Perbedaan Jokowi dan Muhaimin, Peringati Hari Kartini

author surabayapagi.com

- Pewarta

Minggu, 21 Apr 2024 20:37 WIB

Perbedaan Jokowi dan Muhaimin, Peringati Hari Kartini

i

Cak Imin saat membuka kompetisi lari dengan tema Women's Day Run 10K dari Gedung DPR-MPR RI, Senayan, Minggu (21/4/2024). Terlihat ribuan peserta mengikuti lomba lari yang memperingati hari perempuan internasional dan hari Kartini.

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pada Hari Kartini, Minggu (21/4/2024) Presiden Jokowi bicara di Istagram, Wakil Ketua DPR RI, Bikin Lomba Lari.

Jokowi mengajak semua pihak menjadikan Hari Kartini sebagai lambang perjuangan perempuan.

Baca Juga: Organisasi Perempuan Lamongan Miliki Peran Utama dalam Pembangunan Keluarga

Hal itu disampaikan Jokowi dalam akun Instagramnya, @Jokowi, Minggu (21/4/2/2024). Jokowi mengatakan peringatan Hari Kartini adalah peringatan perjalanan panjang perempuan dalam menemukan kesetaraan.

"Hari Kartini adalah peringatan akan perjalanan panjang perempuan dalam menemukan kesetaraan," ujar Jokowi.

Jokowi mengucapkan selamat Hari Kartini bagi seluruh perempuan di Indonesia. Jokowi mengatakan Hari Kartini merupakan lambang perjuangan perempuan dalam kepemimpinan.

"Marilah kita jadikan Hari Kartini tidak sekadar seremoni, tetapi lambang perjuangan perempuan untuk kepemimpinan dan kekuatan yang mereka miliki. Selamat Hari Kartini bagi semua perempuan Indonesia," katanya

 

Cak Imin, Run 10K

Baca Juga: Healing Bersama Kartiniku, Disbudpar Jatim Gelar Famtrip Wisata dalam Rangka Hari Kartini

Sementara Wakil Ketua DPR RI, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, membuka kompetisi Women’s Day Run 10K, Minggu (21/4/2024).

Lomba lari ini  digelar untuk memperingati Hari Perempuan Internasional sekaligus Hari Kartini.

Dalam sambutannya cawapres nomor urut 1 itu menyoroti kasus kekerasan perempuan yang masih sering terjadi.

“Kita juga telah menyaksikan secara gamblang dan nyata, masih terjadi kekerasan terhadap perempuan, berbagai tindakan-tindakan yang memberikan hambatan sekaligus kesulitan dan tekanan kepada perempuan-perempuan Indonesia,” kata Cak Imin.

Baca Juga: Lomba Video Kartinian Antar OPD Pemkot Mojokerto Berlangsung Seru, Ini Tanggapan Mas Pj Ali Kuncoro!

Untuk itu, Cak Imin pun meminta kepada pemerintah untuk tegas memberikan perlindungan kepada perempuan Indonesia yang faktanya masih jauh dari kata sejahtera, khususnya dalam menjamin keselamatan mereka.

Tentunya, Cak Imin juga sadar bahwa sikap ini juga harus ditumbuhkan di dalam pribadi masyarakat Indonesia.

Akibat dari berbagai kondisi yang harus kita atasi bersama dan kita minta pemerintah untuk bersikap tegas dan represif terhadap bentuk kekerasan terhadap perempuan,” katanya. n erc/jk/rmc

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU