Pj Wali Kota Malang Himbau Warga tak Stok Bahan Pangan Berlebih

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Malang - Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengimbau agar masyarakat tak membeli bahan pangan dengan jumlah berlebihan. Apalagi jika dimaksudkan untuk stok menjelang Lebaran. 

Wahyu mengatakan bahwa ada kecenderungan masyarakat yang masih menganggap bahwa ketersediaan bahan pangan tak cukup menjelang moment Lebaran. 

Hal itu ditambah dengan trend naiknya harga bahan pangan saat moment Hari Besar. Termasuk saat Hari Raya Idul Fitri 1445 H tahun 2024 ini. 

"Kecenderungan (masyarakat) kalau kami lihat, masyarakat masih nyetok. Ini mereka masih berpikir bahwa jelang lebaran, ketersediaan (bahan pangan) dianggap tidak mencukupi," ujar Wahyu, Kamis (4/4/2024). 

Untuk itu, dirinya menegaskan bahwa ketersediaan bahan pangan di Kota Malang dalam kondisi yang aman. Sehingga, dirinya berharap agar masyarakat bisa membelinya sesuai dengan kebutuhan saja. 

"Saya beri penekanan bahwa semua ada pasti, dan belilah sesuai kebutuhan. Jangan nyetok (berlebihan), kalau habis di pasaran malah bisa tinggi lagi harganya," terang Wahyu. 

Jika memang nantinya ketersediaan bahan pangan habis, dirinya memastikan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Malang akan hadir. Dengan memberikan intervensi melalui berbagai program. 

Saat ini, telah ada sejumlah program yang telah digulirkan oleh Pemkot Malang untuk menjaga ketersediaan dan keterjangkauan masyarakat terhadap bahan pangan. Seperti operasi pasar, gerakan pangan murah (GPM) hingga warung tekan inflasi (WTI). 

"Dan apabila habis, kita selalu ada. GPM kan terus digulirkan di beberapa titik, kita harus beri intervensi. Dan nanti juga ada kios pangan. Menjadi salah satu solusi di pasar lain. Masyarakat jangan khawatir, stok pasti ada," pungkas Wahyu. Ml-01/ham

Berita Terbaru

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Surabaya, Surabayapagi.com - Dokumen resmi hasil Rapat Badan Musyawarah (Banmus) tertanggal 23 Februari 2026, tercantum agenda kegiatan Perjalanan ke Luar…

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kota Surabaya kembali menorehkan prestasi sebagai salah satu daerah dengan kinerja lingkungan terbaik di Indonesia. Berdasarkan…

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Halaman Balai Kota Surabaya kembali semarak dengan dibukanya gelaran JConnect Ramadan Vaganza 2026, Rabu (25/2). Event yang…

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Jelang Vonis Kamis Hari Ini, dalam Perkara Dugaan Korupsi Minyak Mentah yang Rugikan Negara Rp 285 triliun      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Hakim Ketua pe…

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Hasil Pemilu 2024, Ada 50 juta hingga 60 juta Suara Rakyat Terbuang Sia-sia Akibat Parliamentary Threshold 4%     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putusan MK a…

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemohon sebagai pemilih berpotensi tidak memiliki kesempatan memilih calon presiden pilihan sendiri secara bebas jika ada keluarga…