Jembatan Tak Berizin di Sambongdukuh Jombang Sebabkan Banjir, Warga Minta Dibongkar

author Syaiful Arif Koresponden Jombang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bangunan jembatan di atas sungai yang diduga belum mengantongi izin. SP/ Sarep
Bangunan jembatan di atas sungai yang diduga belum mengantongi izin. SP/ Sarep

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Bangunan jembatan di atas saluran air di Desa Sambongdukuh, Kecamatan Jombang, Jawa Timur, disinyalir menyebabkan banjir. 

Apalagi bangunan jembatan sepanjang 25 meter tersebut diduga juga belum mengantongi izin dari BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai).

"Kalau hujan, banyak sampah di bawah jembatan. Sehingga menyebabkan air meluber ke jalan saat hujan," kata salah seorang warga setempat, Nia. 

Menurutnya, sebelum adanya jembatan itu di daerah Sambongdukuh tidak pernah kebanjiran. 

"Kami berharap, jika belum ada izinnya ya harus dibongkar. Apalagi ini merugikan warga, kalau hujan deras banyak sampah dan banjir," tegasnya. 

Kepala Dinas PUPR Jombang, Bayu Pancoroadi menegaskan jika pihaknya tidak pernah mengeluarkan rekomendasi pembangunan jembatan tersebut. 

"Karena itu menjadi kewenangan pusat.  Hanya memberikan saran saja untuk lebar jembatan. Tapi bukan berarti mengizinkan," tuturnya, Kamis (04/04/2024). 

Diberitakan sebelumnya, pembangunan jembatan yang berada di atas saluran air di Desa Sambongdukuh, Kecamatan Jombang, Jawa Timur, menjadi rasan-rasan masyarakat setempat.

Lantaran, jembatan yang dibangun dengan luasan 25 meter (sebelumnya ditulis kurang lebih 7 meter) itu diduga belum mengantongi izin dari BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai).

Kades Sambongdukuh, Khairur Roziqin mengatakan pembangunan jembatan itu nantinya digunakan akses untuk masuk ke toko atau gudang.

”Infonya itu untuk toko atau gudang,” ungkapnya.

Dikarenakan pembangunan jembatan berada di atas saluran air. Tentu harus ada izin dari BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai). Pria yang kerap disapa Roziq sendiri mengaku tidak mengetahui apakah sudah ada izin atau belum.

“Sudah ke desa hanya menyerahkan surat permohonan izin saja,” bebernya. Sarep

Berita Terbaru

Prabowo Inginkan Truk hingga Sepeda Motor Berbasis Energi Listrik

Prabowo Inginkan Truk hingga Sepeda Motor Berbasis Energi Listrik

Jumat, 31 Jul 2026 08:30 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 08:30 WIB

SURABAYAPAGI.com – Presiden Prabowo Subianto menginginkan semua kendaraan yang beroperasi di Indonesia mesinnya diubah jadi berbasis energi listrik. Menurutnya …

Proyek Kereta Perkotaan Surabaya akan Digarap Inggris

Proyek Kereta Perkotaan Surabaya akan Digarap Inggris

Jumat, 31 Jul 2026 08:19 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 08:19 WIB

SURABAYAPAGI.com – Sebanyak 15 perusahaan Inggris menjajaki peluang kerja sama di sektor perkeretaapian Indonesia. Perusahaan tersebut berasal dari berbagai e…

Jumat Berkah: Sabar itu Ujian Iman

Jumat Berkah: Sabar itu Ujian Iman

Jumat, 31 Jul 2026 07:57 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 07:57 WIB

SURABAYAPAGI.com – Saya dialog dengan sesama jamaah pengajian tentang pengertian sabar dalam Islam. Jawabannya beragam! Ada yang bilang menahan diri dari keluh …

92% Warga Indonesia Belum Punya Paspor

92% Warga Indonesia Belum Punya Paspor

Jumat, 31 Jul 2026 07:54 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 07:54 WIB

SURABAYAPAGI.com - Belum lama ini, sempat muncul kabar yang menyebut bahwa 92 persen warga Indonesia belum pernah ke luar negeri. Kabar ini ramai…

Pilot Asing Cangking Ekstasi 26 kg, Diamankan Bea Cukai

Pilot Asing Cangking Ekstasi 26 kg, Diamankan Bea Cukai

Jumat, 31 Jul 2026 07:51 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 07:51 WIB

SURABAYAPAGI.com - Seorang pilot maskapai asing berinisial MSO kedapatan membawa narkoba jenis ekstasi seberat 26 kilogram di Terminal 3 Kedatangan…

Tukin Prajurit TNI Dinaikan Prabowo

Tukin Prajurit TNI Dinaikan Prabowo

Jumat, 31 Jul 2026 07:46 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 07:46 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kenaikan tunjangan kinerja (tukin) pegawai Kemhan dan prajurit TNI dibenarkan Karo Infohan Setjen Kemhan Brigjen Rico Sirait. Rico…