Libur Panjang, Wisatawan Gunung Bromo Membludak Capai 8.525 Orang

author surabayapagi.com

- Pewarta

Minggu, 12 Mei 2024 12:53 WIB

Libur Panjang, Wisatawan Gunung Bromo Membludak Capai 8.525 Orang

i

Para wisatawan tengah menikmati suasana sore hari di Gunung Bromo, Kota Malang, Jawa Timur. SP/ MLG

SURABAYAPAGI.com, Malang - Masa libur panjang peringatan Kenaikan Yesus Kristus dimanfaatkan sebagian besar orang untuk mengunjungi wisata Gunung Bromo, Jawa Timur. Sehingga di momen tersebut mengakibatkan jumlah kunjungan di kawasan tersebut membludak.

Diketahui berdasarkan data Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan ke Gunung Bromo, Jawa Timur, mencapai 8.525 orang.

Baca Juga: Selama Libur Waisak, Kunjungan Gunung Bromo Capai 6.242 Wisatawan

“Pada masa libur panjang kali ini, kunjungan tertinggi pada 9 Mei 2024, mencapai 3.822 wisatawan,” kata Hendra Ketua Tim Data Evaluasi Kehumasan Balai Besar TNBTS, di Kota Malang, Jawa Timur, Minggu (12/05/2024).

Bahkan, jumlah kunjungan di kawasan Gunung Bromo mengalami lonjakan pada 9 Mei 2024, dengan jumlah pengunjung lebih dari 3.000 orang. Sementara pada 10 Mei 2024, lanjutnya, jumlah kunjungan wisatawan tidak setinggi hari sebelumnya, yakni sebanyak 2.604 orang terdiri dari 2.564 wisatawan nusantara dan 40 wisatawan mancanegara.

“Sementara pada 11 Mei 2024, jumlah kunjungan sebanyak 2.099 orang, dengan rincian 120 wisatawan mancanegara dan 1.979 wisatawan nusantara,” katanya.

Lebih lanjut, menurut Hendra, dengan adanya lonjakan wisatawan yang berkunjung ke kawasan Gunung Bromo khususnya pada 9 Mei 2024 tersebut, Balai Besar TNBTS menambah jumlah kuota kunjungan wisatawan yang dalam kondisi normal ditetapkan sebanyak 2.752 orang per hari.

Penambahan kuota kunjungan wisatawan tersebut, lanjutnya, dilakukan pada jam tertentu setelah ada wisatawan yang keluar dari kawasan taman nasional. Skema tersebut, sudah diterapkan Balai Besar TNBTS pada masa libur Lebaran beberapa waktu lalu.

Baca Juga: TNBTS Siapkan Penambahan Kuota Kunjungan Wisata ke bromo

“Penambahan kuota diberlakukan pada jam tertentu, setelah pengunjung berangsur turun dari kawasan. Saat pengunjung berangsur turun tersebut, baru kuota akan ditambah,” katanya.

Penambahan kuota jumlah kunjungan wisatawan tersebut, dilakukan secara situasional dan tergantung jumlah calon pengunjung yang akan memasuki kawasan taman nasional. Jika kuota masih memenuhi, tidak ada penambahan jumlah kuota per hari.

“Untuk sementara, situasional saja. Selama kuota mencukupi, tidak ada penambahan,” katanya.

Baca Juga: Wisata Gunung Bromo Ditutup untuk Pembersihan

Tercatat, sebelumnya pada 2023 jumlah kunjungan wisatawan di Gunung Bromo mencapai 368.507 orang, terdiri dari dari 355.297 wisatawan nusantara dan 13.210 wisatawan mancanegara. Kunjungan itu, juga memberikan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) senilai Rp 14,70 miliar.

Sementara itu, tak lupa, bagi pengunjung kawasan taman nasional, diimbau untuk mengikuti peraturan yang berlaku seperti dilarang memetik dan mengambil tumbuhan, dilarang membawa narkoba dan barang berbahaya lainnya seperti petasan, bahan peledak, kembang api, smoke bomb, dan flare.

Selain itu, pengunjung juga diharapkan membawa wadah khusus sampah dan tidak membuang sampah secara sembarangan di area konservasi. Hal tersebut bertujuan agar kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru tetap lestari. mlg-01/dsy

Editor : Desy Ayu

BERITA TERBARU