Gapoktan di Trenggalek Bagikan Ribuan Liter POC Gratis

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Trenggalek - Bertepatan pada Hari Bumi Sedunia2024, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sedono Makmur, Desa Wonoanti, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek, membagikan ribuan liter pupuk organik cair (POC), Senin (22/4/2024).

Antusiasme petani untuk mendapatkan POC racikan Suparno, Ketua Gapoktan Sedono Makmur, sangat tinggi.

Jeriken petani mengular di lapangan desa setempat, demi mendapatkan pupuk tersebut.

"Hari ini kita bagikan POC ke petani, baik untuk petani Desa Wonoanti maupun petani dari kecamatan dan kabupaten tetangga yang datang ke sini," kata Suparno, Senin (22/4/2024).

Salah satu cita-cita Suparno adalah agar petani tidak ketergantungan pada pupuk subsidi ataupun pupuk kimia.

Selain merusak tanah dan ekosistem sawah, saat ini jumlah pupuk subsidi terus dikurangi oleh pemerintah, sedangkan pupuk kimia non subsidi mahal.

"Hari ini kita bagikan 2 ribu liter POC. Bahan bakunya kita dapatkan dari tanaman di sekitar kita, mulai dari buah mojo, gadung, empon-empon, mengkudu, dan lainnya," lanjut Suparno.

Setiap petani dibagikan 5 liter POC yang menurutnya cukup untuk satu kali masa tanam.

Dalam satu kali racikan, 200 mililiter POC tersebut dicampurkan ke 16 liter air, lalu diaplikasikan mulai dari sebelum tanam, seminggu setelah tanam, dan menjelang panen.

Suparno mengklaim, setiap 100 meter persegi sawah yang menggunakan POC miliknya, bisa menghasilkan gabah hingga 1 ton.

"Di Desa Wonoanti sendiri lebih kurang 25 hektare sawah sudah mengaplikasikan POC tanpa campuran pupuk kimia sama sekali," tambahnya.

Sementara itu, menurut PPL Wilayah Binaan Desa Wonoanti, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Trenggalek, Hernawan Widyatmiko menilai, penggunaan POC merupakan salah satu kontribusi petani dalam memelihara Bumi.

Selain itu, penggunaan POC juga merupakan konsep dasar untuk menuju pertanian sehat. 

"POC ini salah satu konsep menjaga Bumi yang bahan bakunya diperoleh dari sekitar, lalu diolah menggunakan proses fermentasi dari bahan organik menjadi pupuk," ucap Hernawan.

Selain lebih ramah lingkungan dan meningkatkan kuantitas serta kualitas hasil panen, penggunaan POC juga dapat memangkas biaya produksi. Tr-01/ham

Berita Terbaru

Sidak SPPG Grogol, DLH Ponorogo Temukan IPAL Tak Standar dan Larang Hasilkan Limbah 

Sidak SPPG Grogol, DLH Ponorogo Temukan IPAL Tak Standar dan Larang Hasilkan Limbah 

Jumat, 17 Jul 2026 19:43 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 19:43 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ponorogo bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait dugaan pencemaran lingkungan oleh…

Wujudkan Pasar Pangan Aman, Balai POM di Bima Gandeng Pengelola Pasar dan Saka POM Sisir Pasar Amahami

Wujudkan Pasar Pangan Aman, Balai POM di Bima Gandeng Pengelola Pasar dan Saka POM Sisir Pasar Amahami

Jumat, 17 Jul 2026 17:19 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, BIMA – Dalam upaya memberikan jaminan perlindungan kesehatan bagi masyarakat dari bahaya pangan yang tidak memenuhi syarat, Balai Pengawas O…

Bapenda Surabaya Periksa Pajak Rumah Makan Ny Suharti, Minta Dokumen Keuangan selama Setahun

Bapenda Surabaya Periksa Pajak Rumah Makan Ny Suharti, Minta Dokumen Keuangan selama Setahun

Jumat, 17 Jul 2026 17:16 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 17:16 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya– Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Surabaya mulai mengintensifkan pemeriksaan kepatuhan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) t…

PLN UIT JBM Tegaskan Komitmen Hadirkan Sistem Transmisi Andal pada Surabaya Electric Forum 2026

PLN UIT JBM Tegaskan Komitmen Hadirkan Sistem Transmisi Andal pada Surabaya Electric Forum 2026

Jumat, 17 Jul 2026 16:41 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 16:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) turut mendukung penyelenggaraan Surabaya Electric Forum 2…

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya – Sebanyak 447 anak di Jawa Timur kini memiliki kepastian hukum yang menjadi pintu masuk untuk memperoleh berbagai hak dasar sebagai …

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP  ‎

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP ‎

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya SILPA Tahun Anggaran 2025 yang mencapai sekitar Rp210 miliar menjadi perhatian DPRD Kota Madiun. Ketua DPRD Kota Madiun Arm…