Dilaporkan Polisi, Aji 'Caleg Terpilih DPRD Kabupaten Mojokerto' Bantah Itu Bukan Ancaman Tapi Teguran

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ricky Purwoaji Pangestu (RPP) bersama ayahnya, Jurianto Kades Duyung, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto saat memberikan klarifikasi tuduhan lakukan pengancaman.
Ricky Purwoaji Pangestu (RPP) bersama ayahnya, Jurianto Kades Duyung, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto saat memberikan klarifikasi tuduhan lakukan pengancaman.

i

 

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Ricky Purwoaji Pangestu (RPP), calon legislatif (caleg) terpilih DPRD Kabupaten Mojokerto periode 2024-2029 yang sebelumnya dilaporkan ke Polres Mojokerto dengan tuduhan melakukan pengancaman terhadap dua pekerja akhirnya angkat bicara.

Aji, sapaan akrabnya, membantah melakukan pengancaman seperti yang dituduhkan sebelumnya. Ia berdalih hanya menegur terhadap Hartono karena telah merusak pagar tembok yang ia kerjakan.

“Saya tidak mengancam, hanya menegur karena Hartono telah merusak pagar tembok yang saya kerjakan,” ungkap Ricky yang didampingi ayahnya, Jurianto, Kepala desa (Kades) Duyung, kecamatan Trawas , Mojokerto, Rabu (29/5/2024).

Aji memaparkan, kronologi kejadian tersebut diawali saat ia mendapat pekerjaan membuat tembok pagar dari pemilik tanah yang menang gugatan dari keluarga Hartono pada tahun 2004. Lalu saat kejadian pada hari Senin, Ricky ditelpon oleh pekerjanya yang mengerjakan tembok itu.

“Setelah mendapat telpon saya langsung ke lokasi, dan saya lihat tembok pagar yang dirusak mau dipasang pagar kawat oleh Hartono dan Yanto,” imbuhnya.

Ricky Purwoaji Pangestu juga menjelaskan, bahwa Hartono itu bukanlah tukang seperti yang dimuat oleh sejumlah media online. Menurutnya Hartono adalah pemilik awal tanah yang kalah gugatan.

“Jadi Hartono itu bukan tukang tapi pemilik lahan awal namun kalah gugatan dan ingin memiliki lahan itu lagi,” imbuhnya.

Sementara itu Kades Duyung, Jurianto menjelaskan, sengketa tanah itu sudah ada sejak tahun 2004 antara keluarga Hartono dengan ahli waris bernama Tutik.

“Tanah itu sudah dieksekusi tahun 2004 berdasarkan putusan Mahkamah Agung (MA), Tanah itu dimenangkan oleh Tutik selaku ahli waris yang sah,” tutur Jurianto.

Kemudian tanah itu sekarang dibeli oleh Antonius. Antonius kemudian menginginkan tanah itu dibangun tembok pagar yang pengerjaannya diserahkan kepada Ricky.

“Padahal putusan 2004 itu sudah sah kalo Tutik itu sebagai ahli waris,” ujar Jurianto yang juga menjabat sebagai Ketua DPW PABDESI Jatim ini.

Ia juga mempersilahkan jika Hartono mengklaim kepemilikan tanah itu, tapi dengan cara yang elok, bukan dengan melakukan pengrusakan sehingga dilaporkan ke penegak hukum.

“Dengan adanya laporan itu, Hartono resah akhirnya bikin ulah lagi, seakan-akan mas Aji (Ricky, red) ini ngancam-ngancam padahal nggak ada pengancaman, hanya mengingatkan, jangan masuk di situ karena itu tanah masih bermasalah karena ada dua yang mengakui,” terang Jurianto.

Menurut Kades Duyung 3 periode ini, Hartono melakukan pelaporan itu sebagai bentuk ketakutannya bahwa tanah itu lepas darinya, karena tanah itu telah dijual oleh orang tuanya.

“Dia bikin Opini-opini yang tanpa dasar agar tak mengembalikan uang ke pembeli awal,” Pungkasnya. Dwi

 

Berita Terbaru

Mohon Maaf Lahir Bathin

Mohon Maaf Lahir Bathin

Senin, 16 Mar 2026 19:57 WIB

Senin, 16 Mar 2026 19:57 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Lebaran kurang 3 hari. Tapi suasana mulai terasa di berbagai tempat. Pusat perbelanjaan semakin ramai, orang-orang mulai…

THR ASN Pemkot Madiun Belum Cair Jelang Cuti Bersama, Masih Tunggu Persetujuan Kemendagri

THR ASN Pemkot Madiun Belum Cair Jelang Cuti Bersama, Masih Tunggu Persetujuan Kemendagri

Senin, 16 Mar 2026 19:01 WIB

Senin, 16 Mar 2026 19:01 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Menjelang cuti bersama Hari Raya Idulfitri 2026, Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Madiun belum menerima Tun…

Achmad Shodiq SH Advokat Palenggahan Hukum Nusantara Laporkan Pengalihan SHGB ke Kejaksaan

Achmad Shodiq SH Advokat Palenggahan Hukum Nusantara Laporkan Pengalihan SHGB ke Kejaksaan

Senin, 16 Mar 2026 18:35 WIB

Senin, 16 Mar 2026 18:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Achmad Shodiq SH, MH, MKn dan rekan Advokat Palenggahan Hukum Nusantara mendatangi Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo, Senin…

Ops Ketupat Semeru 2026, Polres Blitar Lakukan Pemantauan di Stasiun Wlingi

Ops Ketupat Semeru 2026, Polres Blitar Lakukan Pemantauan di Stasiun Wlingi

Senin, 16 Mar 2026 16:46 WIB

Senin, 16 Mar 2026 16:46 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Jelang lebaran mendatang yang kurang beberapa hari lagi, personel Polres Blitar pada Senin (16/3) melaksanakan monitoring arus mudik…

Rapor Kinerja dari Pusat Meningkat, Wali Kota  Sebut Berkat Kekompakan Masyarakat

Rapor Kinerja dari Pusat Meningkat, Wali Kota  Sebut Berkat Kekompakan Masyarakat

Senin, 16 Mar 2026 16:37 WIB

Senin, 16 Mar 2026 16:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menyampaikan bahwa kinerja Pemerintah Kota Mojokerto pada tahun pertama periode keduanya m…

Indonesia Darurat Sampah, Pemkot Mojokerto Genjot Gerakan Pilah Sampah dari Rumah

Indonesia Darurat Sampah, Pemkot Mojokerto Genjot Gerakan Pilah Sampah dari Rumah

Senin, 16 Mar 2026 16:36 WIB

Senin, 16 Mar 2026 16:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto menggencarkan gerakan pemilahan sampah dari rumah tangga guna menekan timbunan sampah dan meningkatkan…