SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pabrikan otomotif asal China, baru saja mengeluarkan teknologi super canggih dengan merek mobil Aion. Kali ini pihaknya mengadopsi teknologi super canggih pada sistem pengisian daya serta baterainya.
“Setelah kami menghadirkan kendaraan intelligent companion bagi seluruh masyarakat Indonesia, baterai yang dibawa Aion ke Indonesia menawarkan solusi ramah lingkungan dan efisien untuk kebutuhan energi kendaraan listrik,” ucap Chief Executive Officer GAC AION Indonesia, Andry Ciu, Senin (10/06/2024).
Perusahaan yang berbasis di Guangzhou, China tersebut telah mengadopsi teknologi dan bahan baru, termasuk separator keramik dengan porositas tinggi, elektrolit berdaya tinggi dengan viskositas rendah, serta pelapisan elektroda dengan karbon lunak atau keras dan grafena.
Inovasi ini memungkinkan Aion meningkatkan migrasi ion, kecepatan interkalasi, dan konduktivitas listrik, yang memfasilitasi pengisian super cepat. Hanya dalam 5 menit pengisian, mobil bisa melaju hingga 200 kilometer (km) dengan tegangan tinggi yang stabil untuk mendukung kinerja pengisian daya cepat.
“Dirancang dengan teknologi canggih, baterai ini memiliki daya tahan tinggi dan mendukung pengisian cepat, andal, dan nyaman - mengurangi emisi karbon dan jejak lingkungan secara keseluruhan. Ini merupakan bukti komitmen Aion untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia sekaligus mendukung transisi menuju mobilitas yang lebih hijau dan berkelanjutan,” jelasnya lagi.
Meskipun memiliki keunggulan tersebut, tantangan tetap ada, terutama dalam hal keselamatan. Aion menjamin keamanan dengan sistem pengisian yang dilengkapi dengan liquid-cooled dan perlindungan keselamatan aktif multi-dimensi yang telah memenuhi 112 standar tes keselamatan kerja nasional.
Sistem ini, yang terintegrasi dengan komando cerdas berbasis cloud, memungkinkan pengisian yang fleksibel dan penjadwalan optimal menggunakan sumber daya jaringan listrik. Dengan meningkatkan ketersediaan fasilitas dan distribusi yang merata di berbagai wilayah, diharapkan dapat memicu minat masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan berbasis baterai. jk-01/dsy
Editor : Desy Ayu