuruan Tahun 2024 Targetkan Angka Konsumsi Ikan

i

Kepala dinas perikanan kabupaten Pasuruan Alfi Khasanah saat rapat koordinasi Forikan. SP/Hikmah

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Pasuruan menargetkan angka konsumsi ikan masyarakat naik dari 54,6 kg/kapita/tahun menjadi 55 kg.

Target ini optimis dapat dicapai dengan keterlibatan semua pihak, dan tentu saja pemahaman masyarakat akan pentingnya ikan sebagai menu wajib keluarga.

Baca Juga: Pemerintah Kabupaten Pasuruan Terapkan Sistem MERIT ASN

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan, Alfi Khasanah mengatakan, untuk dapat mencapai target yang diharapkan, banyak program dan kegiatan bersama Forikan (Forum Peningkatan Konsumsi Ikan), Dinas Kesehatan dan stake holder lain yang sudah direncanakan di tahun ini.

Sebut saja kampanye Gemarikan (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan) ke 25 desa di 12 kecamatan lokus stunting. Diantaranya Wonorejo, Kejayan, Grati, Tutur, Lumbang, Purwosari, Purwodadi, Pasrepan, Lekok, Gondangwetan, Puspo dan Nguling.

Sasarannya para ibu yang mempunyai anak dengan kondisi stunting, kemudian calon pengantin dan ibu hamil.

"Kami bersama Forikan keliling mengkampanyekan Gemarikan kepada orang tua yang memiliki anak dengan kondisi stunting, calon pengantin dan ibu hamil," kata Alfi di sela-sela kesibukannya, Senin (18/3/2024).

Baca Juga: Pemkab Pasuruan Akan Bangun Fasilitas Kesehatan Khusus Anak di RSUD Bangil

Selain kampanye gemarikan, program lain yang dilaksanakan untuk meningkatkan angka konsumsi ikan di Kabupaten Pasuruan adalah Gebyar produk serba ikan ke sekolah-sekolah dasar dan menengah (SD dan SMP).

Kata Alfi, dalam gebyar tersebut, pihaknya mengajak para chef, termasuk Pj Ketua TP PKK untuk mengenalkan beraneka ragam panganan berbahan dasar ikan. Mulai dari nugget ikan, bakso ikan, keripik ikan yang sajiannya menarik anak-anak untuk suka makan ikan.

"1000 hari kehidupan pertama anak sangat penting untuk dijaga. Kesehatan dan asupan gizi yang masuk ke anak harus diperhatikan betul. Sehingga anak akan terhindar dari stunting, gizi buruk dan lainnya. Itulah yang namanya sehat yang berkualitas," tegasnya.

Baca Juga: Pemkab Pasuruan Serahkan Simbolis ke-150 Bansos RTLH TA 2024

Lebih lanjut istri Pj Bupati Andriyanto ini menjelaskan bahwa keberadaan Forikan Kabupaten Pasuruan bertujuan untuk mensinergikan pelaksanaan program dan kegiatan peningkatan konsumsi ikan dengan perangkat daerah dan stakeholder lainnya.

"Peningkatan kualitas SDM melalui perbaikan gizi masyarakat yang bersumber dari komoditas hasil perikanan, itulah yang menjadi fokus kami dengan tentunya di backup Dinas Perikanan, Dinas Kesehatan dan lainnya. Intinya saling bersinergi," tutupnya. Hik

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU