Akankah Dua Tokoh ini Bersatu...?

Bukber Gerindra, Pak Yes dan Shandy Satu Meja dengan Pembina

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Yuhronur Efendi dan Ahmad Shandy satu meja dengan pembina dan ketua Gerindra.  FOTO:SP/IST
Yuhronur Efendi dan Ahmad Shandy satu meja dengan pembina dan ketua Gerindra. FOTO:SP/IST

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Dua tokoh Yuhronur Efendi (Pak Yes ) dan Ahmad Shandy yang dikaitkan bakal maju dalam pemilihan bupati dan wakil bupati pada November 2024 mendatang, berada satu meja dalam acara buka bersama dengan pengurus DPC Gerindra Kabupaten Lamongan di Restoran Sunan Drajat, pada Rabu (3/4/2024).

Kedua tokoh ini duduknya di depan dengan di tengah diapit oleh pembina Partai Gerindra, KH. Abdul Ghofur, pengasuh Pondok Pesantren Sunan Drajat. Yuhronur Efendi duduk disebelah kiri pembina, sedangkan Shandy duduk di sebelah kanan Ketua DPC Gerindra Raden Iman Mukhlisin, yang persis berada di sebelah kanan, dengan pakaian putih kombinasi gelap.
 
Menariknya, kedua tokoh baik Yuhronur Efendi yang sekarang masih menjabat sebagai bupati, maupun Shandy pengusaha property ini isyaratkan ingin maju menjadi bupati salah satunya dengan kendaraan Partai Gerindra.
 
Terpisah, Anshori wakil ketua DPC Gerindra dihubungi membenarkan kalau partainya baru menggelar buka bersama dengan pengurus dan calon legislatif. Dalam bukber tersebut bupati dan Shandy hadir. "Iya tadi dihadiri pak Yuhronur dan Mas Shandy," ujarnya.
 
Kegiatan ini tambah Anshori, sudah teragenda, dan memang digelar di wilayah Paciran agar pembina DPP Gerindra KH. Abdul Ghofur bisa hadir dan buka bersama serta sholat berjamaah.
 
Kehadiran kedua tokoh yang dikaitkan akan maju dalam Pilkada tersebut, untuk Yuhronur Efendi diundang atas nama bupati, sedangkan Ahmad Shandy langsung diundang oleh pembina DPP Gerindra yang juga pengasuh Pondok Pesantren Sunan Drajat. "Kalau pak bupati diundang partai, kalau mas mas Shandy diundang oleh beliau langsung romo KH. Abdul Ghofur, dari sini pean ramesi sendiri cak," aku Anshori.
 
Shandy diundang dalam acara bukber ini disaksikan langsung oleh mantan ketua DPC Gerindra H. Tsalits Fahami yang satu hari sebelumnya mengantar Shandy ke pembina untuk meminta restu untuk meminang ketua DPC Gerinda Raden Imam Mukhlisin untuk mendampingi Shandy. "Iya beliau sendiri yang mengundang dan meminta Shandy untuk datang di acara Buka bersama," aku pria yang juga mantan wakil bupati ini menegaskan.
 
Bahkan lanjut Tsalits dirinya dapat perintah langsung dari KH. Abdul Ghofur untuk ikut menata dalam pemilihan bupati dan wakil bupati. "Saya dapat amanah juga untuk ikut menata persiapan pilkada, karena Gus Imam diminta oleh Shandy untuk mendampingi," ungkapnya.
 
Sebelumnya memang Ahmad Shandy meminta restu KH. Abdul Ghofur untuk maju sebagai calon bupati, dengan mengandeng Raden Iman Mukhlisin pada Senin, (2/4/2024).
 
Mendekati Gerindra kata Sandy, menjadi langkah pertama dan akan diikuti langkah-langkah berikutnya, agar niatnya bisa maju memenuhi persyaratan, karena Gerindra perolehan kursinya 6 kursi, dan harus menjalin komunikasi dengan partai yang lain. 
 
"Karena Gerindra ada 6 kursi dan butuh tambahan 4 kursi, maka daya akan terus berupaya berkomunikasi dengan partai partai lainnya, dan saya akan memastikan kesiapan partai-partai lain untuk koalisi mengusungnya dalam pilkada 2024," ujarnya dengan nada optimis.jir

Berita Terbaru

Bocah 5 Tahun Jatuh dari Lantai 3 Rumah Sakit Hermina Madiun, Nyawa Tak Tertolong

Bocah 5 Tahun Jatuh dari Lantai 3 Rumah Sakit Hermina Madiun, Nyawa Tak Tertolong

Jumat, 01 Mei 2026 07:30 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 07:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun -Peristiwa tragis terjadi di Rumah Sakit Hermina Madiun, Rabu (29/4/2026) siang. Seorang bocah berinisial IZ (sekitar 5 tahun)…

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Aparat kepolisian masih menyelidiki kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang pria bernama Hasan (37) yang ditemukan tewas di kawasan J…

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Sejumlah s…

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur mengungkap puluhan kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) d…

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Melalui pembentukan Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur mendorong adanya…

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Kehidupan nelayan di Pulau Mengare, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, kian terpuruk dalam beberapa tahun terakhir. Reklamasi p…