Dua Raksasa Industri Sengit Bersaing

BYD dan CATL luncurkan baterai Pengisian Cepat 6C Akhir 2024

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Proses perakitan mobil listrik asal China, BYD di pabrikannya. SP/ JKT
Proses perakitan mobil listrik asal China, BYD di pabrikannya. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Dua raksasa industri baterai, BYD dan CATL tengah sengit bertarung di dunia otomotif mobil listrik. Pasalnya, keduanya saat ini sedang meluncurkan baterai baru yang mendukung pengisian cepat 6C pada akhir tahun 2024. 

Pasalnya, pengisian cepat 6C memungkinkan baterai terisi penuh dalam waktu sekitar 10 menit, yang membutuhkan infrastruktur pengisian daya yang memadai, Selasa (18/06/2024).

Diketahui, BYD berencana untuk memperkenalkan baterai lithium iron phosphate (LFP) Blade 2.0 pada paruh kedua tahun ini, sementara CATL akan meluncurkan Qilin Battery 2.0 pada akhir tahun. Kedua baterai ini akan mendukung tingkat pengisian daya 6C, yang merupakan peningkatan signifikan dibandingkan baterai yang ada di pasaran saat ini.

CATL baru-baru ini meluncurkan baterai dengan pengisian daya 5C, yang digunakan dalam model Zeekr 001 yang diluncurkan pada 27 Februari 2024 di China. Baterai Shenxing baru ini mampu mengisi dari 10 hingga 80 persen dalam waktu 11,5 menit, menambah jangkauan 472 km berdasarkan standar CLTC.

Meskipun Shenxing Plus yang diperkenalkan pada bulan April memiliki kepadatan energi 205 Wh/kg dan mampu menjangkau 1000 km, pengisian daya masih terbatas pada 4C.

Meskipun BYD belum meluncurkan model yang mendukung pengisian daya di atas 4C, perusahaan ini telah memiliki teknologi yang siap untuk produksi dan diharapkan segera mengumumkan pengembangan lebih lanjut.

Sementara, saat ini, pengisian daya di Tiongkok umumnya menggunakan tiang pancang dengan daya 120 kW, namun pengisi daya ultracepat seperti yang diluncurkan oleh Huawei dengan daya 600 kW pada bulan Februari, dan rencana Li Auto untuk menanam 5.000 stasiun supercharging yang mendukung 5C pada tahun 2025, diharapkan dapat mendukung pengisian daya 6C. jk-05/dsy

Berita Terbaru

Sparta Pena FC Tak Terkalahkan, Wiwit : Target Kami Juara Turnamen 

Sparta Pena FC Tak Terkalahkan, Wiwit : Target Kami Juara Turnamen 

Rabu, 10 Jun 2026 21:59 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:59 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sparta Pena FC melaju ke babak perempat final Turnamen Mini Soccer Kapolres Madiun Cup 2026 dengan status juara Grup D. Kepastian i…

Bahana Bersahaja Hadir di Bangunsari, Bupati Hari Wur Pastikan Layanan Publik Menjangkau Warga

Bahana Bersahaja Hadir di Bangunsari, Bupati Hari Wur Pastikan Layanan Publik Menjangkau Warga

Rabu, 10 Jun 2026 21:16 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:16 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun kembali menggelar program Bahana Bersahaja (Bhakti Harmoni Madiun Bersih, Sehat, dan Sejahtera) pada 9–1…

PDIP Minta Pemerintah tak Umumkan Kebijakan Prematur

PDIP Minta Pemerintah tak Umumkan Kebijakan Prematur

Rabu, 10 Jun 2026 21:03 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:03 WIB

  SURABAYAPAGI.com, Surabaya - PDIP Minta pemerintah harus menjaga konsistensi kebijakan. Menurut Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR, Said Abdullah …

Prabowo, Minta Pengelola RSUD Jangan Korupsi

Prabowo, Minta Pengelola RSUD Jangan Korupsi

Rabu, 10 Jun 2026 21:00 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Prabowo berpesan agar rumah sakit dikelola dengan baik dan memprioritaskan pelayanan masyarakat. "Rakyat masyarakat harus…

Pertamax Naik, Kemenperin Mikir Sektor Manufaktur

Pertamax Naik, Kemenperin Mikir Sektor Manufaktur

Rabu, 10 Jun 2026 20:58 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 20:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bakal mengkaji dampak kenaikan harga BBM nonsubsidi Pertamax terhadap sektor manufaktur.…

Pertamax Naik, Subsidi BBM Meningkat

Pertamax Naik, Subsidi BBM Meningkat

Rabu, 10 Jun 2026 20:54 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 20:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mewanti-wanti bahwa kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamax bisa membuat…