Pilkada 2024, Rukretmen Badan Adhoc Tunggu Petunjuk Teknis

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Komisioner Divisi SDM dan Litbang KPU Jatim, Eka Wisnu Wardhana. SP/JATI
Komisioner Divisi SDM dan Litbang KPU Jatim, Eka Wisnu Wardhana. SP/JATI

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim saat ini tengah menunggu petunjuk teknis perihal pembentukan badan adhoc untuk Pilkada serentak 2024. Dimana merujuk tahapan Pilkada, sedianya saat ini sudah masuk masa pembentukan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang bertugas di desa/kelurahan.

Komisioner Divisi SDM dan Litbang KPU Jatim, Eka Wisnu Wardhana mengatakan, persiapan pembentukan badan adhoc tersebut saat ini tengah dilakukan rapat di Jakarta. Dalam PKPU Nomor 2 tahun 2024, pembentukan badan adhoc dimulai pada 17 April hingga 5 November 2024.  "Masih menunggu petunjuk teknis dari KPU RI," kata Eka Wisnu, Kamis (18/4/2024).

Petunjuk teknis itu, nantinya akan menjadi acuan dalam pembentukan petugas untuk kepentingan Pilkada serentak. Rapat koordinasi yang berlangsung di Jakarta oleh KPU itu, kata Wisnu, sebagai bagian dari persiapan pembentukan badan adhoc. Merujuk data yang disampaikan KPU Jatim beberapa waktu lalu, alokasi total kebutuhan PPK di Jawa Timur berjumlah 3.330 orang. PPK nantinya berjumlah lima orang di masing-masing kecamatan. Adapun provinsi Jawa Timur memiliki total 666 kecamatan.

Sementara kebutuhan untuk PPS berjumlah 25.482 orang. Di setiap desa masing-masing terdapat 3 orang petugas. Wisnu belum membeber lebih rinci persyaratan maupun ketentuan dalam proses rekrutmen nantinya, sebelum ada petunjuk teknis dari KPU RI. "Sementara ini masih dirapatkan di Jakarta," ungkap Wisnu.

Meski belum ada petunjuk teknis, Wisnu dalam wawancara beberapa waktu lalu sudah memastikan persiapan KPU Jatim dalam rekrutmen badan adhoc. Persiapan dimaksud diantaranya sokongan anggaran yang sudah dipastikan tersedia di KPU provinsi maupun kabupaten/kota.“Tinggal pelaksanaan nanti, prinsipnya adalah seleksi. Kami pastikan KPU Jatim sudah mempersiapkan diri,"pungkasnya.sb/ana

 

Berita Terbaru

Kali Ditutup, Tambak Warga Terancam: Petambak Mengare Minta JIIPE Jangan Korbankan Wong Cilik

Kali Ditutup, Tambak Warga Terancam: Petambak Mengare Minta JIIPE Jangan Korbankan Wong Cilik

Senin, 02 Nov 2026 19:11 WIB

Senin, 02 Nov 2026 19:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pengembangan kawasan industri semestinya membawa manfaat bagi masyarakat. Namun, ketika pembangunan justru membuat saluran air m…

MilkLife Strikers Tembus Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia

MilkLife Strikers Tembus Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia

Senin, 02 Nov 2026 18:57 WIB

Senin, 02 Nov 2026 18:57 WIB

SurabayaPagi, Singapura – MilkLife Strikers memastikan tiket ke final Singa Cup 2026 setelah finis sebagai pemuncak klasemen Grup A. Meski menelan kekalahan 0…

Dapat Anggaran Rp50,8 M, Pengelolaan Sampah di Dinas Lingkungan Hidup Tidak Optimal

Dapat Anggaran Rp50,8 M, Pengelolaan Sampah di Dinas Lingkungan Hidup Tidak Optimal

Senin, 02 Nov 2026 18:05 WIB

Senin, 02 Nov 2026 18:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Komisi D DPRD Jawa Timur menilai rancangan anggaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jatim tahun 2027 belum sesuai dengan kondisi…

BeautyFest Asia Surabaya 2026 Perluas Pengalaman Kecantikan lewat Workshop, Wellness dan Lifestyle

BeautyFest Asia Surabaya 2026 Perluas Pengalaman Kecantikan lewat Workshop, Wellness dan Lifestyle

Senin, 02 Nov 2026 17:46 WIB

Senin, 02 Nov 2026 17:46 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- BeautyFest Asia Surabaya 2026 by Popbela.com sukses digelar selama tiga hari, pada 30 Oktober–1 November 2026, di Convention Hall, T…

Sah!! Ning Ita Resmi Jabat Ketua DPC Gerindra Kota Mojokerto

Sah!! Ning Ita Resmi Jabat Ketua DPC Gerindra Kota Mojokerto

Senin, 02 Nov 2026 17:05 WIB

Senin, 02 Nov 2026 17:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita resmi menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota…

Luas Tanam Naik 2.000 Hektare, Produksi Tembakau di Ngawi Tembus 3.420 Ton

Luas Tanam Naik 2.000 Hektare, Produksi Tembakau di Ngawi Tembus 3.420 Ton

Senin, 02 Nov 2026 15:42 WIB

Senin, 02 Nov 2026 15:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Kondisi kemarau panjang mendorong sejumlah petani memanfaatkan lahan  pertanian mereka untuk membudidayakan tembakau. Sehingga, Dinas …