DKPP Madiun Latih Peternak Buat Pupuk Organik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun memberi pelatihan para peternak setempat untuk membuat pupuk organik dari limbah kotoran atau residu ternak di sekitar lingkungan rumah.

Sub Koordinator Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Kota Madiun Margaretha Dian mengatakan selain mengurangi ketergantungan dari pupuk kimia, pelatihan pupuk dari residu ternak tersebut juga untuk mengurangi polusi udara akibat bau tak sedap.

"Peserta pelatihan adalah para peternak sapi dan kambing. Tujuannya adalah minimal residu yang dihasilkan ternak tidak mengganggu lingkungan dan bisa memiliki nilai tambah," ujarnya, Jumat (17/5).

Pelatihan yang digelar selama beberapa hari tersebut diikuti 180 peserta yang dibagi dalam tiga kelompok pelatihan.

Untuk tenaga latih, DKPP Kota Madiun bekerja sama dengan Balai Besar Pelatihan Peternakan Batu.

Narasumber dari Balai Besar Pelatihan Peternakan Batu Catur Puryanto mengatakan untuk membuat pupuk organik dari limbah ternak caranya sederhana.

"Cukup mudah untuk membuat pupuk dari residu ternak karena modal utamanya ya limbah itu sendiri," katanya.

Hal yang diperlukan untuk membuat pupuk organik dari residu ternak, yakni kotoran ternak, baik sapi maupun kambing, 70 persen, arang sekam 10 persen, kapur pertanian 2-3 persen ditambahkan serbuk gergaji 10 persen dan aktivator bakteri pengurai.

"Selain bisa digunakan sebagai pupuk, kotoran ternak tersebut juga bisa dimanfaatkan sebagai gas alami," tuturnya.

Melalui pelatihan itu, pihaknya berharap, membantu peternak dalam mengurai permasalahan limbah ternak dan menambah nilai pada limbah itu. Md-01/ham

Berita Terbaru

Wakil Panglima TNI Bersama Dirut Agrinas Melihat Langsung Operasional KDKMP di Lamongan

Wakil Panglima TNI Bersama Dirut Agrinas Melihat Langsung Operasional KDKMP di Lamongan

Kamis, 11 Jun 2026 21:33 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 21:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Setelah beberapa Minggu lalu Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah diresmikan operasionalnya oleh Presiden Prabowo…

Sidang Perdana Kasus Korupsi Madiun, Maidi Berdalih CSR bukan Syarat Perizinan   ‎

Sidang Perdana Kasus Korupsi Madiun, Maidi Berdalih CSR bukan Syarat Perizinan  ‎

Kamis, 11 Jun 2026 21:10 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 21:10 WIB

‎ ‎ SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Walikota non aktif Maidi tampil beda dibanding dua terdakwa lainnya dalam sidang perdana kasus dugaan korupsi dana CSR dan fee …

Demo Tolak BBM Naik 

Demo Tolak BBM Naik 

Kamis, 11 Jun 2026 20:15 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Jumat hari ini (12/6), jadwalkan demo tolak BBM naik. Aksi demonstrasi mahasiswa dari BEM UI itu…

BGN Dituntut Kembalikan Rp218,2 Miliar, Nanik S Deyang, Tolak

BGN Dituntut Kembalikan Rp218,2 Miliar, Nanik S Deyang, Tolak

Kamis, 11 Jun 2026 20:08 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Seorang pengusaha asal Sukabumi H Mujazin menuntut pengembalian dana sekitar Rp218,2 miliar yang disetorkan sebagai talangan untuk…

CIMB, Anggap Kepercayaan Investor Asing ke RI Merosot

CIMB, Anggap Kepercayaan Investor Asing ke RI Merosot

Kamis, 11 Jun 2026 20:04 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:04 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bank terbesar kedua di Malaysia, CIMB Group Holdings, menilai ini merupakan waktu yang tepat untuk berinvestasi di Indonesia meski saat ini…

Polres Gresik Perkuat Kolaborasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2026

Polres Gresik Perkuat Kolaborasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2026

Kamis, 11 Jun 2026 18:54 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 18:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Menyambut momentum bulan Muharram atau yang dikenal masyarakat Jawa sebagai bulan Suro, Polres Gresik memperkuat koordinasi bersama b…