Ratusan Buruh Sudah Padati Frontage Ahmad Yani, Siap Menuju Kantor Gubernur Jatim

author Lailatul Nur Aini

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ratusan rombongan buruh sudah berkumpul di Jalan Ahmad Yani Surabaya, diantaranya FSPKEP, Garda Metal, SPSI hingga Sabarmusi, Rabu (01/05/2024).
Ratusan rombongan buruh sudah berkumpul di Jalan Ahmad Yani Surabaya, diantaranya FSPKEP, Garda Metal, SPSI hingga Sabarmusi, Rabu (01/05/2024).

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Lebih dari ratusan rombongan buruh sudah berkumpul di Jalan Ahmad Yani Surabaya, sebelum nantinya akan melakukan aksi damai di depan kantor Gubernur Jawa Timur di Jalan Pahlawan Surabaya, Rabu (01/05/2024).

Dari pantauan buruh yang sudah berkumpul sejak pagi ini, sisi jalan sebelah kanan Frontage Jalan A.Yani, diantaranya FSPKEP, Garda Metal, SPSI hingga Sabarmusi.

Wakil Sekretaris DPW Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), Nuruddin Hidayat mengatakan, aksi ini berkumpul di area sekitar Bundaran Waru, Cito Of Tomorrow (Cito) serta sisi kanan jalan frontage Jalan A.Yani Surabaya mulai pukul 12.00 WIB.

Kemudian massa tersebut nantinya akan berangkat menuju Kantor Gubernur Jatim sekitar pukul 14.00 WIB. Namun, mulai pukul 09.00 WIB ratusan buruh sudah mulai berkumpul menunggu massa yang dari luar kota. 

Adapun rute jalan yang dilewati massa aksi meliputi Jl. Ahmad Yani – Jl. Darmo – Jl. Basuki Rahmat – Jl. Embong Malang – Jl. Baluran – Jl. Bubutan – Jl. Kebon Rojo – dan terakhir Jl. Pahlawan.

Diketahui, sekitar lebih dari 20 ribu buruh dari berbagai daerah di Jawa Timur ikut dalam peringatan hari buruh kali ini. Menurut Nuruddin, aksi kali ini, ada beberapa hal yang akan disuarakan. 

Pertama, terkait pencabutan Undang-Undang (Omnibus Law) Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja Menjadi Undang-Undang.

Kemudian menolak upah murah karena dinilai rendah oleh buruh, meminta penghapusan outsourcing, serta mewujudkan perda tentang sistem jaminan pesangon. 

"Perda tentang Sistem Jaminan Pesangon ini merupakan janji politik Gubernur Khofifah dan Ketua DPRD Jatim pada saat tahun pertama beliau menjabat untuk periode 2019-2024.  Tapi sampai akhir masa jabatan Gubernur Khofifah Perda Sistem Jaminan Pesangon ini tidak kunjung terealisasi," tukas Nuruddin, Rabu (01/05/2024).

Sementara itu, salah satu buruh yang tergabung dari SPSI, Rini mengaku berangkat mulai jam 6 pagi tadi bersama rombongan dari Malang. Menggunakan 4 mobil elf, buruh ini berangkat ke Surabaya untuk menyuarakan tuntutannya. 

"Kami dari Malang dan sampai disini jam 09.30 WIB, kami nanti sama sama berangkat ke kantor gubernur Jatim," jelasnya. 

Rini rencananya bersama rombongan lainnya nanti akan berangkat ke kantor Gubernur Jatim pukul 14.00 WIB. "Kami membawa tuntutan kepada pemimpin daerah," pungkasnya. Ain/dsy

Berita Terbaru

Bangun Sinergi Kejar Target PAD Rp 1 Triliun, Bapenda Lamongan dan MGN Mulai Petakan Potensi Pendapatan Daerah

Bangun Sinergi Kejar Target PAD Rp 1 Triliun, Bapenda Lamongan dan MGN Mulai Petakan Potensi Pendapatan Daerah

Jumat, 18 Sep 2026 17:30 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 17:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sinergi semua pihak terus dibangun oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lamongan, agar target Pendapatan Asli Daerah…

Ada Keluhan Beras, Bulog Bojonegoro Respon Cepat Ganti Beras Berkualitas

Ada Keluhan Beras, Bulog Bojonegoro Respon Cepat Ganti Beras Berkualitas

Jumat, 18 Sep 2026 17:26 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Beberapa hari yang lalu, warga di wilayah Tuban mengeluhkan beras Program Bantuan Pangan (Banpang) tidak layak konsumsi, langsung…

Tak Bisa Narik Ojol Usai Kecelakaan, Hasim Dapat Kursi Roda dan Modal Dagang dari Kapolres Gresik

Tak Bisa Narik Ojol Usai Kecelakaan, Hasim Dapat Kursi Roda dan Modal Dagang dari Kapolres Gresik

Jumat, 18 Sep 2026 13:28 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Hampir sebulan setelah mengalami kecelakaan lalu lintas, Hasim (54), pengemudi ojek online (ojol) asal Gresik, belum bisa kembali m…

Pria Paruh Baya Dilaporkan ke Polres Blitar Kota Usai Curi Uang Istri Anggota DPR RI

Pria Paruh Baya Dilaporkan ke Polres Blitar Kota Usai Curi Uang Istri Anggota DPR RI

Jumat, 18 Sep 2026 13:18 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - AS pria berusia 59 warga Jajan Sudanco Supriadi, Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, kini harus meringkuk dalam…

Jargas 7.363 Sambungan di Menganti Rampung, Tinggal Menunggu Gas Mengalir

Jargas 7.363 Sambungan di Menganti Rampung, Tinggal Menunggu Gas Mengalir

Jumat, 18 Sep 2026 13:16 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Warga Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, segera menikmati layanan jaringan gas bumi (Jargas) rumah tangga. Pembangunan i…

Tetapkan Lima Tersangka, Kejati Jatim Ungkap Dugaan Penyimpangan KUR BNI Jember

Tetapkan Lima Tersangka, Kejati Jatim Ungkap Dugaan Penyimpangan KUR BNI Jember

Jumat, 18 Sep 2026 13:05 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:05 WIB

SurabayaPagi, Jember — Pengusutan dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro di Jember terus berkembang. Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati J…