Lewat TMMD, Pemkab Jombang Edukasi Masyarakat Soal Rokok Ilegal

author Syaiful Arif Koresponden Jombang

- Pewarta

Rabu, 05 Jun 2024 15:18 WIB

Lewat TMMD, Pemkab Jombang Edukasi Masyarakat Soal Rokok Ilegal

i

Sosialisasi perundangan di bidang cukai ini digelar berbarengan dengan, penutupan TMMD ke-120 di desa Panglungan. SP/ SAREP

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Menekan peredaran rokok ilegal di tengah-tengah masyarakat yang kian masif, pemerintah kabupaten Jombang melakukan sosialisasi ketentuan perundangan bidang cukai. 

Sosialisasi perundangan di bidang cukai ini digelar berbarengan dengan, penutupan TMMD ke-120 di desa Panglungan, Kecamatan Wonosalam, Jombang, Selasa (4/6/2024) malam. 

Baca Juga: Penyelesaian Paving Jalan Program TMMD Bawa Dampak Positif Warga Desa Penambangan

Nampak, ratusan masyarakat desa Panglungan sangat antusias mengikuti acara yang digelar pemkab jombang tersebut. 

Pj Bupati Jombang, Sugiat mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan TMMD ke-120. Suksesnya acara yang didukung oleh KPPBC tipe madya cukai Kediri ini tidak terlepas dari kontribusi dari jajaran TNI, jajaran pemerintah Kabupaten Jombang, perangkat desa, serta masyarakat yang berpartisipasi aktif menyukseskan program ini. 

"Kegiatan TMMD ini bukan hanya tentang pembangunan fisik semata, tetapi juga tentang membangun semangat gotong royong, kebersamaan, dan solidaritas antar warga," ucapnya.

Dijelaskan Sugiat, sosialisasi ini sangat penting mengingat peran strategis cukai dalam mendukung penerimaan negara dan menjaga stabilitas ekonomi.

Baca Juga: Warga Desa Penambangan dan Babinsa Bersinergi Tingkatkan Ketahanan Pangan Hasil TMMD

Serta mengedukasi kepada masyarakat tentang segala hal yang berkaitan dengan peredaran rokok ilegal yang merugikan negara.

"Kita perlu memahami konsekuensi hukum jika mengedarkan rokok ilegal, serta mengenali ciri-ciri rokok ilegal beserta cara melaporkannya," tutur Sugiat.

"Peredaran rokok ilegal merugikan negara. Sebab rokok ilegal tidak dilengkapi dengan cukai, sehingga negara kehilangan pendapatan yang seharusnya bisa digunakan untuk pembangunan. Oleh karena itu, Saya mengajak seluruh hadirin untuk bersama-sama Gempur Rokok Ilegal," kata dia menambahkan. 

Baca Juga: Sukses TMMD ke-120 Bikin Margono Warga Desa Penambangan Terharu

Sementara itu Dandim 0814/Jombang Letkol Kav, Devit Eko Junanto mengungkapkan dengan adanya pencegahan dan pemberantasan peredaran rokok ilegal. Negara tidak mengalami kerugian.

"Ketika sosialisasi kita gencarkan, masyarakat dapat menambah ilmu pengetahuan dan bisa membedakan mana rokok legal dan ilegal. Jika sudah tahu, bisa menginformasikan ke pihak yang berwenang," katanya.

Penutupan TMMD itu juga dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Jombang Yayuk Dwi Irawati dan Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) tipe madya Cukai Kediri beserta jajaran. Sar

Editor : Desy Ayu

BERITA TERBARU