Dorong Daya Beli Masyarakat, Kejaksaan dan Pemkot Mojokerto Sinergi Gelar Bazar Sembako Murah

author Dwi Agus Susanti

- Pewarta

Kamis, 04 Apr 2024 15:32 WIB

Dorong Daya Beli Masyarakat, Kejaksaan dan Pemkot Mojokerto Sinergi Gelar Bazar Sembako Murah

i

Kajari Kota Mojokerto Bobby Ruswin saat membuka Bazar Sembako Murah di Pasar Prapanca

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto -- Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Mojokerto bekerja sama dengan Pemerintah Kota Mojokerto menggelar bazar sembako murah di Pasar Prapanca, Kamis (4/4/1024).

Bazar Murah untuk masyarakat umum ini dilaksanakan, dalam rangka membantu kebutuhan Masyarakat di Bulan Suci Ramadhan serta menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H tahun 2024.

Baca Juga: Tak Ada WFH, Pj Ali Kuncoro Tegaskan ASN Pemkot Mojokerto Kembali Kerja Usai Libur Lebaran

Kegiatan ini dibuka oleh, Kajari Kota Mojokerto Bobby Ruswin dan dihadiri jajaran serta Ketua Ikatan Adhyaksa Dharma Kartini Kota Mojokerto, Amalia Bobby, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, Perdagangan (Diskopukmperindag) Ani Wijaya serta masyarakat sekitar.

Kepada wartawan, Kajari Bobby mengatakan, bazar sembako ini bertujuan untuk meningkatkan daya beli masyarakat yang kurang mampu, ditengah – tengah melonjaknya harga sembako menuju hari Raya Idul Fitri.

"Dengan adanya pasar murah ini, diharapkan, masyarakat bisa mengakses dan mendapatkan sembako dengan baik, dengan harga yang lebih terjangkau.," ucapnya.

Ada 6 komoditi yang dijual murah dalam kegiatan tersebut, yakni beras SPHP Rp51 ribu/5 kilogram, telur Rp 24 ribu/kg, bawang putih Rp15 ribu/500 gram bawang merah Rp10 ribu/500 gram, minyak kita Rp 14 ribu/liter, gula pasir Rp10.000/kilogram dan tepung Rp 10 ribu/kg.

Baca Juga: Terbuka Untuk Umum, Open House Pj Wali Kota Ali Kuncoro Diserbu Warga

"Kita mau bantu masyarakat agar jelang lebaran kebutuhan pokoknya dapat tercukupi, karena secara nasional ada banyak bahan pokok yang naik, seperti beras, telur dan lain-lain," kata dia.

Selain enam komoditi bersubsidi tersebut, juga terdapat kebutuhan lebaran yang dijual dengan harga distributor, seperti beraneka ragam kue kering seharga Rp 25.900 ribu hingga Rp 26.900 hingga sirup dan aneka jajanan lainnya.

Salah seorang warga yang membeli di pasar murah itu, Suci (57) mengaku membeli paket beras, terigu, telur dan bumbu.

Baca Juga: Ratusan WBP Lapas Mojokerto Terima Remisi Khusus Idul Fitri

"Disini harganya miring semua, tepung terigu dijual seharga Rp10 ribu padahal diluar dijual Rp12 ribu. Semua barang harganya selisih banyak jika dibandingkan di pasar umum," ungkapnya. Dwi

 

 

Editor : Redaksi

BERITA TERBARU