Realisasi Investasi di Madiun per Triwulan Pertama 2024 Belum Capai Target

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Eks pabrik PT Karya Mitra Budisentosa di Pilangkenceng yang telah dilelang dan tahun ini bakal dioperasionalkan oleh perusahaan sepatu baru. SP/ MDN
Eks pabrik PT Karya Mitra Budisentosa di Pilangkenceng yang telah dilelang dan tahun ini bakal dioperasionalkan oleh perusahaan sepatu baru. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Target realisasi investasi pada triwulan pertama tahun 2024 di Kabupaten Madiun belum mencapai target yang ditetapkan, yakni dari target Rp 550 miliar per triwulan, baru mencapai Rp 277 miliar yang terealisasi.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Madiun, Arik Krisdiananto tidak menampik jika capaian realisasi investasi pada triwulan pertama tahun ini belum maksimal. 

Menurutnya, ada sejumlah faktor yang menjadi penyebabnya. Salah satunya masih banyaknya pelaku usaha yang belum melaksanakan pelaporan ke laporan kegiatan penanaman modal (LKPM).

“Ini realisasi baru setengah dari target per triwulan, baru sekitar Rp 277 miliar dari target per triwulan sejumlah Rp 550 miliar,” paparnya, Kamis (16/05/2024).

Padahal target investasi di Kabupaten Madiun tahun 2024 sebesar Rp 2,2 triliun. Angka ini naik dua kali lipat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang hanya Rp 1,1 triliun. Meskipun belum mencapai target, Pemkab Madiun tetap optimis bahwa target investasi Rp 2,2 triliun dapat tercapai. 

“Realisasi investasi pada tahun 2022 dan 2023 mencapai Rp 1,823 triliun dan Rp 1,825 triliun, atau naik Rp 4 miliar,” jelas Arik.

Pihaknya akan terus tancap gas mengejar ketertinggalan di triwulan pertama. Berbagai upaya dilakukan untuk mendorong pelaku usaha, baik dari industri besar maupun usaha mikro menengah, untuk segera melaporkan usaha mereka ke Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM). Salah satunya dengan gencar melakukan sosialisasi dan edukasi kepada pelaku usaha tentang pentingnya melaporkan LKPM.

“Lonjakan realisasi investasi trennya akan terjadi pada triwulan kedua dan ketiga. Ada faktor pelaku usaha diberi empat periode untuk melaporkan usahanya per tahun, jadi biasanya mereka di awal ini belum lapor. Tapi menunggu di pertengahan atau jelang akhir tahun nanti,” pungkasnya.

Selain itu, DPMPTSP Kabupaten Madiun juga telah melakukan beberapa upaya untuk menarik minat investor ke daerahnya, antara lain: mempermudah proses perizinan usaha, memberikan insentif pajak, membangun infrastruktur yang memadai dan meningkatkan promosi daerah

Upaya-upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya saing Kabupaten Madiun dan menarik lebih banyak investor untuk berinvestasi di daerahnya. 

Sebagai informasi, untuk realisasi investasi pada triwulan pertama didominasi oleh sektor industri besar, seperti PT Charoen Pokphand Indonesia di Kecamatan Pilangkenceng, PT Global Way, dan beberapa perusahaan besar lainnya. Rata-rata perusahaan melaporkan aset-aset barunya. Mulai pengadaan aset atau pembelian mesin yang cukup besar. mdn-01/dsy

Berita Terbaru

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

  SURABAYA PAGI. com, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Malang menggelar Pekan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan Tahun 2026 untuk pekerja di P…

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Chester Jevelin Thaniago dan suaminya, Soecindro Halim terseret kasus dugaan eksploitasi anak. Salah satu pelapor dalam kasus arisan…

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sebagai salah satu pelaku industri perbankan terus berusaha untuk memberikan…

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

SURABAYAPAGI.Com, Blitar- Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun peringati Hari Sumpah Pemuda dengan gelar aksi sosialisasi keselamatan…

Kejar-kejaran 48 Jam Pasca Tabrak Lansia, Sopir Pickup Berhasil Dibekuk Satlantas Polres Blitar Kota

Kejar-kejaran 48 Jam Pasca Tabrak Lansia, Sopir Pickup Berhasil Dibekuk Satlantas Polres Blitar Kota

Jumat, 30 Okt 2026 15:45 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…