KBS Kedatangan Satwa Baru, Siap Sambut Pengunjung di Libur Lebaran

author Lailatul Nur Aini

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Libur lebaran, KBS kedatangan satwa baru yang saat ini masih dalam masa karantina. SP/ AINI
Libur lebaran, KBS kedatangan satwa baru yang saat ini masih dalam masa karantina. SP/ AINI

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kebun Binatang Surabaya (KBS) telah menyiapkan kejutan besar untuk menyambut libur Idul Fitri 1445 H/2024 M atau lebaran tahun ini. Dibandingkan dengan tahun lalu, pada liburan lebaran kali ini KBS telah bersiap untuk menyajikan kejutan bagi para pengunjung.

Menurut Kepala Seksi Humas KBS, Lintang Ratri Sunarwidhi, persiapan telah dilakukan dengan matang, termasuk dalam hal kesehatan dan keamanan binatang, serta atraksi menarik yang akan diperkenalkan kepada pengunjung.

"Kami telah menyiapkan segalanya, termasuk keamanan dan atraksi menarik, termasuk juga beberapa satwa baru yang akan menjadi kejutan bagi pengunjung," kata Lintang, Surabaya, Senin (08/04/2024).

Lintang mengisyaratkan bahwa ada beberapa satwa baru yang akan diperkenalkan, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. "Dan yg lebih spesial lagi si kembar Bima dan dona akan menyapa pengunjung juga dengan lebih dekat," ungkapnya.

Namun, ia enggan menyebutkan detail jenis satwa apa saja yang nantinya sebagai penghuni baru Kebun Binatang tersebut. "Rencana nanti lebaran (dikenalkan). Rahasia, biar kejutan. (Saat ini) masih dalam pengawasan karena satwa yang datang harus kita karantina dulu untuk dipastikan kesehatannya, stress enggak dan lingkungan disesuaikan dahulu," terang Lintang.

Lanjut Lintang, bahwa pengunjung saat lebaran tidak dibatasi. Tetapi dipastikan kondisi KBS kondusif tidak ada penumpukan secara signifikan.

Ia juga memprediksikan puluhan ribu pengunjung akan memadati KBS sejak lebaran hari pertama.

"InsyaAllah, rata-rata mencapai 60-70 ribu pengunjung tiap harinya," imbuhnya.

Sementara untuk jam operasional, KBS masih sama seperti hari-hari diluar libur lebaran. "Masih sama, setiap hari buka mulai pukul 08.00-16.00 WIB. Tapi saat hari H lebaran akan sedikit molor karena para petugas mayoritas menunaikan ibadah sholat Idul Fitri terlebih dahulu," tutur Lintang.

Selain itu, KBS juga memastikan kelancaran kunjungan pengunjung dengan mengatur parkir kendaraan secara terorganisir. Lintang menekankan pentingnya kerjasama pengunjung dalam mengatasi praktik pemalakan parkir liar dengan menyertakan bukti foto dan identitas diri untuk membantu proses penindakan.

"Jadi misalkan, ada terjadi pemalakan silakan difoto kemudian lengkapi KTP anda, kami akan bantu proses preman (atau jukir liar) tersebut sehingga kita bisa laporkan ke pihak terkait," ujarnya.

Lintang menjelaskan alasan pelapor harus menyertakan KTP, agar laporan tersebut dapat dipertanggungjawabkan, tidak asal melaporkan dengan melakukan tuduhan yang tidak jelas.

Dalam hal keamanan, KBS bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Koramil, Polsek, Dishub, petugas kebersihan, Pramuka, dan Satpol PP untuk memastikan ketertiban dan keamanan pengunjung.

Namun, Lintang juga mengingatkan pengunjung untuk tetap waspada dan menjaga barang berharga, serta menjaga kebersihan area KBS, terutama terkait dengan pembuangan sampah plastik yang dapat mengganggu kesehatan satwa.

Satu hal penting yang perlu diperhatikan oleh pengunjung yakni terkait sampah plastik dipastikan harus dibuang dengan benar, jangan sampai masuk area satwa.

"Ketika sampah terbang (kena angin), ke tempat makanan satwa, mereka tidak bisa membedakan apakah itu makanannya atau bukan. Khawatirnya kemakan dan menganggu kesehatan satwa. Oleh karena itu, kami sudah perbanyak tempat sampah," pungkasnya. Ain

Berita Terbaru

Tanah Sitaan Polda Jatim Milik H. Sugianto Mangkrak, Advocat Minta Pemkab Sumenep Segera Ambil Alih

Tanah Sitaan Polda Jatim Milik H. Sugianto Mangkrak, Advocat Minta Pemkab Sumenep Segera Ambil Alih

Minggu, 07 Jun 2026 20:25 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 20:25 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep- Advokat sekaligus pelapor penggelapan tanah kas desa (TKD) di Kab. Sumenep, H. Mohammad Siddik mendesak Pemerintah Kabupaten Sumenep …

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Demi meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya menjaga kesehatan, Puskesmas Sidoarjo gencar menyelenggarakan kegiatan Cek…

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dari 18 kecamatan dengan angka kasus penderita HIV/AIDS tertinggi…

Pembeli Mulai Sepi Imbas Gula Pasir di Lamongan Tembus Rp 17.500 per Kg

Pembeli Mulai Sepi Imbas Gula Pasir di Lamongan Tembus Rp 17.500 per Kg

Minggu, 07 Jun 2026 15:29 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Harga komoditas gula pasir di wilayah Lamongan mengalami lonjakan harga dalam beberapa hari terakhir hingga dikeluhkan para…

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Para peternak sapi perah di Kota Batu, Jawa Timur kini sumringah melihat harga susu sapi segar di tingkat peternak lokal wilayah Kota…

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti kepungan sampah plastik, kaleng, sampai rumah tangga terperangkap di trash boom Sungai Kali Tebu yang saat ini…