Mentan Amran Sulaiman Salurkan Bantuan Alsintan Lebih dari Rp200 Miliar untuk Petani Jatim

author Lailatul Nur Aini

- Pewarta

Kamis, 18 Apr 2024 19:03 WIB

Mentan Amran Sulaiman Salurkan Bantuan Alsintan Lebih dari Rp200 Miliar untuk Petani Jatim

SURABAYAPAGI, Surabaya - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mendorong peningkatan produksi padi di wilayah Jawa Timur (Jatim). Untuk itu, Mentan menyalurkan bantuan berupa benih, serta alat dan mesin pertanian (alsintan) dengan nilai total sekitar Rp 275 miliar.

Penyerahan bantuan untuk kabupaten/kota di Jatim itu dilakukan saat apel yang dipimpin Mentan di Lapangan Kodam V/ Brawijaya, Kota Surabaya, Kamis (18/4/2024).

Baca Juga: Imigrasi Surabaya: 282 Anak WNI-WNA di Jatim Belum Pilih Kewarganegaraan

Total bantuan yang diterima berupa benih jagung hibrida sejumlah 1.301.265 kg dan benih padi inbrida sejumlah 6.150.000 kg senilai Rp 161.715.900.000,-. Selain itu juga diterima bantuan sebanyak 3.700 Unit Pompa Air dan DAM Parit senilai 124.223.000.000.

Pada kesempatan itu, Amran menyebut upaya pompanisasi ini juga salah satu solusi cepat dan tepat dalam menangani El Nino.

"Pompa ini solusi cepat untuk menangani El Nino, karena pompa ini bisa membantu petani menanam dan berproduksi secara cepat dan maksimal, kalau kita bangun sawah baru itu butuh satu, dua bahkan tiga tahun, tapi kalau pompanisasi ini bisa meningkatkan produksi secara cepat," kata Amran.

Amran menyebut jika Jatim memiliki kurang lebih 380.000 hektar tadah hujan. Oleh karena itu, ia optimis apabila sistem pompanisasi mampu memaksimalkan penanaman di 300.000 hektar lahan yang dimaksud.

Sehingga, dipastikan Jawa Timur mampu menutupi 50 persen kebutuhan beras nasional yang beberapa tahun belakangan ini dipenuhi dari impor.

"Ini kita pasang pompa, sehingga yang tadinya tanam satu kali bisa jadi tiga kali, artinya kita bisa capai nanti, dari Jawa Timur saja target kenaikan mencapai 2.000.000 ton minimal 1.000.000 ton itu bisa menutupi 50 persen impor kita hanya dari satu provinsi," ungkapnya.

Baca Juga: Cucu Pendiri NU Sambut Baik KH Marzuki Mustamar Cagub Jatim

Selain itu, Amran juga juga meningkatkan jumlah pupuk bersubsidi menjadi dua kali lipat dari 4,7juta ton menjadi 9,5juta ton, pengambilannya cukup dengan KTP dan lembaga masyarakat desa hutan atau LMDH bisa mendapatkan pupuk dan benih di perhutani.

"Bantuan yang hari ini kami turunkan kurang lebih Rp 200 milyar. Jika ini berhasil dalam waktu 2 Minggu terpasang, Kami akan tambah lagi nilainya Rp 200 milyar, kalau terpasang dalam waktu 1 bulan 2 bulan kami jadikan Rp 600 milyar. Dan pompa ini harapannya adalah solusi cepat untuk menangani el nino," paparnya.

Perlu diketahui, Kementerian Pertanian telah mengalokasikan 3700 unit pompa air yang akan disebar ke 21 Kabupaten dan Kota di Jawa Timur. Bantuan pompa tersebut senilai Rp. 113,9 Milyar, dengan cakupan area yang diairi diperkirakan seluas 60.165 ha.

Baca Juga: Komisi D Siapkan Regulasi Baru Imbas Demo di Rusun Milik Pemprov Jatim

Sementara itu, hadir dalam kesempatan yang sama Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono menyampaikan, bahwa bantuan dari Menteri Pertanian RI untuk Jawa Timur ini menumbuhkan optimisme bahwa Jawa Timur akan tetap menjadi lumbung pangan nasional.

Bahkan, ia juga yakin Jawa Timur akan mampu meningkatkan produksi padi di tahun ini.

"Dengan pompanisasi kami ingin bisa sama-sama menjamin atas bantuan 3.700 pompa air bisa meningkatkan hasil produksi padi kita nantinya," lugas Adhy. Ain

Editor : Mariana Setiawati

BERITA TERBARU