Sering Disepelekan, Kerikil Menempel di Alur Ban Picu Timbulnya Korosi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Kerikil halus dan tajam yang menempel pada alur ban mobil bisa menimbulkan kerusakan ban. SP/ JKT
Ilustrasi. Kerikil halus dan tajam yang menempel pada alur ban mobil bisa menimbulkan kerusakan ban. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Banyak orang sering menyepelekan masalah kerikil yang menempel pada sela-sela alur ban. Padahal, kerikil yang menempel tersebut dapat menjadi masalah serius dan merugikan pemilik mobil.

Bahkan, kerikil yang menyelinap di alur ban bisa mendatangkan petaka dan memicu kecelakaan besar, apabila dibiarkan tidak diambil. Memang tidak secara langsung, akan tetapi untuk jangka panjang dapat menyebabkan awal pembuat masalah pada ban.

Menurut On Vehicle Test PT. Gajah Tunggal Tbk, Zulpata Zainal, kerikil kecil yang menempel lama di alur ban bisa merusak struktur lapisan material ban.

"Jumlahnya biasanya lebih dari satu, memang terlihat sepele tapi saat mobil bergerak di mana ada perputaran roda, batu tersebut bisa menekan karet ban secara bertubi-tubi selama perjalanan. Artinya meski kecil tapi lama-lama dapat merusak struktur karet ban," tutur Zulpata.

Zulpata juga mengatakan, sabuk baja pada material ban juga bisa tergores kerikil yang menempel di alur ketika kendaraan dijalankan. 

“Seperti kerikil di pukul-pukul di bagian steel belted-nya, sehingga lapisan coating-nya akan terbuka,” kata Zulpata, dikutip Rabu (01/05/2024).

Selain itu, jika lapisan coating terbuka maka akan mempermudah terjadinya korosi pada bagian tersebut. 

“Kalau sudah terjadi korosi atau karat, lapisan antara steel belt mudah terpisah, singkatnya ini mengakibatkan bagian telapak ban jadi gembung,” kata Zulpata. 

Zulpata menjelaskan, jika sudah menggelembung maka ban tidak bisa digunakan lagi. Bahkan jika sudah ada karat maka akan ada kebocoran saat ban diisi angin.

Sehingga, untuk menghindari hal itu, solusi yang harus dilakukan, periksa ban sebelum mobil dipakai perjalanan. Jika ditemukan kerikil menempel segera ambil atau congkel agar kerikil tidak masuk lebih dalam lagi. jk-04/dsy

Berita Terbaru

Panen Tembakau Masih Berlangsung, Harga Jual Tembus 50 Ribu

Panen Tembakau Masih Berlangsung, Harga Jual Tembus 50 Ribu

Rabu, 16 Sep 2026 15:22 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Petani tembakau di Lamongan bisa tersenyum lebar. Saat panen raya kali ini harga jual tembakau cukup tinggi mencapai Rp 50 ribu…

Berkat Inovasi ‘Besti Pren’, Angka Prevalensi Stunting di Ponorogo Alami Penurunan

Berkat Inovasi ‘Besti Pren’, Angka Prevalensi Stunting di Ponorogo Alami Penurunan

Rabu, 16 Sep 2026 14:42 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 14:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ponorogo mencatat tren positif berkat inovasi ‘Besti Pren’, angka prevalensi stunting di Kab…

Hadapi Cuaca Kering Berdebu, Dinkes Madiun Imbau warga Waspadai ISPA

Hadapi Cuaca Kering Berdebu, Dinkes Madiun Imbau warga Waspadai ISPA

Rabu, 16 Sep 2026 14:35 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 14:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Memasuki puncak musim kemarau berlangsung kering dan berdebu, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana…

Perkuat Identitas Khas Daerah, Pemkot Dorong Perajin Batik Kreasikan Berbagai Ikon Daerah Khas Madiun

Perkuat Identitas Khas Daerah, Pemkot Dorong Perajin Batik Kreasikan Berbagai Ikon Daerah Khas Madiun

Rabu, 16 Sep 2026 14:27 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 14:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Melalui Pelatihan Peningkatan Daya Saing Motif Khas Daerah yang digelar Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah…

Lewat Layanan Pesankeling, DKPP Kota Madiun Peduli Kesejahteraan Hewan di Tingkat Kelurahan

Lewat Layanan Pesankeling, DKPP Kota Madiun Peduli Kesejahteraan Hewan di Tingkat Kelurahan

Rabu, 16 Sep 2026 14:07 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 14:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai salah satu upaya dalam mewujudkan hewan sehat dan masyarakat yang lebih peduli terhadap kesejahteraan hewan, Dinas Ketahanan…

Panen Raya, Produktivitas Padi Truni Lamongan Capai 11,3 Ton per Hektare

Panen Raya, Produktivitas Padi Truni Lamongan Capai 11,3 Ton per Hektare

Rabu, 16 Sep 2026 13:48 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 13:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Momentum panen raya, produktivitas padi di Desa Truni, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, pada panen musim tanam…