Jadi Mobil Termurah, Minat Beli LCGC Melonjak di Momen Lebaran 2024

author surabayapagi.com

- Pewarta

Senin, 15 Apr 2024 10:40 WIB

Jadi Mobil Termurah, Minat Beli LCGC Melonjak di Momen Lebaran 2024

i

Lonjakan mobil jenis LCGC berhasil memangsa minat beli masyarakat saat momen lebaran 2024. SP/ JKT

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Berdasar data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil pada bulan Maret sebagai pemungkas kuartal pertama 2024, menunjukkan lonjakan hingga 16,75 persen dibanding bulan Februari. Sebanyak 82.092 unit kendaraan diberikan ke tangan konsumen. 

Angka ini mencatatkan rekor sepanjang tahun, sejak dua bulan berjalan lambat dengan penjualan terpantau terperangkap di level 70 ribu. Berdasar data tersebut, mobil jenis low cost green car (LCGC) yang menawarkan harga terjangkau ternyata masih jadi minat andalan masyarakat jelang mudik Lebaran, terutama bagi pembeli mobil pertama.

Baca Juga: Avanza-Xpander Masih Rajai Pasaran, LMPV Justru Anjlok 37,6 Persen

Hanya dengan lima pemain di segmennya, mobil murah LCGC berhasil memangsa volume penjualan yang besar. Honda Brio Satya, Daihatsu Sigra, Toyota Agya, Daihatsu Ayla, dan Toyota Calya berhasil meraup penjualan retail sebanyak 17.208 unit atau 20,96 persen dari keseluruhan penjualan mobil pada bulan Maret.

Bahkan keempat model di antaranya menduduki posisi 10 besar penjualan mobil terlaris bulan Maret dengan dua model memuncaki urutan berdasarkan wholesales alias grosir.

Sebagai catatan, wholesales adalah distribusi kendaraan dari distributor ke dealer, bukan ke konsumen. Total wholesales LCGC pada bulan Maret berjumlah 74.724 unit dengan perhitungan sederhana yang menghasilkan selisih 7.368 unit jika dibandingkan penjualan retail.

Penyumbang volume penjualan unit terbanyak didapati model LCGC dengan harga termurah kedua, Daihatsu Sigra 2022, yang dibanderol mulai Rp 138 jutaan. Modelnya mencatatkan penjualan grosir sebanyak 5.674 unit, 2,36 persen naik dari bulan lalu. Besaran ini juga mencatatkan nilai tertinggi sejak Oktober tahun lalu.

Baca Juga: DFSK dan Seres Untung Cuan, Tembus Ratusan Unit Terjual

Meski tak lagi tergolong sangat murah, namun pembeli kendaraan di segmen ini bakal mulai beralih ketika sudah memiliki dana yang lebih banyak.

"Begitu ada duit dia naik kelas ke perusahaan yang lebih baik, dia pindah dari LCGC misal ke Veloz atau Avanza, jadi LCGC masih salah satu jenis kendaraan yang diminati masyarakat terutama first buyer. Biasanya 5 tahun kemudian dia mau ganti ketika ekonominya lebih bagus," ujar Sekretaris Umum Gaikindo Kukuh Kumara, Senin (15/04/2024).

Sebagai informasi, data Gaikindo menunjukkan, pangsa pasar LCGC di pasar mobil nasional melonjak 5% pada tahun 2023. Di mana, pada tahun 2022, pangsa pasar penjualan mobil LCGC nasional tercatat baru 15,1% dari total nasional, yakni sebanyak 158.206 unit. 

Baca Juga: Hadapi Dominasi China, Jepang dan ASEAN Duet Produksi Mobil Listrik

Tahun 2023, penjualan LCGC melonjak 46.499 unit atau 29,39% menjadi 204.705 unit. Dengan demikian, porsi pasar LCGC di Indonesia sepanjang tahun 2023 naik menjadi 20%.

Tak hanya itu. Produksi LCGC tahun 2023 juga melonjak jadi 231.590 unit dibandingkan tahun 2022 yang hanya sebanyak 158.206 unit.

Meskipun demikian, kuartal pertama tahun 2024 ditutup dengan peningkatan penjualan mobil penumpang secara keseluruhan, mencapai total kumulatif 230.776 unit secara retail, meningkat 8,35 persen dari tahun sebelumnya yang hanya mencapai 211.501 unit. jk-01/dsy

Editor : Desy Ayu

BERITA TERBARU