Pastikan Standar Peralatan, PLN Selesaikan Pemeliharaan Jaringan SUTT di Wilayah Surabaya Barat

author Arlana Chandra Wijaya

- Pewarta

Jumat, 24 Mei 2024 18:20 WIB

Pastikan Standar Peralatan, PLN Selesaikan Pemeliharaan Jaringan SUTT di Wilayah Surabaya Barat

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) terus bertransformasi seiring dengan komitmen perusahaan dengan pelayanan optimal kepada pelanggan. 

Hal ini dibuktikan dengan Menyediakan kelistrikan yang andal untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat Jawa Timur.

Baca Juga: Pasok Daya 170 MVA Smelter PT Freeport Indonesia di Gresik, PLN Dorong Hilirisasi Industri Tanah Air

General Manager PLN UIT JBM, Amiruddin menyampaikan, pemantauan sistem transmisi memang dilakukan rutin untuk mendeteksi kondisi peralatan berfungsi optimal menjalankan fungsinya. 

“Sistem transmisi ini ibarat jalan nasional, jadi sangat penting untuk dipelihara keandalannya karena suplai listriknya menjangkau wilayah yang sangat luas. Pemantauan rutin dilakukan, sehingga petugas dapat bergerak cepat jika terdapat peralatan yang terindikasi anomali," ujar Amiruddin.

Amiruddin menyebut PLN berhasil menyelesaikan pekerjaan setelah terdeteksi adanya anomali. 

Baca Juga: Dukung Penggunaan Energi Ramah Lingkungan, PLN-KLHK Resmikan SPKLU Hingga Konvoi Motor Listrik

“Menjaga sistem transmisi ini tidak ada liburnya, setiap hari (sistem transmisi) dipantau. Hari ini (18/5), tim Pemeliharaan Jaringan ULTG (Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk) Gresik berhasil melakukan resetting arching horn pada 10 tower di jalur SUTT (Saluran Udara Tegangan Tinggi) 150 kV Sambikerep – Waru. Petugas segera merespon cepat setelah terindikasi anomali dan berhasil menyelesaikannya. Menyelesaikan pekerjaan menjadi komitmen PLN memastikan sistem transmisi tetap andal penuhi kebutuhan pelanggan, utamanya akhir pekan begini," terang Amiruddin sampaikan komitmen perusahaan.

Amiruddin menjelaskan fungsi peralatan sebagai bagian dari menjaga sistem transmisi terus andal. 

“Arching horn ini sebagai media pengaman isolator yang berfungsi melepas muatan lebih akibat over voltage yang disebabkan oleh terpaan petir di jaringan SUTT. Dilakukannya resetting arching horn isolator ini langkah preventif karena dari pemantauan ukurannya sudah tidak sesuai dengan standar yang berlaku yaitu 75 persen - 85 persen. Sementara kondisi yang terdeteksi eksistingnya 110 cm (61 persen) dengan asumsi panjang isolator sejumlah 12 keping adalah 180cm menjadi 145 cm (80 persen), kondisi ini bisa merupakan dampak cuaca ekstrem," papar Amiruddin.

Baca Juga: PLN Berhasil Kumpulkan Sampah 302 Ton Lewat Program Green Employee Involvement

Amiruddin menambahkan rampungnya pekerjaan kembali memastikan kondisi sistem transmisi tetap aman. 

“Peralatan kembali berfungsi optimal menjalankan fungsinya memastikan keandalan jaringan SUTT 150kV Sambikerep - Waru yang menyuplai pelanggan di Wilayah Kota Surabaya Bagian Barat terutama pusat perbelanjaan yang menjadi destinasi akhir pekan bersama keluarga,” pungkas Amiruddin. Byb

Editor : Redaksi

BERITA TERBARU