Tak Pasang Baliho Laporan Realisasi APBDes, Anggaran Desa Kedensari Diduga Jadi Bancakan

author Juma'in Koresponden Sidoarjo

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kantor desa Kedensari, Kecamatan Tanggulangin.
Kantor desa Kedensari, Kecamatan Tanggulangin.

i

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Pelaksanaan pengelolaan anggaran Desa Kedensari, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo diduga tidak transparan. Buktinya hingga saat ini pemdes setempat belum juga memasang baliho infografis laporan realisasi penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tahun 2023, dan baliho infografis APBDes 2024. 

Bahkan terdapat sejumlah kegiatan yang bersumber anggaran dari uang rakyat tersebut tanpa dilengkapi pemasangan papan informasi proyek, diantaranya, pembangunan jembatan di sawah Dusun Wates, pembangunan  plengsengan di sawah Dusun Nggodog dan pembangunan cerobong asap di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) RT 06 RW 01, padahal papan proyek wajib dipasang agar asas transparansi anggaran bisa diketahui masyarakat.

Menanggapi hal ini, ketua  Pemuda Lumbung Informasi Rakyat (Pemuda LIRA) Sidoarjo, Fahmi Rosyidi, meminta agar berbagai program pembangunan yang bersumber anggaran dari uang rakyat dilaksanakan dengan transparan dan akuntabilitas yang tinggi.

Menurutnya, transparansi dalam pelaksanaan program dan proyek yang pembiayaannya dari uang rakyat akan membuka ruang bagi keterlibatan berbagai elemen masyarakat dalam melakukan pengawasan.

Pengawasan ini sangat penting untuk mencegah terjadinya korupsi dan penyalahgunaan dana pembangunan yang dapat merugikan pemerintah maupun masyarakat.

“Intinya setiap proyek yang menggunakan uang rakyat, wajib hukumnya di pasang papan informasi proyek,” kata Fahmi Rosyidi, kepada Surabaya Pagi, Rabu  (1/5/2024).

Fahmi menerangkan bahwa, papan proyek yang  berisikan informasi sumber anggaran, besaran anggaran, berapa lama pekerjaan, lokasi proyek, pekerjanya siapa termasuk pengawas dan hal lainnya, wajib ada mulai dari awal sampai proyek selesai.

"Sehingga masyarakat bisa ikut memantau dan mengawasi secara  langsung pelaksanaan APBDes yang dilakukan oleh Pemdes," terangnya.

Dia juga mengimbau kepada pihak Pemdes Kedensari agar segera memasang baliho laporan realisasi APBDes 2023 dan APBDes 2024, lantaran pemasangan baliho laporan realisasi APBDes dan APBDes adalah sebagai bentuk kejujuran dan transparansi pengelolaan keuangan yang dilakukan Pemdes kepada publik. Hal tersebut tertuang pada  Peraturan Menteri Dalam Negeri  Republik Indonesia (Permendagri - RI) Nomor 20 Tahun 2018 Tentang Pengelolaan Keuangan Desa dan UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP). 

"Kalau baliho laporan realisasi dan APBDes  masih juga belum juga dipasang. Ya patut diduga jika anggaran desa dijadikan bancakan oleh oknum-oknum yang tak bertanggungjawab," ungkapnya.

Berdasarkan data yang dihimpun Surabaya Pagi,  pendapatan transfer yang diterima oleh Pemdes Kedensari pada tahun 2023 adalah sebesar Rp 2,5 miliar, dengan rincian, Bantuan Keuangan (BK) Rp 640 juta, Alokasi Dana Desa Rp 487 juta, Bagi Hasil Rp 46 juta, Dana Desa Rp 1 miliar, Bagi Hasil Pajak Daerah Rp 421 juta dan Bagi Hasil Retribusi Daerah Rp 14 juta. 

Terkait hal ini, hingga berita ini ditayangkan, Kades Kedensari, Mustakim, saat dikonfirmasi Surabaya Pagi, Rabu (1/5/2024) melalui WhatsApp tidak membalas pertanyaan. Berkali-kali dihubungi via WhastsAppnya, juga tidak diangkat. jum

Berita Terbaru

Perkuat Peran LKK, Pemkot Probolinggo Ajak Warga Kelola Sampah Rumah

Perkuat Peran LKK, Pemkot Probolinggo Ajak Warga Kelola Sampah Rumah

Rabu, 15 Jul 2026 11:46 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Sebagai mitra strategis dalam pembangunan berbasis masyarakat untuk mengajak warga mengelola sampah di rumah, Pemerintah Kota…

Antisipasi Kasus HIV/AIDS, KPA Tulungagung Sasar Ribuan Siswa Baru Edukasi Dini

Antisipasi Kasus HIV/AIDS, KPA Tulungagung Sasar Ribuan Siswa Baru Edukasi Dini

Rabu, 15 Jul 2026 11:29 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 11:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Selama pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027, Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten…

Wujudkan Pertanian Ramah Lingkungan, Pemkab Magetan Kembangkan Pupuk Organik

Wujudkan Pertanian Ramah Lingkungan, Pemkab Magetan Kembangkan Pupuk Organik

Rabu, 15 Jul 2026 11:21 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 11:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Guna mewujudkan pertanian ramah lingkungan berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan, terus mengupayakan pengembangan…

Musim Kemarau, Pemkab Sidoarjo Optimalkan Normalisasi Sungai dan Irigasi

Musim Kemarau, Pemkab Sidoarjo Optimalkan Normalisasi Sungai dan Irigasi

Rabu, 15 Jul 2026 10:54 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 10:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sebagai upaya mengantisipasi musim kemarau, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo mengoptimalkan normalisasi sungai dan…

Ketua MPR RI - Ketua MA, Ketemu Bahas Independensi Hakim

Ketua MPR RI - Ketua MA, Ketemu Bahas Independensi Hakim

Rabu, 15 Jul 2026 10:53 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 10:53 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua MPR RI Ahmad Muzani memimpin silaturahmi ke Mahkamah Agung (MA) RI. Muzani mengingatkan agar MA terus menjaga independensi kehakiman…

Mantan Wakil Kepala BGN Ngaplo, LPSK Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Mantan Wakil Kepala BGN Ngaplo, LPSK Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 15 Jul 2026 10:51 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 10:51 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya, ngaplo. Wakil Ketua LPSK Susilaningtias menyebut permohonan yang diajukan Sony…