Dorong Daya Beli Masyarakat, Kejaksaan dan Pemkot Mojokerto Sinergi Gelar Bazar Sembako Murah

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kajari Kota Mojokerto Bobby Ruswin saat membuka Bazar Sembako Murah di Pasar Prapanca
Kajari Kota Mojokerto Bobby Ruswin saat membuka Bazar Sembako Murah di Pasar Prapanca

i

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto -- Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Mojokerto bekerja sama dengan Pemerintah Kota Mojokerto menggelar bazar sembako murah di Pasar Prapanca, Kamis (4/4/1024).

Bazar Murah untuk masyarakat umum ini dilaksanakan, dalam rangka membantu kebutuhan Masyarakat di Bulan Suci Ramadhan serta menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H tahun 2024.

Kegiatan ini dibuka oleh, Kajari Kota Mojokerto Bobby Ruswin dan dihadiri jajaran serta Ketua Ikatan Adhyaksa Dharma Kartini Kota Mojokerto, Amalia Bobby, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, Perdagangan (Diskopukmperindag) Ani Wijaya serta masyarakat sekitar.

Kepada wartawan, Kajari Bobby mengatakan, bazar sembako ini bertujuan untuk meningkatkan daya beli masyarakat yang kurang mampu, ditengah – tengah melonjaknya harga sembako menuju hari Raya Idul Fitri.

"Dengan adanya pasar murah ini, diharapkan, masyarakat bisa mengakses dan mendapatkan sembako dengan baik, dengan harga yang lebih terjangkau.," ucapnya.

Ada 6 komoditi yang dijual murah dalam kegiatan tersebut, yakni beras SPHP Rp51 ribu/5 kilogram, telur Rp 24 ribu/kg, bawang putih Rp15 ribu/500 gram bawang merah Rp10 ribu/500 gram, minyak kita Rp 14 ribu/liter, gula pasir Rp10.000/kilogram dan tepung Rp 10 ribu/kg.

"Kita mau bantu masyarakat agar jelang lebaran kebutuhan pokoknya dapat tercukupi, karena secara nasional ada banyak bahan pokok yang naik, seperti beras, telur dan lain-lain," kata dia.

Selain enam komoditi bersubsidi tersebut, juga terdapat kebutuhan lebaran yang dijual dengan harga distributor, seperti beraneka ragam kue kering seharga Rp 25.900 ribu hingga Rp 26.900 hingga sirup dan aneka jajanan lainnya.

Salah seorang warga yang membeli di pasar murah itu, Suci (57) mengaku membeli paket beras, terigu, telur dan bumbu.

"Disini harganya miring semua, tepung terigu dijual seharga Rp10 ribu padahal diluar dijual Rp12 ribu. Semua barang harganya selisih banyak jika dibandingkan di pasar umum," ungkapnya. Dwi

 

 

Berita Terbaru

Sapa Bansos Jatim Hadir di Slopeng, Khofifah dan Wabup Sumenep Pastikan Layanan Menyentuh Warga

Sapa Bansos Jatim Hadir di Slopeng, Khofifah dan Wabup Sumenep Pastikan Layanan Menyentuh Warga

Rabu, 14 Okt 2026 15:59 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Pemerintah Kabupaten Sumenep dan TNI Angkatan Laut menghadirkan beragam pelayanan publik dan…

Angkat Potensi Sejarah dan Ekonomi Lokal, Pemkab Situbondo Inisiasi Anyer–Panarukan 3R

Angkat Potensi Sejarah dan Ekonomi Lokal, Pemkab Situbondo Inisiasi Anyer–Panarukan 3R

Rabu, 14 Okt 2026 15:48 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 15:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sebagai langkah strategis dalam mengembangkan warisan sejarah Jalan Raya Pos menjadi peluang ekonomi bagi masyarakat, Pemerintah…

Dorong Hidup Sehat dan Mandiri, Pemkab Jombang Perkuat Layanan Kesehatan Lansia

Dorong Hidup Sehat dan Mandiri, Pemkab Jombang Perkuat Layanan Kesehatan Lansia

Rabu, 14 Okt 2026 15:35 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 15:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Guna memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang memperkuat komitmen pelayanan…

Diduga Akibat Pembakaran Sampah, Belasan Kambing di Jember Terpanggang

Diduga Akibat Pembakaran Sampah, Belasan Kambing di Jember Terpanggang

Rabu, 14 Okt 2026 15:31 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Sebuah kandang kambing di wilayah Ampel, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember baru saja terbakar, yang diduga akibat adanya…

Lewat Ngalam Seger dan Rijik, Pemkot Malang Dukung Pengembangan Ekonomi Karbon

Lewat Ngalam Seger dan Rijik, Pemkot Malang Dukung Pengembangan Ekonomi Karbon

Rabu, 14 Okt 2026 15:27 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 15:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebagai upaya dalam bersinergi dengan pemerintah pusat dalam menjaga keberlanjutan lingkungan, termasuk melalui upaya pengurangan…

Buka Akses Permodalan Petani Milenial, Pemkab Madiun Luncurkan Program ‘KRETA’

Buka Akses Permodalan Petani Milenial, Pemkab Madiun Luncurkan Program ‘KRETA’

Rabu, 14 Okt 2026 14:47 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 14:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai upaya dalam membuka akses permodalan bagi petani milenial di wilayah setempat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun…