SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Baru-baru ini, pabrikan otomotif mobil merek Subaru di Thailand dan Malaysia akan ditutup tahun depan. Bahkan ada isu yang mengklaim jika nantinya pabrikan tersebut akan dipindah ke Indonesia.
Namun, hingga kini penutupan fasilitas produksi di Thailand dan Malaysia tak berdampak apa-apa untuk Subaru Indonesia. Pasalnya, pasca distopnya operasional CKD di Thailand dan Malaysia, maka mobil-mobil Subaru yang dipasarkan di Malaysia, Thailand, Vietnam dan Kamboja akan diimpor penuh (CBU) langsung dari Jepang.
Selain itu, Ismail Ashlan selaku General Manager (GM) Marketing dan Public Relation Subaru Indonesia juga telah memastikan, hingga kini pihaknya belum berencana membangun pabrik perakitan di Tanah Air.
"Rasanya untuk 2-3 tahun ini bisa dibilang tidak ada proses relokasi dan sebagainya karena operator bisnis Subaru di Malaysia dan Thailand itu sama sekali tak berhubungan sama Indonesia," ujar Ismail, Jumat (07/06/2024).
"Jadi tidak tiba-tiba pabrik di sana tutup kemudian dipindah ke kita. Belum ada (rencana menjadikan Indonesia pusat produksi ASEAN), kita tidak melihat Indonesia ada di posisi itu dalam dua-tiga tahun ke depan," kata dia menambahkan.
Diketahui sebelumnya, Tan Chong International Limited (TCIL) dan Subaru Corporation mengumumkan rencana menghentikan operasi perakitan lokal (CKD) mobil-mobil Subaru di Asia Tenggara. Mulai tahun depan, Subaru akan menyetop produksi CKD mobil-mobil mereka di Thailand dan Malaysia.
TCIL merupakan perusahaan induk Motor Image Group, distributor regional eksklusif kendaraan Subaru di sebagian besar wilayah Asia. Pada 2017, mereka membentuk perusahaan patungan Tan Chong Subaru Automotive Thailand (TCSAT) dengan Subaru Corporation untuk perakitan lokal kendaraan Subaru di Thailand.
Pabrik tersebut merupakan pabrik khusus Subaru pertama di luar Jepang di Asia, dan pabrik ketiga yang sepenuhnya memproduksi kendaraan Subaru di seluruh dunia. Fasilitas tersebut beroperasi sejak 2018, dan saat ini memproduksi Subaru Forester generasi kelima buat pasar Thailand, Malaysia, Vietnam, dan Kamboja. jk-03/dsy
Editor : Desy Ayu