3 Pengedar Narkoba Ditangkap saat Transaksi di Terminal Kertajaya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Tim Satnarkoba Polres Mojokerto meringkus tiga pengedar narkoba dengan barang bukti 14 poket sabu-sabu seberat 186,37 gram. Ketiga tersangka ditangkap saat akan transaksi narkoba di sekitar Terminal Kertajaya.

Dua tersangka SS (48) asal Kecamatan Taman Sidoarjo dan RWA warga Krian, Sidoarjo adalah residivis kasus narkoba. Sedangkan, tersangka CY (26) berperan sebagai kurir narkoba asal Waru Kabupaten Sidoarjo.

"Dari ketiga pelaku, total barang bukti narkoba berupa sabu-sabu seberat 186,37 gram dan 50 ribu butir pil Double L," ucap Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Daniel S. Marunduri, Rabu (15/5/2024).

Dikatakan AKBP Daniel, Polisi menangkap tersangka SS di Terminal Kertajaya dan diamankan dua poket sabu-sabu seberat 5,86 gram. Dari hasil pengembangan, petugas mengamankan tersangka RWA yang berperan sebagai kurir narkoba.

"Hasil pengembangan dari awal penangkapan dua pelaku, kita tangkap pelaku CY ditemukan seluruh barang bukti tersebut," jelasnya.

Menurut dia, ketiga tersangka menjalankan bisnis haram ini sudah 6 bulan hingga satu tahun di wilayah Mojokerto Raya.

"Dari pengakuan pelaku mengedarkan narkoba dengan cara ranjau di wilayah Mojokerto. Pelaku berkomunikasi melalui media sosial Facebook," bebernya.

Dari hasil penyidikan ketiga tersangka mendapat keuntungan dari setiap transaksi sabu-sabu, kurang lebih sekitar Rp.120 ribu hingga Rp.400 ribu per gram. Bahkan, tersangka dalam sekali peredaran narkoba dengan sistem ranjau mendapat keuntungan hingga Rp 3 juta.

"Estimasi pelaku mengedarkan narkoba total sekitar Rp.200 juta. Kita akan terus mengembangkan, untuk menangkap jaringan pengedar narkoba di Mojokerto," pungkasnya.

Ketiga tersangka dijerat Pasal 114 Ayat (1), Sub Pasal 112 Ayat (1)  Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. Mj-01/ham

Berita Terbaru

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

SURABAYAPAG.com, Surabaya - Universitas Airlangga sedang menggelar event AICECS, Airlangga International Cultural Environmental Community Service sebagai wadah…

45 Lapak PKL di Telaga Ngebel Ponorogo Terancam Dibongkar, Pedagang Keluhkan Minim Sosialisasi

45 Lapak PKL di Telaga Ngebel Ponorogo Terancam Dibongkar, Pedagang Keluhkan Minim Sosialisasi

Jumat, 30 Okt 2026 13:17 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Sebanyak 45 tempat usaha milik pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Telaga Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, terancam d…

Pegiat Lingkungan Desak Eksplorasi Geotermal Ngebel Dihentikan, Khawatir Picu Krisis Air

Pegiat Lingkungan Desak Eksplorasi Geotermal Ngebel Dihentikan, Khawatir Picu Krisis Air

Jumat, 30 Okt 2026 13:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Rencana eksplorasi panas bumi atau geotermal di Dukuh Brambang Rt 01 Rw 01 Desa Gondowido Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo, J…

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…