Kurangi Risiko Balita, Pemdes Sumberejo Gelar Musdes Rembuk Stunting

author Juma'in Koresponden Sidoarjo

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pelaksanaan Musdes Rembuk Stating di pendopo kantor Desa Sumberejo. SP/JUM
Pelaksanaan Musdes Rembuk Stating di pendopo kantor Desa Sumberejo. SP/JUM

i

SURABAYAPAGI.com. Sidoarjo - Pemerintah Desa (Pemdes) Sumberejo Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo menggelar musyawarah desa (Musdes) Rembuk Stating tahun 2024 di pendopo kantor desa setempat. Kegiatan itu dihadiri pendamping desa, lembaga desa, BPD, RT, RW, kader PKK, kader kesehatan dan bidan desa setempat.

"Pelaksanaan Musdes Rembuk Stating  berjalan lancar dan sukses. Semoga program yang kita rancang ini dapat kita laksanakan di tahun depan," ujar Kades Sumberejo, haji Sahar Maulana, saat ditemui Surabaya Pagi, di kantornya, Jumat (07/06/2024)

Dia mengatakan, musdes rembuk stunting ini adalah momen musyawarah desa untuk membicarakan bagaimana mengurangi risiko stunting pada anak usia balita di Desa Sumberejo.

"Kegiatan yang kami laksanakan ini sangat serius. Ini dalam upaya mengatasi stunting generasi anak kami di masa akan datang," ujarnya.

Sementara itu, pendamping desa, Bunyani, menyampaikan percepatan dan pencegahan stunting ini melalui kegiatan rembuk stunting desa, akan bisa menghasilkan program-program yang akan dilaksanakan pada tahun 2025 nanti.  

"Rembuk stunting ini merupakan kelanjutan dari rembuk stunting tahun lalu," sampainya.

Selaku bidan desa, Nurul Khasanah, memberikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemdes Sumberejo, lembaga desa, para kader, tokoh masyarakat yang sudah melaksanakan kegiatan peduli penurunan risiko stunting.

"Melalui rumah posko berisiko stunting desa selama ini, kami berharap bisa mengurangi risiko stunting pada anak usia balita," ungkapnya. zam/jum

Berita Terbaru

Dinding Kedap Suara hingga Tiga Bilik, Saksi Ungkap Temuan di Rumah Dharmahusada yang Diduga Dipakai Scamming

Dinding Kedap Suara hingga Tiga Bilik, Saksi Ungkap Temuan di Rumah Dharmahusada yang Diduga Dipakai Scamming

Kamis, 17 Sep 2026 21:34 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 21:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Sebuah rumah di kawasan Dharmahusada Permai, Surabaya, menjadi sorotan dalam persidangan perkara dugaan sindikat penipuan daring l…

Maidi Dituntut 7 Tahun 2 Bulan, Uang Pengganti Rp8 Miliar dan Denda Rp205 Juta

Maidi Dituntut 7 Tahun 2 Bulan, Uang Pengganti Rp8 Miliar dan Denda Rp205 Juta

Kamis, 17 Sep 2026 21:31 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 21:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun — Mantan Wali Kota Madiun Maidi menghadapi tuntutan berat dalam perkara dugaan pemerasan dan gratifikasi yang ditangani Komisi P…

KPK Tuntut Maidi 7 Tahun 2 Bulan, Sebut Rusak Kepercayaan Publik

KPK Tuntut Maidi 7 Tahun 2 Bulan, Sebut Rusak Kepercayaan Publik

Kamis, 17 Sep 2026 20:30 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 20:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK menuntut Maidi dengan pidana tujuh tahun dua bulan penjara dalam perkara dugaan pemerasan bermodus d…

SMK Budi Luhur Gandeng CBN dan Digdaya, Dorong Karya Siswa Masuk Industri Digital

SMK Budi Luhur Gandeng CBN dan Digdaya, Dorong Karya Siswa Masuk Industri Digital

Kamis, 17 Sep 2026 20:14 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 20:14 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Banten — SMK Budi Luhur Tangerang menjajaki kolaborasi dengan PT Cyberindo Aditama (CBN) dan PT Digdaya Duta Digital (Digdaya) untuk m…

Semarak Hari Pelanggan Nasional, PLN Tambah Dua SPKLU di Citraland Surabaya

Semarak Hari Pelanggan Nasional, PLN Tambah Dua SPKLU di Citraland Surabaya

Kamis, 17 Sep 2026 17:23 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 17:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Timur (UID Jatim) terus memperluas akses pengisian daya kendaraan listrik di S…

Karhutla di Ponorogo Makan Korban, Nenek 70 Tahun Tewas Terpanggang 

Karhutla di Ponorogo Makan Korban, Nenek 70 Tahun Tewas Terpanggang 

Kamis, 17 Sep 2026 17:18 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 17:18 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Ponorogo yang semakin kerap terjadi belakangan ini memakan korban. Ini setelah…