Akun Instagram Sandra Dewi Mendadak Hilang, Kejagung: Status Masih Jadi Saksi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sandra Dewi saat memenuhi panggilan Kejagung beberapa waktu lalu. SP/ JKT
Sandra Dewi saat memenuhi panggilan Kejagung beberapa waktu lalu. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Sejak suaminya, Harvey Moeis, jadi tersangka kasus korupsi komoditas timah, kini instagram milik Sandra Dewi @sandradewi88 pun terpantau tiba-tiba menghilang.

Awalnya, melalui pencarian lewat Google dengan kata kunci sandradewi88 sebenarnya membuahkan hasil. Namun begitu di klik, akun dengan pengikut berjumlah 24 juta dan unggahan berjumlah lebih dari 7.000 itu hasilnya hanya layar kosong.

Terkait hilangnya akun Instagram Sandra Dewi, Kapuspenkum Kejaksaan Agung RI, Ketut Sumedana memberikan penegasan. Ketut Sumedana menegaskan Kejagung tak ada kaitannya.

"Nggak ada hubungan dengan kita," tegas Ketut Sumedana di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

"Nggak ada pengaruhnya dan hubungannya dengan proses penyidikan," lanjutnya.

Hingga kini, belum diketahui penyebab akun Instagram selebritas ini menghilang. Sebelumnya, perempuan kelahiran Bangka Belitung itu sangat aktif di media sosial untuk menunjang pekerjaannya, seperti untuk mempromosikan usahanya dan endorsement.

Yang pasti, akun Instagram Sandra Dewi ini hilang setelah suaminya, Harvey Moeis, terseret dalam dugaan kasus korupsi Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk (TINS) periode 2015-2022 yang tengah ditangani Kejaksaan Agung.

Kejaksaan pun juga telah menetapkan suami Sandra Dewi, Harvey Moeis, menjadi salah satu tersangka dalam perkara yang ditaksir merugikan negara, termasuk kerugian lingkungan, hingga Rp 271 triliun.

Sedangkan, saat ini terkait penelusuran aset milik Harvey Moeis dikatakan Ketut juga telah dilakukan melalui berbagai media, termasuk media sosial. Apabila aset yang dicurigai setelah diklarifikasi dipastikan milik Harvey Moeis, tentunya akan dilakukan penyitaan.

"Kita juga melakukan upaya penelusuran aset itu memang dari socmed, media juga, dari informasi apa pun terkait dengan itu. Kita gunakan asset tracking baik lewat media sosial, media elektornik," jelas Ketut.

Sementara itu, untuk status hukum Sandra Dewi. Sandra dikatakan masih berstatus saksi dalam kasus yang menjerat suaminya tersebut.

"Sementara status masih jadi saksi. Untuk yang lain-lain perkembangan kita tunggu ke depan," katanya. jk-06/dsy

Berita Terbaru

Peternak Ayam Broiler, Sambat

Peternak Ayam Broiler, Sambat

Minggu, 14 Jun 2026 21:10 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Peternak ayam pedaging atau ayam broiler mengaku rugi hingga ratusan juta akibat harga ayam di kandang terjun bebas. Perhimpunan…

Kasih karuniah: 5 Roti dan 2 Ikan

Kasih karuniah: 5 Roti dan 2 Ikan

Minggu, 14 Jun 2026 21:07 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:07 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya - Saya pernah renungkan bagaimana seharusnya kita menjalani hidup yang diberikan Tuhan ? Apa yang seharusnya menjadi tujuan hidup…

Ketua DPRD Desak Pemkot Tutup Parkir JPC, Singgung Sengketa Lahan dan Izin Bermasalah  ‎

Ketua DPRD Desak Pemkot Tutup Parkir JPC, Singgung Sengketa Lahan dan Izin Bermasalah ‎

Minggu, 14 Jun 2026 21:01 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:01 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Ketua DPRD Kota Madiun Armaya mendesak Pemkot segera menutup lahan parkir milik PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr Soetomo. M…

Pemasok Motor Listrik BGN, Pernah di Periksa KPK

Pemasok Motor Listrik BGN, Pernah di Periksa KPK

Minggu, 14 Jun 2026 21:00 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru kasus dugaan korupsi terkait tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Tersangka baru ini…

Perempuan Iran Berkerudung Hitam Turun ke Jalanan

Perempuan Iran Berkerudung Hitam Turun ke Jalanan

Minggu, 14 Jun 2026 20:57 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam video yang dibagikan kantor berita Fars, para perempuan Iran berkerudung hitam turun ke jalanan meneriakkan "matilah…

Dipicu Dana BOS , 326 Kepala sekolah di Sulsel, akan Mundur

Dipicu Dana BOS , 326 Kepala sekolah di Sulsel, akan Mundur

Minggu, 14 Jun 2026 20:55 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dipicu oleh temuan BPK atas dugaan kesalahan pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di sejumlah SMAN di Sulsel,…