13 UMKM Ekspor 3.300 Handicraft ke Kanada

author surabayapagi.com

- Pewarta

Selasa, 23 Apr 2024 19:43 WIB

13 UMKM Ekspor 3.300 Handicraft ke Kanada

i

LPEI saat mengekspor sekitar 3.300 produk UMKM ke Kanada. Produk itu berasal dari UMKM di seluruh Indonesia.

LPEI Salurkan Pembiayaan Sebesar Rp 14,5 triliun

 

Baca Juga: Kebijakan Impor Dirombak, 7 Komoditas Dapat Relaksasi

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - 19 mitra binaan UKM dari Bali, Bandung, Yogyakarta dan Jakarta menjadi eksportir baru Indonesia dengan mengekspor lebih dari 3.300 produk handicraft dan kriya. Pelepasan bersama secara simbolik berlangsung di Bandung, Selasa (23/4/2024).

Ekspor perdana ini merupakan kelanjutan dari pengiriman sampel dan pameran Toronto Gift Show 2024 pada Januari 2024, di mana Diaspora Indonesia Hartati Suganda selaku pemilik Cantiq Living bertindak sebagai pembeli dan memasarkan produk ramah lingkungan dan home decor buatan Indonesia di pasar Kanada.

Direktur Pelaksana Pengembangan Bisnis LPEI Maqin Norhadi, mengatakan pihaknya tidak hanya menciptakan UKM ekspor baru, tetapi juga memberikan solusi untuk mengurangi hambatan biaya logistik UKM dan mendorong ekspor berkelanjutan dengan membangun ekosistem ekspor.

Hal ini diharapkan dapat meningkatkan ekspor mitra binaan LPEI secara berkelanjutan, serta memberikan harga produk Indonesia yang lebih kompetitif.

Baca Juga: Kadin: Pemerintahan Baru Berpeluang Tingkatkan Tren Ekspor Indonesia

"Pelepasan ekspor ini merupakan bukti bahwa ekosistem ekspor yang dibangun oleh LPEI telah berjalan dengan baik. LPEI sebagai fasilitator perluasan pasar bagi pelaku ekspor, mendukung berbagai kegiatan business matching yang berkolaborasi dengan ekosistem ekspor dan diaspora Indonesia di luar negeri untuk mempertemukan dan mempromosikan produk UKM Indonesia kepada pembeli di luar negeri," kata Maqin dalam keterangan tertulis, Selasa (23/4/2024).

 

Peran LPEI Salurkan Pembiayaan

Baca Juga: "Memeras" Uang Rakyat

Beberapa UKM yang berhasil mengekspor produk mereka ke Kanada antara lain Greater Goods, Sakha, Riani Rattan, Sheo Home Living, Maharani Craft, Machastore, Bali Handy, Orchid, Sahana Craft, dan Matahari Cahaya Dewata dari Bali; Mawar Ketak dan Unique Lombok dari NTB; Mendong Jaya, Studio Dapur, dan Dilmoni Citra Mebel Indonesia dari Cirebon Jawa Barat; serta Multi Kreatif Furnindo, Sabila Craft dari Jawa Tengah, dan Sabila Artshop serta Raya Craft dari Cirebon.

LPEI sepanjang 2023 telah menyalurkan pembiayaan untuk UKME dan UMBE sebesar Rp 14,5 triliun dengan lebih dari 170 negara tujuan ekspor dan menghasilkan 613 eksportir baru. Khusus Penyaluran Khusus Ekspor (PKE). n ec/rmc

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU