Wabup Gresik Raih Gelar Doktor Unesa dengan Nilai Sangat Memuaskan

author M. Aidid Koresponden Gresik

- Pewarta

Selasa, 14 Mei 2024 19:38 WIB

Wabup Gresik Raih Gelar Doktor Unesa dengan Nilai Sangat Memuaskan

i

Wabup Aminatun Habibah bersama didampingi Bupati Gresik dan para guru besar penguji usai mengikuti ujian disertasi doktoral pada Fakultas Teknologi Pendidikan Unesa Surabaya. SP/Grs.

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah meraih gelar doktor program studi teknologi pendidikan Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Hal ini didapat setelah Wabup menjalani ujian terbuka di hadapan promotor dan penguji Unesa, Selasa (14/05). Hasilnya, Wakil Bupati Aminatun Habibah dinyatakan lulus dengan IPK 3.97 atau dengan predikat sangat memuaskan.

Pada disertasi yang diujikan secara terbuka, Bu Min begitu Wabup akrab disapa, mengambil judul "Pengembangan Model Pembelajaran Amlaba Dalam Meningkatkan Kemandirian dan Hasil Belajar Membaca Alquran Bagi Penyandang Disabilitas Tuna Rungu".

Baca Juga: Wabup Gresik Buka Festival Tumpeng Nasi Krawu KWG ke-2

Dalam disertasinya, Bu Min melakukan penelitian di UPT Resource Center Gresik. Lokasi ini diambil lantaran UPT Resource Center Gresik merupakan salah satu TPA yang mengajarkan membaca Alquran pada penyandang tuna rungu di Kabupaten Gresik.

"Melalui penelitian ini, kita ingin agar anak-anak kita yang berkebutuhan khusus bisa membaca Alquran dengan baik dan lancar dengan menggunakan metode Amlaba. Dengan metode ini, anak-anak kita bisa dengan mandiri belajar Alquran dan tujuan akhirnya adalah meningkatnya hasil pembelajaran Alquran bagi anak-anak. Ini penting karena pada dasarnya belajar adalah hak bagi semua orang," ungkap Bu Min.

Penelitian yang dimulai sejak bulan Februari 2022 ini menghasilkan pengembangan model pembelajaran metode Amlaba yang berguna meningkatkan kemandirian membaca Alquran bagi penyandang tuna rungu.

Baca Juga: Wabup Gresik Apresiasi PT Smelting Revitalisasi Sarana Wall Climbing

"Hasil final dalam pengembangan model Amlaba dalam pembelajaran membaca Alquran anak tuna rungu yaitu dengan kategori 'sangat efektif' baik dari kualitas isi dan tujuan pembelajaran, kualitas instruksional, dan kualitas teknik model pembelajarannya. Mudah-mudahan ini bisa membantu para orang tua dan guru," terangnya.

Keberhasilan Bu Min ini tentu saja mendapatkan banyak apresiasi dari berbagai pihak. Terlihat Bupati Fandi Akhmad Yani bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Achmad Washil, bersama jajaran kepala OPD dan camat hadir untuk memberikan dukungan.

Baca Juga: Dispendik Gresik Minta Sekolah Gelorakan Perpustakaan Digital

"Selamat dan sukses untuk Ibu Wakil Bupati. Beliau menjadi keteladanan bagi kita semua, meskipun beliau wakil bupati tetapi beliau mampu menuntaskan pendidikan S3. Harapannya, hasil penelitian bu Wabup ini bisa ditindaklanjuti bersama perbup terkait baca tulis Alquran sehingga dalam penerapannya bisa membantu pembelajaran bagi anak-anak kita," tegas Bupati Yani.

Lebih lanjut, Bupati Yani juga mendorong jajarannya untuk mengikuti teladan Bu Min dalam mengupgrade ilmu. Ini lantaran dari persentase jumlah penduduk, persentase mereka yang meraih gelar S2 dan S3 jauh jumlahnya sangat kecil.

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU