Ring Road Lamongan Sepanjang 6,9 Km, Dongkrak Kemajuan Ekonomi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Pengendara sepeda motor melewati jalan yang sednag dibangun untuk Ring Road di Kabupaten Lamongan. SP/ LMG
Ilustrasi. Pengendara sepeda motor melewati jalan yang sednag dibangun untuk Ring Road di Kabupaten Lamongan. SP/ LMG

i

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Pembangunan Ring Road di Kabupaten Lamongan yang menghubungkan sejumlah desa dari Barat ke Timur sepanjang 6,9 km diklaim dapat menjadi tonggak kemajuan sektor ekonomi.

Disisi lain, meski dapat mendongkrak sektor perekonomian, Dr. Abid Muhtarom mengatakan, perlu adanya keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan pelestarian lingkungan. 

"Seharusnya kita bisa memastikan, pembangunan berkelanjutan tidak mengorbankan kelestarian lingkungan," tutur Abid, Minggu (19/05/2024).

Penelitian ini menyoroti pentingnya pendekatan yang holistik dalam pembangunan infrastruktur, karena pertimbangan ekonomi harus sejalan dengan keberlanjutan lingkungan. 

"Dengan begitu pembangunan Ring Road Lamongan bisa menjadi sarana bagi kemajuan ekonomi tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan," ujar Abid.

Selain itu, sebelumnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan telah menyiapkan target pembangunan daerah menyongsong tahun 2025 mendatang. Dengan mengusung tema ‘meningkatkan stabilitas sosial ekonomi dan pengembangan industri sektor unggulan melalui perluasan pasar dan daya saing regional’.

Terdapat lima fokus utama pembangunan Kabupaten Lamongan. Kelima program prioritas yang menjadi rancangan awal pembangunan tersebut diantaranya, (1) peningkatan pelayanan pendidikan dan kesehatan berbasis teknologi dan yang adil dan merata, (2) penguatan kualitas dan kuantitas produksi komoditas unggulan UMKM dan kemudahan akses terhadap pasar elektronik maupun nonelektronik.

Selanjutnya yang ke- (3) penguatan kompetensi tenaga kerja dan kesempatan kerja yang berdaya saing berskala regional (4) peningkatan kualitas infrastruktur perekonomian, ruang publik dan infrastruktur dasar serta optimalisasi infrastruktur kawasan industri baru dan realisasi Ringroad Utara, dan (5) peningkatan stabilitas dan konduktivitas sosial. lmg-01/dsy

Berita Terbaru

Tanah Sitaan Polda Jatim Milik H. Sugianto Mangkrak, Advocat Minta Pemkab Sumenep Segera Ambil Alih

Tanah Sitaan Polda Jatim Milik H. Sugianto Mangkrak, Advocat Minta Pemkab Sumenep Segera Ambil Alih

Minggu, 07 Jun 2026 20:25 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 20:25 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep- Advokat sekaligus pelapor penggelapan tanah kas desa (TKD) di Kab. Sumenep, H. Mohammad Siddik mendesak Pemerintah Kabupaten Sumenep …

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Demi meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya menjaga kesehatan, Puskesmas Sidoarjo gencar menyelenggarakan kegiatan Cek…

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dari 18 kecamatan dengan angka kasus penderita HIV/AIDS tertinggi…

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Para peternak sapi perah di Kota Batu, Jawa Timur kini sumringah melihat harga susu sapi segar di tingkat peternak lokal wilayah Kota…

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti kepungan sampah plastik, kaleng, sampai rumah tangga terperangkap di trash boom Sungai Kali Tebu yang saat ini…

Minim Hujan di Musim Kemarau Jadi Berkah Positif Para Petani Apel di Kota Batu 

Minim Hujan di Musim Kemarau Jadi Berkah Positif Para Petani Apel di Kota Batu 

Minggu, 07 Jun 2026 14:41 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 14:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Memasuki musim kemarau 2026 dengan cuaca panas dan minimnya curah hujan justru berdampak positif terhadap dan membawa berkah…