Tuntut Hak Pesangon, Buruh Sempat Blokade Pintu Masuk Tunjungan Plaza di Jalan Basuki Rahmat

author Lailatul Nur Aini

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Dalam rangkaian hari Buruh Internasional (May Day) 2024, ratusan buruh yang tergabung pada Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), menuntut hak pesangon PT Duta Cipta Pak Perkasa yang belum memenuhi kreditur upah buruh.

Masalah yang belum mencapai titik temu ini membuat ratusan buruh tersebut memblokade depan jalan Tunjungan Plaza, Basuki Rahmat Surabaya. Setelah nantinya, berlanjut menuju kantor Gubernur Jawa Timur di Jalan Pahlawan Surabaya.

Wakil Sekretaris DPW Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), Nuruddin Hidayat menyampaikan bahwa aset perusahaan milik PT. Duta Cipta Pakarperkasa, sebelumnya diketahui telah terjual kepada pihak pembeli melalui perantara Pengadilan Negeri Surabaya, menyusul perusahaan yang bergerak di bidang kontruksi tersebut telah dinyatakan pailit.

"Para pekerja menuntut kepada kurator sebagai perwakilan dari pihak Pengadilan Negri, agar melakukan pembagian hasil penjualan aset secara adil," kata Nuruddin, saat dikonfirmasi Surabaya Pagi, Rabu, (1/5/2024).

Lanjut Nuruddin, pembagian tersebut sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan dalam Putusan Mahkamah Konstitusi No. 67/PUU-XI/2013 serta Perjanjian Bersama antara kedua belah pihak pada tanggal 7 September 2023.

Nuruddin menambahkan berdasarkan putusan MK No. 67/2013, dalam kasus Pailit pembagian/pembayaran kreditur, seharusnya upah buruh yg harus didahulukan.

"Aset pailit sudah laku terjual sebesar Rp90 Milyar. Tapi dalam pembagiannya mereka tidak adil. Buruh hanya diberi Rp 4,6 Milyar dibagi 532 orang rata2 hanya dapat Rp 8,6 juta dari total tagihan upah buruh sebesar Rp200 juta," jelasnya.

Selain itu, para pekerja juga menuntut pihak bank memenuhi janji yang pernah dijanjikan terkait dengan upah kerja yang belum dibayarkan, dan mencurigai Bank Mandiri.

"Kami mencurigai Bank Mandiri dan Kurator berkerja sama untuk berbuat curang dalam melakukan penetapan pembagian dengan mengabaikan Putusan MK tersebut," pungkasnya.Ain

Berita Terbaru

Upayakan Pemulihan Jembatan Junjung, Pemkab Tulungagung Anggarkan Rp7,2 Miliar

Upayakan Pemulihan Jembatan Junjung, Pemkab Tulungagung Anggarkan Rp7,2 Miliar

Minggu, 12 Apr 2026 12:39 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 12:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Menindaklanjuti kondisi Jembatan Junjung yang patah sejak Desember 2024, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, telah…

Ada Anggota Keluarga Pakai Narkoba? Bantuan dari Pemkot Mojokerto Bisa Dicabut

Ada Anggota Keluarga Pakai Narkoba? Bantuan dari Pemkot Mojokerto Bisa Dicabut

Minggu, 12 Apr 2026 12:35 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 12:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto menunjukkan sikap tegas dalam memerangi penyalahgunaan narkoba. Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari,…

Jelang Mojotirto 2026, Ning Ita Pimpin Korve di Taman Bahari Majapahit

Jelang Mojotirto 2026, Ning Ita Pimpin Korve di Taman Bahari Majapahit

Minggu, 12 Apr 2026 12:32 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 12:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Menjelang perhelatan Mojotirto 2026, Taman Bahari Majapahit (TBM) menjadi lokasi kerja bakti (korve) yang dipimpin langsung Wali…

Pastikan Transaksi Aman dan Sesuai, Disdag Kota Madiun Tera Ulang Timbangan Pedagang di Pasar Sleko

Pastikan Transaksi Aman dan Sesuai, Disdag Kota Madiun Tera Ulang Timbangan Pedagang di Pasar Sleko

Minggu, 12 Apr 2026 12:25 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 12:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai salah satu upaya memastikan transaksi jual beli berlangsung aman sesuai satuan baku, Petugas Dinas Perdagangan (Disdag) Kota…

Tekan Siswa SD-SMP Rentan Putus Sekolah, Disdikbud Situbondo Lakukan Pendataan Ulang hingga Siapkan Beasiswa Tunai

Tekan Siswa SD-SMP Rentan Putus Sekolah, Disdikbud Situbondo Lakukan Pendataan Ulang hingga Siapkan Beasiswa Tunai

Minggu, 12 Apr 2026 11:46 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Dalam rangka menekan angka siswa SD dan SMP siswa yang rentan putus sekolah, kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo melalui…

Pedagang di Sidoarjo Meringis, Mayoritas Lapak di Kawasan Popoh Diisi luar Daerah

Pedagang di Sidoarjo Meringis, Mayoritas Lapak di Kawasan Popoh Diisi luar Daerah

Minggu, 12 Apr 2026 11:19 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 11:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Baru-baru ini, para pedagang di di kawasan Desa Popoh, Kecamatan Wonoayu, tepatnya di area Jalan Perumahan TAS 3 meringis dan tak…