Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Pemdes Kedung Wonokerto Bangun Poskesdes

author Juma'in Koresponden Sidoarjo

- Pewarta

Senin, 06 Mei 2024 17:19 WIB

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Pemdes Kedung Wonokerto Bangun Poskesdes

i

Pembangunan gedung Poskesdes, Desa Kedung Wonokerto, Kecamatan Prambon. SP/JUM

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Pelayanan kesehatan menjadi program prioritas di Desa Kedung Wonokerto, Kecamatan Prambon, Sidoarjo. Hal ini terlihat dari upaya Pemerintah Desa (Pemdes) setempat untuk mewujudkan tempat pelayanan kesehatan yang memadai, yakni Pos Kesehatan Desa (Poskesdes).

Bila polindes hanya menggunakan satu ruangan. Namun Poskesdes yang saat ini sedang dibangun tersebut memiliki dua lantai dan beberapa ruangan untuk masing-masing kebutuhan, yaitu ruang pemeriksaan, ruang rawat, dan penyimpanan obat. Pengelola Poskesdes adalah bidan desa

Baca Juga: Tanpa Papan Nama, Pembenahan Gedung DPRD Harus Berkualitas

Selain menjadi tempat pemeriksaan, nantinya beberapa kegiatan juga akan dilakukan di Poskesdes tersebut. Terutama pelayanan Posyandu balita maupun lansia. 

"Semoga dengan dibangunya gedung Posyandu ini, nantinya warga bisa mengakses pelayanan kesehatan 24 jam," terang Karmidi, Kepala Desa Kedung Wonokerto, saat ditemui Surabaya Pagi di kantornya, Senin (6/5/2024)

Baca Juga: Plt Bupati Sidoarjo Siap Terima Kritik Membangun

Menurut Karmidi, pembangunan Poskesdes  tersebut dilaksanakan dua tahapan. Bangunan dengan diameter panjang 11 meter dan lebar 10 meter itu dilaksanakan sejak tahun 2023 lalu. Sedangkan alokasi anggaran untuk tahun 2023 sebesar Rp 258 juta dan untuk tahun 2024 sebesar Rp 195 juta.

"Gedung Posyandu itu  dibangun bertahap. Tahap pertama tahun 2023 dan tahap kedua ya tahun sekarang ini mas," ucapnya.

Baca Juga: Kegiatan Sosialisasi TMMD Ke-120, Menjaga Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Perda 10/2013

Selain membangun gedung Poskesdes, di tahun 2023 lalu Pemdes Kedung Wonokerto juga melaksanakan berbagai kegiatan, diantaranya, pembangunan saluran air di RT. 08 RW. 03 dengan anggaran sebesar Rp.188 juta dan  pengurukan lahan pariwisata dengan anggaran sebesar Rp.108 juta. 

"Sumber anggarannya dari dana desa 2023. Untuk dana BK kita realisasikan pada bangunan jalan paving," pungkasnya. jum

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU