Kisah Salamun, Juru Parkir Asal Jombang Berangkat ke Tanah Suci

author Lailatul Nur Aini

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salamun, jemaah haji kelompok terbang (kloter) 63 asal Kabupaten Jombang, yang sehari-hari menjadi juru parkir di kawasan pertokoan sekitar kampus Universitas Darul Ulum ini. SP/ AINI
Salamun, jemaah haji kelompok terbang (kloter) 63 asal Kabupaten Jombang, yang sehari-hari menjadi juru parkir di kawasan pertokoan sekitar kampus Universitas Darul Ulum ini. SP/ AINI

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menunaikan ibadah haji ke tanah suci adalah cita-cita yang didamba setiap muslim, tak terkecuali bagi Salamun, jemaah haji kelompok terbang (kloter) 63 asal Kabupaten Jombang. Pria yang sehari-hari menjadi juru parkir di kawasan pertokoan sekitar kampus Universitas Darul Ulum ini telah memendam keinginan yang kuat untuk menjadi tamu Allah di tanah suci.

“Saking inginnya naik haji, suatu siang pada tahun 2005, saya mengambil kotak celengan  yang sudah saya pesan dari tukang kayu. Saya sudah membulatkan niat untuk rutin menabung.  Pada malam hari setelah shalat tahajud, saya masukkan uang 50 ribu ke celengan tersebut sambil saya niatkan saya harus pergi haji dan saya harus bisa rutin menabung,” kenang Salamun, Kamis (30/05/2024).

Sehari-hari untuk pengisian celengannya, Salamun tidak menargetkan jumlah tertentu. “Ya bisa sepuluh ribu, dua puluh ribu. Kadang kalau rezeki, ada orang tiba-tiba memberi uang 50 ribu, itu langsung saya tabung di celengan,” jelas pria asal Dusun Temulawak Desa Kebon Temu Kecamatan Peterongan ini.

Pada tahun 2011, Salamun berkeinginan membongkar celengan kayu yang dia punya. Iapun sangat bahagia ketika dibongkar, uang di dalam celengannya telah terkumpul 25 juta. Dengan hati gembira penuh syukur, Salamun pun mendaftar haji.

Agar bisa menabung untuk pelunasan, Salamun (64 tahun) semakin bersemangat untuk bekerja. Meskipun di bawah terik matahari dan guyuran air hujan, Salamun tetap bersemangat melaksanakan pekerjaan sebaik-baiknya. Ia mengaku selain menjadi juru parkir, Salamun juga menjual minuman kemasan di tempat ia biasa mangkal.

Tahun 2016 ketika Salamun sedang melaksanakan pekerjaan sebagai juru parkir, ada orang yang mengingatkannya, kalau ia tidak segera mendaftarkan istrinya maka mereka tidak akan bisa segera berangkat bersama.

“Dari awal memang saya hanya mampu mendaftar haji untuk saya sendiri. Saat itu saya masih ada tanggungan membayar biaya kuliah dua anak serta seorang anak yang masih SMA,” terangnya.

Salamun pun memecah celengan yang ia punya sebagai modal sang istri untuk mendaftar haji. “Waktu itu, Tabungan saya terkumpul 6 juta. Agar mencukupi untuk mendaftar haji, saya meminjam dana talangan haji di KBIH,” kenang Salamun.

Setelah menunggu selama 13 tahun, kini Salamun dan istri tercintanya, Sukarti, memperoleh panggilan Allah SWT menjadi tamu-Nya di tanah suci. Salamun semakin bahagia karena dia bisa berangkat bersama istrinya lewat kuota penggabungan. Dia tak menyangka meskipun sehar—hari penghasilannya tak tentu, tetapi dia bisa memenuhi kewajiban menunaikan rukun Islam kelima.

“Semoga anak-anak, cucu-cucu, para saudara dan tetangga, serta semua orang yang pernah memberi saya uang, bisa dipanggil ke tanah suci semua,” harapnya. ain

Berita Terbaru

Lewat Program PTSL, Pemkab Serahkan 80 Sertifikat Tanah ke Warga Magetan

Lewat Program PTSL, Pemkab Serahkan 80 Sertifikat Tanah ke Warga Magetan

Rabu, 09 Sep 2026 11:44 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 11:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan bersama Badan Pertanahan…

Marak Keracunan MBG, Pemkab Sidoarjo Perkuat Pengawasan Operasional SPPG

Marak Keracunan MBG, Pemkab Sidoarjo Perkuat Pengawasan Operasional SPPG

Rabu, 09 Sep 2026 11:28 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Guna memastikan kualitas, keamanan, dan pelayanan kepada penerima manfaat sesuai standar sekaligus mengatasi maraknya keracunan…

Temukan 3 Sesar Aktif Melintas Surabaya, BMKG Ingatkan Potensi Gempa M 6,7

Temukan 3 Sesar Aktif Melintas Surabaya, BMKG Ingatkan Potensi Gempa M 6,7

Rabu, 09 Sep 2026 11:14 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 11:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Berdasarkan pemetaan Pusat Studi Gempa Nasional (PusGen), BMKG mengungkap tiga sesar aktif di Jawa Timur yang melintasi wilayah…

Berpotensi Roboh dan Dibakar, DLH Ponorogo Pangkas Sejumlah Pohon Terindikasi Mati

Berpotensi Roboh dan Dibakar, DLH Ponorogo Pangkas Sejumlah Pohon Terindikasi Mati

Rabu, 09 Sep 2026 11:10 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 11:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Sebagai upaya mengantisipasi pohon tumbang maupun ranting lapuk yang berpotensi roboh dan membahayakan pengguna jalan, Dinas…

Peternak Keluhkan Harga Kambing di Ponorogo Anjlok hingga Rp600 Ribu per Ekor

Peternak Keluhkan Harga Kambing di Ponorogo Anjlok hingga Rp600 Ribu per Ekor

Rabu, 09 Sep 2026 10:57 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 10:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Dalam beberapa waktu terakhir, sejumlah peternak kambing di Kabupaten Ponorogo mengeluhkan jatuhnya harga kambing. Sehingga,…

Dinkes P2KB Tuban Gencar Latih Tenaga Medis Deteksi Kelainan Bayi Sejak Dini

Dinkes P2KB Tuban Gencar Latih Tenaga Medis Deteksi Kelainan Bayi Sejak Dini

Rabu, 09 Sep 2026 10:33 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 10:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Melalui pelatihan langsung atau On The Job Training (OJT) bagi tenaga medis di enam rumah sakit se-Kabupaten Tuban, Dinas Kesehatan,…