Perlu Diperhatikan! Ban Mobil Bocor Samping Sebaiknya Ganti Baru, Kenapa?

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Ban mobil yang mengalami bocor bagian pinggir saat berkendara. SP/ JKT
Ilustrasi. Ban mobil yang mengalami bocor bagian pinggir saat berkendara. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Fenomena benda tajam yang tertancap kerap kali bisa membuat ban mobil menjadi bocor pada posisi dimana saja. Namun, bisa saja benda tajam tersebut mengenai bagian dinding ban atau side wall sehingga menyebabkan kebocoran.

Faktanya, apabila ban yang bocor di bagian samping ini ternyata sama sekali tidak bisa diperbaiki dan sebaiknya membeli ban baru karena kondisinya sudah tidak nyaman. Meski demikian, kebocoran pada bagian samping cukup jarang terjadi.

Juju Eko Purnomo, selaku Chief Staff Technical Service Department PT Sumi Rubber Indonesia produsen ban Dunlop mengatakan jika ban bocor di samping wajib ganti baru.

"Ban yang terkena bocor samping itu memang sama sekali nggak bisa diperbaiki atau dipakai lagi. Hal ini dikarenakan bagian side wall merupakan bagian terlentur dari ban mobil," jelas Juju, Rabu (24/04/2024).

Sehingga, apabila ada bagian samping ban yang bocor sebaiknya tidak digunakan lagi dan harus ganti ban mobil baru.

"Kalau bocor di bagian tengah ban atau tread masih diperkenankan ditambal," tutup Juju.

Disisi lain, On Vehicle Test PT Gajah Tunggal Tbk Zulpata Zainal mengatakan, ban yang sudah mengalami kebocoran atau sobek kecil pada bagian samping atau dinding ban tidak disarankan untuk ditambal.

"Bagian yang luka atau sobek benangnya sudah putus. Jadi, tidak ada penahan pada bagian tersebut. Kalau pun ditambal, defleksi di bagian tersebut tidak akan senormal waktu kondisi awal," ujar Zulpata. 

Zulpata menambahkan, bagian yang luka pada ban mobil bisa ditambal dengan baik. Tapi, defleksi atau kelenturannya masih dipertanyakan, karena Zulpata mengaku belum pernah mencoba.

"Saya belum pernah coba, hanya karena tidak ada ikatan lagi di antara benang ban, jadi kurang kuat. Waktu defleksi atau bagian tersebut akan terasa kaku atau keras," kata Zulpata. 

Pasalnya, apabila ada robekan yang lebar sebesar 5 cm, maka semakin turun tingkat elastisitas ban. Jika tingkat elastisitas ban sudah rendah, melakukan penambalan hanya akan sia-sia.

Lebih lanjut, untuk mengurangi risiko terjadinya kebocoran pada ban mobil, penting bagi pemilik mobil selalu menjaga tekanan ban. Disarankan agar mengikuti rekomendasi pabrikan yang bisa dilihat melalui sticker di bagian pintu mobil pengendara. jk-01/dsy

Berita Terbaru

HUT ke-53 PDI Perjuangan, Deni Wicaksono Tegaskan Satyam Eva Jayate Jadi Jangkar Kebenaran Partai

HUT ke-53 PDI Perjuangan, Deni Wicaksono Tegaskan Satyam Eva Jayate Jadi Jangkar Kebenaran Partai

Sabtu, 10 Jan 2026 11:46 WIB

Sabtu, 10 Jan 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Peringatan Hari Ulang Tahun ke-53 PDI Perjuangan menjadi momentum konsolidasi ideologis dan penguatan kerja kerakyatan di tengah…

Dorong Sportainment Pelajar, Tri Hadir di Yamaha Fazzio Liga Tendang Bola 2026

Dorong Sportainment Pelajar, Tri Hadir di Yamaha Fazzio Liga Tendang Bola 2026

Jumat, 09 Jan 2026 20:11 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 20:11 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui brand Tri turut ambil bagian dalam ajang Liga Tendang Bola (LTB) 2026, sebuah l…

Legislator Golkar, Masih Kritik MBG

Legislator Golkar, Masih Kritik MBG

Jumat, 09 Jan 2026 19:09 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:09 WIB

Peristiwa Pemilihan Lokasi Dapur SPPG di Samping Peternakan Babi di Sragen, Resahkan Masyarakat      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Lagi, Wakil Ketua Komisi IX …

Biaya Armuzna Haji Tahun Ini Dihemat Rp180 Miliar

Biaya Armuzna Haji Tahun Ini Dihemat Rp180 Miliar

Jumat, 09 Jan 2026 19:07 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menyampaikan adanya penghematan signifikan dalam anggaran penyelenggaraan ibadah haji 2026.…

Yaqut Cholil Qoumas, Anak Ulama Terkemuka, Tersangka Korupsi

Yaqut Cholil Qoumas, Anak Ulama Terkemuka, Tersangka Korupsi

Jumat, 09 Jan 2026 19:05 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, resmi ditetapkan sebagai tersangka. Dia diduga terlibat kasus dugaan korupsi…

PP Muhammadiyah dan PBNU Campuri Laporan ke Komika

PP Muhammadiyah dan PBNU Campuri Laporan ke Komika

Jumat, 09 Jan 2026 19:01 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:01 WIB

Pelapor Dugaan Penistaan Agama ke Pandji Pragiwaksono Bukan Sikap Resmi Persyarikatan           SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pimpinan Pusat Muhammadiyah me…