Raih Penghargaan dari Presiden, Bobby Bantah Karena Status Menantu Jokowi

author Lailatul Nur Aini

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Jakarta - Muhammad Bobby Afif Nasution Wali Kota Medan meraih penghargaan kehormatan Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha bagi kepala daerah yang berprestasi kinerja tertinggi, dari Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

Lencana penghargaan tersebut disematkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian pada acara puncak peringatan Hari Otonomi Daerah ke 28 tahun di Surabaya, Kamis, (25/4/2024).

Namun, Bobby membantah mendapat penghargaan sebagai wali kota berprestasi itu karena statusnya sebagai menantu presiden Jokowi.

Menurut orang nomor satu di Kota Medan itu, penghargaan ia terima hasil EPPD Tahun 2022, dinilai objektif internal maupun eksternal pemerintah. Yang mana tidak berkaitan dengan statusnya sebagai menantu Presiden Jokowi.

"Kalau tanya itu, tanya sama yang ngasih (Presiden Jokowi). Kami kan dikasih dari yang disampaikan (Mendagri), yang tadi kami dengarkan. Kami juga diberi penilaian. Tentunya nilai itu kan tidak ada faktor tambahan, cara penilaiannya sama (dengan kepala daerah lainnya)," jelas Bobby, saat ditemui awak media usai acara di Balai Kota Surabaya, Kamis, (25/4/2024).

Bobby juga dengan tegas, bahwa penilaian tersebut bukan atas dasar hubungan keluarga. "Kalau tanya tentang itu (hak istimewa menantu) ya jangan tanya kepada yang diberi penilaian," imbuhnya.

Berkaitan dengan penghargaan yang diterimanya, Bobby mengaku akan menjadikannya motivasi dalam melayani masyarakat lebih baik lagi.

"Pemerintah itu tentu melayani. Upaya yang kami lakukan selama ini adalah bagaimana optimisasi pelayanan, memudahkan. Menghilangkan unsur-unsur pungli. Itu yang kami tekankan terus-menerus," papar Bobby.

Serta memberikan pelayanan yang mudah dan transparan kepada masyarakat, khususnya warga Medan.

"(Kedepan menerapkan) Bagaimana pelayanan itu mudah, cepat, dan transparan. Mana yang memang ada bayaran ya kami informasikan. Kalau memang tidak ada bayaran kami optimalkan tidak ada lagi pungli penitipan-penitipan itu," tukasnya.

Sekedar informasi, berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 24/TK/Tahun 2024, selain Bobby, ada 13 nama kepala daerah yang terpilih sebagai penerima penghargaan. Salah satunya Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim periode 2024-2029.

Tak hanya itu, diketahui, Gibran Rakabuming Raka Wali Kota Surakarta, yang merupakan putra sulung Jokowi sebelum juga telah masuk dalam daftar penerima.

Namun, menurut Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gibran tidak bisa hadir karena banyak kegiatan atau sibuk setelah ditetapkan sebagai Wakil Presiden terpilih oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.

Selain itu, Tito juga membantah Gibran jika masuk dalam daftar penerima Satyalancana. Melainkan hanya masuk sebagai penerima piagam penghargaan Mendagri berdasarkan Hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (EPPD).

"Tidak (masuk penerima penghargaan satyalencana), memang masuknya penghargaan kemendagri dalam kinerja pemerintahan daerah. Kalau satyalencana ini ada kriteria tambahan. Disitu Khofifah dan Bobby," jelas Tito.

Kendati demikian, Tito tidak mengetahui alasan pasti kenapa Gibran tidak masuk dalam kategori penerima Satyalencana.


"Saya tidak tahu (kenapa Gibran tidak dapat) tim gabungan eksternal internal (Kemendagri) yang punya (kriteria itu)," pungkasnya.Ain

Berita Terbaru

Penganggaran JKN Rp38 Miliar Dinkes Madiun Dipersoalkan

Penganggaran JKN Rp38 Miliar Dinkes Madiun Dipersoalkan

Kamis, 26 Feb 2026 09:17 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 09:17 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun - Polemik penganggaran swakelola di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun kembali mencuat. Setelah sorotan terhadap input swakelola…

Kejati Jatim Ungkap Skema Rangkap Jabatan Guru dan Pendamping Desa di Probolinggo

Kejati Jatim Ungkap Skema Rangkap Jabatan Guru dan Pendamping Desa di Probolinggo

Kamis, 26 Feb 2026 07:08 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 07:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — Penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait penerimaan gaji atau honor ganda akibat rangkap jabatan di Kabupaten P…

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Surabaya, Surabayapagi.com - Dokumen resmi hasil Rapat Badan Musyawarah (Banmus) tertanggal 23 Februari 2026, tercantum agenda kegiatan Perjalanan ke Luar…

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kota Surabaya kembali menorehkan prestasi sebagai salah satu daerah dengan kinerja lingkungan terbaik di Indonesia. Berdasarkan…

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Halaman Balai Kota Surabaya kembali semarak dengan dibukanya gelaran JConnect Ramadan Vaganza 2026, Rabu (25/2). Event yang…

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Jelang Vonis Kamis Hari Ini, dalam Perkara Dugaan Korupsi Minyak Mentah yang Rugikan Negara Rp 285 triliun      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Hakim Ketua pe…