Seleksi Anggota PPK oleh KPU Gresik Ditengarai Ada Permainan Uang

author M. Aidid Koresponden Gresik

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gresik di Jalan dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik. SP/Grs
Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gresik di Jalan dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik. SP/Grs

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Aroma tidak sedap menyeruak paska pelantikan Panitia Pemilih Kecamatan (PPK) se-Kabupaten Gresik terpilih, muncul isu dugaan ketidak-beresan proses seleksi yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gresik. Sejumlah peserta tes seleksi PPK mengaku hanya menjadi peserta tes formalitas karena yang lolos justru peserta yang nilainya paling rendah.

“Mungkin (tes tulis) hanya formalitas saja. Saya menduga ada peserta tes yang istimewa karena meskipun nilainya jeblok justru lolos. Karena dari awal tes sudah tidak fair. Hasil tes tidak diumumkan secara terbuka,” ungkap salah satu peserta asal Kecamatan Cerme berinisial M saat dikonfirmasi, Kamis (16/5/24).

Mereka mengaku kaget dengan lolosnya peserta nomer urut 3 dari bawah dengan nilai 39. Padahal ada nilai tertinggi sebesar 52 yang mestinya layak lolos menjadi PPK. Sedangkan wawancara nampaknya menjadi alibi agar seolah-olah tes tidak penting dan hanya sebagai formalitas belaka.

“Jika ini (wawancara) menjadi tolok ukur, justru bukti ketidaktransparanan penyelenggara sangat terang benderang. Ini akan berakibat kepada bobroknya kontestasi pemilukada mendatang. Karena PPK adalah ujung tombak pemilukada. Sedangkan yang terpilih tidak berkwalitas secara SDM,” imbuhnya.

M berpendapat, jika rekrutmen PPK tidak fair, maka Pilkada tidak akan berlangsung sebagaimana pemilu yang jurdil. PPK adalah etalase pemilukada, tetapi seleksinya tidak mencerminkan keterbukaan dan kejujuran. 

“PPK adalah wajah kwalitas pemilu. Karena PPK ini pula yang akan sering berhadapan dengan pemilih di bawah,” ungkapnya.

Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kabupaten Gresik Nurul Yatim mengaku mendengar isu dugaan suap soal penerimaan anggota PPK. Tetapi dirinya tidak memiliki bukti atas dugaan tersebut.

“Kami mendengar isu itu. Kalau benar maka ini akan merusak demokrasi. Dan ini yang kita khawatirkan akan menjalar ke seleksi PPS sehingga menjadi mata rantai yang merusak hajatan pemilukada. Sedangkan kami sebagai kepala desa selalu berhadapan sengan masyarakat di bawah,” jelasnya.

Yatim menyayangkan jika ini terjadi maka akan dapat menghambat Pemilukada 2024. Dan menurutnya ini akan berdampak kepada para kepala desa yang juga menjadi ujung tombak pemilu di bawah.

“Kami di desa utama teman-teman kepala desa mendengar isu itu. Jangan sampai nanti isu yang sama akan merembes ke seleksi PPS,” tegasnya.

Dikonfirmasi terpisah Ketua KPU Gresik Ahmad Roni membantah soal isu yang menyebut ada permainan uang pada proses rekrutmen PPK. Bahkan soal hasil tes tulis dan wawancara menurut Roni tidak ada hubunganya.

“Itu (hasil tes) hanya untuk bisa masuk wawancara, tidak ada hubunganya lagi. Tidak benar itu (permainan uang),” jawab Roni

Sebagaimana diketahui KPU Gresik telah memilih dan melantik anggota PPK terpilih sebanyak 90 orang, bertempat di Hotel Aston pada Kamis (16/5). grs

Berita Terbaru

Bank Jatim Fasilitasi 30 UKM Tembus Pasar Global, Raih Kesepakatan Ekspor USD 5,09 Juta di TEI 2026

Bank Jatim Fasilitasi 30 UKM Tembus Pasar Global, Raih Kesepakatan Ekspor USD 5,09 Juta di TEI 2026

Selasa, 20 Okt 2026 16:47 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 16:47 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong pengembangan usaha kecil dan…

Buka Konsultasi Publik, Ning Ita Ajak Masyarakat Awasi Kinerja Pemerintah Daerah

Buka Konsultasi Publik, Ning Ita Ajak Masyarakat Awasi Kinerja Pemerintah Daerah

Selasa, 20 Okt 2026 16:44 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 16:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto melalui Inspektorat menyelenggarakan Konsultasi Publik atas empat draf Peraturan Wali Kota (Perwali) t…

Tim Mabes TNI Verifikasi KDKMP di Wilayah Kabupaten Blitar

Tim Mabes TNI Verifikasi KDKMP di Wilayah Kabupaten Blitar

Selasa, 20 Okt 2026 15:16 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 15:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Rombongan pejabat tinggi dari Markas Besar TNI yang di Komandani Laksamana Muda TNI AL di dampingi  Marsekal Pertama TNI AU Agus …

Sah! Anggota DPRD Jatim Darmawan Sutanto Pimpin Gerindra Ngawi

Sah! Anggota DPRD Jatim Darmawan Sutanto Pimpin Gerindra Ngawi

Selasa, 20 Okt 2026 15:15 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 15:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Partai Gerindra mulai mengincar kekuasaan di Kabupaten Ngawi pada Pemilu 2029. Tak hanya membidik kemenangan legislatif, partai…

Talkshow Mojo City Innovation Expo, Perkuat Semangat Inovasi Berdampak dan Berkelanjutan

Talkshow Mojo City Innovation Expo, Perkuat Semangat Inovasi Berdampak dan Berkelanjutan

Selasa, 20 Okt 2026 15:11 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 15:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Inovasi daerah tidak cukup berhenti pada gagasan, tetapi harus diwujudkan dalam aksi nyata yang memberikan dampak bagi m…

Pemkot Mojokerto Sosialisasikan Draft Juknis Pelaksanaan dan Pengendalian Kegiatan

Pemkot Mojokerto Sosialisasikan Draft Juknis Pelaksanaan dan Pengendalian Kegiatan

Selasa, 20 Okt 2026 15:07 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 15:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Bagian Pengadaan Barang/Jasa menggelar Sosialisasi Draft Peraturan Wali Kota (Perwali) tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan dan…