Dulu Pernah Jualan Ikan Asin, Kini Sukses Miliki 38 Outlet Kue

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Konsumen tengah membeli produk kue di Dea Bakery Kabupaten Tulungagung. SP/ TLG
Konsumen tengah membeli produk kue di Dea Bakery Kabupaten Tulungagung. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Founder dan Direktur Dea Bakery, Mulyani Hadi Wijaya, kini telah membuka cabang ke-38 di Kabupaten Tulungagung, tepatnya di pertokoan Nirwana Plaza pada Kamis (22/02/2024) lalu. Kisah suksesnya pun patut dijadikan contoh dan inovasi.

Ternyata, sebelum sesukses ini. Mulyani mengaku pernah bekerja sebagai direct selling barang-barang dari Korea. Perempuan kelahiran 1970 ini juga pernah berjualan ikan asin, lalu 8 kali membuka usaha dan bangkrut di tahun 1998. Kemudian berjualan kue buatan orang lain, sambil belajar sendiri membuat kue.

"Saya buat sendiri satu per satu, sata buat resepnya. Sekarang semua resepnya dari saya sendiri," ucapnya, dikutip Minggu (28/04/2024).

Ia pun mempunyai tekad untuk menciptakan lapangan kerja lewat usaha pembuatan kue. Usaha awal Mulyani bermodalkan Rp 26 juta, untuk sewa tempat, belanja bahan dan alat. Sementara saat itu, alat yang digunakan pun serba terbatas, seperti mixer kecil dan teflon untuk membuat risoles atau kue dadar. 

Seiring perkembangan usahanya, Mulyani membeli mesin yang lebih besar.Puncaknya ia membuka outlet pertama di Kepanjen, Malang, di sebelah utara pasar. "Membuka outlet pertama kondisinya juga menyedihkan. Untung saat itu belum punya kamera, jadi tidak ada fotonya," kenangnya.

Kini sudah banyak pelanggan yang berasal dari wilayah kota. Outlet Dea Bakery sudah menyebar di sejumlah kota besar di Indonesia, mulai Malang Raya, Surabaya, Sumatera Barat dan Pontianak.

"Jadi outlet ini untuk mendekatkan diri ke pelanggan yang ada di wilayah kota dan sekitarnya," ucap Mulyani.

Mulyani menyebut, ciri khas Dea Bakery adalah memberikan produk yang terbaik dengan harga terjangkau, atau istilahnya value for money. Sejumlah produk yang menjadi andalan, seperti chiffon cake, roti sisir, donat paket kecil-kecil, kue tart whipping yang ringan dan sangat enak dengan harga terjangkau.

Bahkan, tak hanya di pulau Jawa, kini ekspansi usaha Dea Bakery akhirnya merambah hingga di luar Pulau Jawa, khususnya Sumatera Barat dan Kalimantan Barat dan selama ini sudah mempekerjakan ratusan karyawan di 38 outletnya.

Mulyani mengaku, salah satu kunci keberhasilan Dea Bakery adalah tumbuh bersama-sama karyawan, baik secara spiritual, kebahagiaan, kesehatan dan secara finansial. Selain itu, Dea Bakery juga mengedepankan pelanggan agar mendapat produk yang bagus, layanan yang bagus dan harga terjangkau. 

"Kami tidak pernah mengambil untung banyak, tapi kami mengejar volume (penjualan) yang besar, sehingga masih memberikan keuntungan buat kami," pungkas Mulyani. tlg-01/dsy

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…