Sandra Dewi, Perjanjian Pisah Harta, Sebuah Strategi

author surabayapagi.com

- Pewarta

Jumat, 17 Mei 2024 20:02 WIB

Sandra Dewi, Perjanjian Pisah Harta, Sebuah Strategi

i

Raditya M Khadaffi

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kejagung mengatakan status Sandra Dewi di kasus dugaan korupsi tata niaga timah di wilayah izin usaha pertambangan (IUP) PT Timah tahun 2015-2022 masih sebagai saksi. Kejagung pun buka suara soal peluang Sandra Dewi jadi tersangka. Kejagung juga menyoroti penghasilan Sandra Dewi sebagai artis.

Direktur Penyidikan JAM Pidsus Kejaksaan Agung, Kuntadi memberikan penjelasan terkait pemeriksaan Sandra Dewi bersama dengan 11 saksi lain dan 2 tersangka, salah satunya Helena Lim.

Baca Juga: Pengusutan Scientific Crime Investigation, Ingat Ferdy Sambo

Kejagung juga mendalami soal perjanjian pranikah atau pisah harta antara Sandra Dewi dan Harvey Moeis.

 

***

 

Suami aktris Sandra Dewi, Harvey Moeis, telah menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata niaga komoditas timah wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk tahun 2015-2022.

Kasus dugaan korupsi tata niaga di PT Timah Tbk yang menyeret suami Sandra Dewi, Harvey Moeis disebut-sebut merugikan negara hingga Rp 271 triliun.

Ini hitungan ahli lingkungan dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Bambang Hero Saharjo. Kejagung menyimpulkan kerugian negara akibat kasus penambangan timah ilegal ini mencapai Rp271,069 triliun.

Bisa dibayangkan kalau 271 triliun itu kita bagikan kepada 270 juta rakyat Indonesia, satu orang mendapatkan Rp 1.000.000, secara cuma-cuma.

Makanya, dari rumah suami Sandra Dewi, Kejagung menyita uang senilai Rp 76 miliar, logam mulia, serta sejumlah jam tangan seperti Rolex Chronograph Paul Newman hingga Patek Philippe Nautilus 5980R/001. Semuanya diperoleh dari hasil penggeledahan kediaman Harvey. Selain jet pribadi.

Mengutip Bankrate, harga jet pribadi berkisar US$2 juta (Rp 31 miliar) hingga US$660 juta (Rp 10 triliun).

Harvey juga memiliki rumah mewah senilai Rp 271 miliar di Australia dengan ukuran rumah yang cukup luas dan memiliki fasilitas lengkap mulai dari tempat bermain anak, lapangan basket dan memiliki ruang santai keluarga yang cukup luas.

Harvey juga pecinta supercar dan aneka kendaraan mewah. Meski jarang dipamerkan secara langsung, namun beberapa koleksi mobil mewah hingga pesawat jet Harvey pernah diunggah oleh Sandra Dewi di Insta Story akun Instagram pribadinya Harvey Moeis.

Juga dua buah unit mobil mewah yaitu mobil Mini Cooper S Countryman F 60 berwarna merah dan mobil Rolls Royce berwarna hitam.

Berdasarkan catatan tim riset CNBC Indonesia, barang-barang Harvey itu bukanlah barang-barang murah. Harganya mencapai miliaran rupiah.

Roll-Royce Ghost Extended W Rp23 miliar, Ferrari 488 Pista Rp13 miliar, Mercedes-Benz SLS AMG Rp10 miliar, Bentley Bentayga Rp9,2 miliar, Lexus LX 570 Rp3,5 miliar, Toyota Alphard Rp1 miliar, Mini Cooper Rp900 juta, Jet Pribadi Bombardier Challenger 605 Rp270 miliar.

Selain koleksi kendaraan mewah, Harvey juga diketahui gemar mengoleksi jam tangan mewah dengan harga mulai ratusan juta hingga puluhan miliar. Misalnya, Rolex Chronograph Paul Newman Rp24,8 miliar, Richard Mille RM 35-02 Rafael Nadal Rp2,2 miliar, Patek Philippe Nautilus 5980R/001 Rp2,1 miliar, Patek Philippe Nautilus 5990/1A-001 Rp2 miliar, Audemars Piguet Royal Oak Rp2 miliar, dan Rolex Cosmograph Daytona 116520 Rp400 juta

Sumber kekayaan Harvey berasal dari bisnis pertambangan. Keluarga besar Harvey telah lama bergerak di bisnis batu bara, dengan memiliki sejumlah perusahaan seperti PT Refined Bangka Tin, CV Venus Inti Perkasa, dan lainnya.

Harvey memiliki sejumlah bisnis di sektor tambang batu bara yakni PT Multi Harapan Utama (MHU) di Kalimantan Timur sebagai mantan Presiden Komisaris.

Harvey juga memiliki kepemilikan saham di beberapa perusahaan pertambangan yakni PT Refined Bangka Tin (RBT), CV Venus Inti Perkasa, PT Tinindo Inter Nusa, PT Sariwiguna Bina Sentosa dan PT Stanindo Inti Perkasa.

Dalam situs resmi perusahaan, RBT merupakan salah satu produsen Timah Murni Batangan (Tin Ingot) terbesar di Indonesia. Perusahaan ini menghasilkan Timah Murni Batangan berkualitas tinggi dengan Sn 99,90% sampai 99,99% (di atas standar LME) dan Pb di bawah 300ppm.

Tambang Timah Ilegal ini menurut Kejagung, sebabkan Kerugian Lingkungan.

Bila temuan Kejagung ini bisa dibuktikan di Pengadilan, Sandra Dewi, telah ditiduri pria muda berotak koruptor. Dan Sandra, bisa diduga turut menikmati uang korupsi.

 

***

 

Kejagung mendapat informasi ada perjanjian pranikah antara Sandra Dewi dengan Harvey Moeis.

Pertanyaannya, perjanjian ini dilakukan sebelum pernikahan atau setelah kasus ini terungkap.

Ini bisa dilakukan dalam rangka menutupi peristiwa pidana ini. Kejagung perlu klarifikasi.

 

***

 

Perjanjian Pra Nikah diatur dalam Pasal 29 ayat 1 UU No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.

Pasal ini menyatakan

"Pada waktu atau sebelum perkawinan dilangsungkan, kedua belah pihak atas persetujuan bersama dapat mengajukan perjanjian tertulis yang disahkan oleh pegawai Pencatat perkawinan setelah mana isinya berlaku juga terhadap pihak ketiga tersangkut.”

Baca Juga: Berhaji itu Berat!

Dengan ketentuan ini, maka perjanjian pra nikah dibuat sebelum perkawinan dilangsungkan.

Apakah perjanjian pisah harta yang masih tabu, disebabkan Harvey Moeis, seorang pengusaha?.

Maklum, dalam pasal 35 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, dikatakan, harta benda yang diperoleh selama perkawinan menjadi harta bersama. Harta bawaan dari masing-masing suami dan istri dan harta benda yang diperoleh masing-masing sebagai hadiah atau warisan adalah di bawah pengawasan masing-masing.

Dalam istilah hukum perkawinan terdapat istilah Perjanjian Pra Nikah, Perjanjian Pisah Harta dan Perjanjian Perkawinan atau dalam bahasa Inggris disebut prenuptial agreement.

Ketiganya memiliki pengertian yang sama, yaitu perjanjian yang dibuat dalam suatu ikatan perkawinan (bisa sebelum dan bisa juga selama masa perkawinan).

Umumnya, tiga hal ini sering menggunakan Perjanjian Pra Nikah. Istilah ini yang familiar digunakan di masyarakat.

Ada manfaat suatu Perjanjian Perkawinan yaitu memisahkan harta kekayaan antara pihak suami dengan istri, sehingga harta mereka tidak bercampur.

Ini menjadi penting dalam masalah keperdataan di Indonesia. Terutama aspek hukum akibat perceraian.

Maklum, banyak sekali sengketa perkawinan karena masalah percampuran harta. Oleh karena itu isu mengenai perjanjian pemisahan harta atau perjanjian pra nikah Sandra Dewi dan suaminya wajar disorot Kejagung. Maklum, suami Sandra Dewi seorang pengusaha.

Mengingat dalam perkawinannya, ada harta bawaan Sandra Dewi juga, baik harta yang diperoleh dari usaha masing-masing maupun dari hibah, warisan; Juga hutang dan piutang yang dibawa oleh suami atau istri.

Dengan perjanjian pisah harta, urusan utang, akan tetap menjadi tanggung jawab masing-masing atau tanggung jawab keduanya dengan pembatasan tertentu. Termasuk aset aset yang disita Kejagung.

Ada putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 69/PUU-XIII/2015 (Putusan MK 69/2015) bahwa:

“Pada waktu, sebelum perkawinan dilangsungkan atau selama dalam ikatan perkawinan, kedua pihak atas persetujuan bersama dapat mengadakan perjanjian tertulis yang disahkan oleh Pegawai pencatat perkawinan, setelah mana isinya berlaku juga terhadap pihak ketiga sepanjang pihak ketiga tersangkut”.

Jadi melalui putusan itu, pendaftaran/pengesahan/pencatatan prenuptial agreement tidak lagi dilakukan di Pengadilan Negeri tetapi bisa dilakukan di Dukcapil setempat. Artinya harus "atas persetujuan bersama".

Syaratnya, perjanjian pra nikah harus didaftarkan, supaya unsur publisitas dari perjanjian yang telah dibuat terpenuhi. Pendaftaran atau pencatatan prenuptial agreement dilakukan agar pihak ketiga (diluar pasangan suami istri tersebut yaitu bisa Kejagung) mengetahui dan tunduk pada aturan yang dibuat didalam perjanjian pisah harta yang dituangkan dalam akta pisah harta Sandra Dewi dan suaminya.

Apabila tidak didaftarkan, maka perjanjian pisah harta hanya berlaku/mengikat bagi para pihak yang ada didalam akta, atau pembuat akta perjanjian pisah harta, atau suami istri yang bersangkutan. Ini tampaknya yang hendak ditelusuri Kejagung.

Bahasa normatifnya, perjanjian pisah harta bisa untuk melindungi pihak istri secara finansial, jika suaminya berbuat seenaknya.

Sandra Dewi, bisa menggunakan celah ini. Mengingat, perjanjian pisah harta hanya berlaku bagi pasangan suami istri yang saling sepakat.

Baca Juga: Jelang Pilkada, Elite Incar Cuan....

Harris Arthur Hedar, selaku kuasa hukum Harvey Moeis, membeberkan kalau ada perjanjian pranikah antara kliennya dengan Sandra Dewi. Isinya berkaitan dengan pisah harta.

Dia mengungkap, perjanjian pisah harta iti dibuat karena Harvey berstatus sebagai pengusaha. Kemudian Sandra Dewi adalah seorang artis.

Makanya, Harris Arthur Hedar, mengatakan tak semua harta yang disita Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait kasus dugaan korupsi tata niaga komoditas timah wilayah izin usaha pertambangan (IUP) PT Timah Tbk tahun 2015-2022, dimiliki semua oleh Harvey.

 

***

 

Dalam catatan jurnalistik saya, Sandra dan Harvey, resmi menikah pada 8 November 2016 di Disneyland Tokyo, Jepang.

Disinyalir untuk menggelar pesta pernikahan di Disneyland Tokyo, Jepang, Harvey, harus merogoh kocek setidaknya Rp1,5 miliar.

Tiga tahun kemudian, tepatnya pada 25 Maret 2019, Harvey membelikan jet pribadi kepada anaknya, Raphael Moeis. Pesawat itu diparkir Harvey di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur.

Juga membelikan rumah mewah untuk Sandra Dewi, di daerah Pakubuwono, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Menelisik dimulainya tambang timah ilegal mulai tahun 2015, satu tahun kemudian mereka menikah, kekayaan fantastis Sandra Dewi, bisa ditelusiki dengan dugaan kerugian negara sebesar Rp 271 triliun. Dan pada tanggal 27 Maret 2024, Harvey Moeis, menjadi tersangka dan ditahan.

Sandra Dewi, mulai diperiksa sebagai saksi tanggal 4 April, lalu diperikaa lagi, 15 Mei 2024. Sedang penggeledahan di rumah Sandra Dewi, kawasan Pakubuwono, Senin (1/4/2024).

Sampai Jumat (17/5) saya belum dapat data tanggal, bulan dan tahun pembuatan perjanjian pisah harta di notaris dan didaftarkan di dikcapil?

Pengusaha, pengacara dan notaris, kadang punya akal banyak. Antara lain membuat akte secara mundur back date. Advokatnya tahu syarat sah Perjanjian.

Syarat-syarat terjadinya suatu perjanjian yang sah secara umum diatur dalam Pasal 1320 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (“KUH Perdata”).

Mereka paham akte yang dibuat mundur back date, tidak menjadi masalah, selama dalam melaksanakan perjanjian tersebut telah terwujud asas iktikad baik.

Ini sebuah strategi membuat bentuk-bentuk perjanjian dan pengikatan. Ini agar perjanjian itu dapat melindungi hak-hak hukumnya.

Sering kesalahan awal dalam membuat perjanjian, dapat menghambat dan mempersulit proses di kemudian hari. Kita tunggu strategi Kejagung. Siapa yang unggul dalam adu strategi kasus timah ilegal ini. ([email protected])

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU