Kebangkitan Wayang Jek Dong Gagrak Porongan Mulai Dikenal Warga

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Paska Kehadiran di dua desa yakni Watugolong dan Candinegoro Wayang Jekdong Gagrak Porongan yang menjadi karya seni pedalangan khas Sidoarjo semakin menjadi sorotan, Pasalnya dalam pergelaran di dua desa tersebut menyedot perhatian penggemar pertunjukan wayang.

Pagelaran wayang ini di kenalkan oleh Pemkab Sidoarjo sebagai warisan budaya tak benda dengan road show digelar di 12 lokasi berbeda di wilayah Sidoarjo yang tujuan utamanya generasi  milenial tidak tergerus budaya global, sehingga lebih memahami arti tutur tinular budaya leluhur yang baik.

"Sebagai langkah melestarikan budaya asli Sidoarjo agar tidak punah dimakan zaman," tandas Sukartini Kabid Kebudayaan Dikbud Sidoarjo, Rabu (19/6).

Wayang kulit Jek Dong merupakan warisan budaya Jawa Timur, di antaranya ditemukan di Porong , Sidoarjo Seni pertunjukan wayang kulit ini punya ciri khas berasal dari kata “Jek” yang merujuk pada alat keprak, dan “Dong” yang merujuk pada alat kendang dan gong besar. Berbeda dari wayang kulit Jawa Tengah, struktur iringan musik karawitan, serta perkataan dalam wayang kulit Jek Dong, memiliki keunikan tersendiri. Bahasanya cenderung merakyat, sesuai dengan kultur budaya Arek dan perilaku asli Sidoarjo ( Gagrak).

Dalam segi musik, wayang kulit Jek Dong hanya menggunakan gamelan slendro, mirip dengan yang digunakan dalam kesenian ludruk. Wayang kulit ini memiliki bentuk yang mencolok, didominasi oleh warna merah dan hijau. Pergelaran wayang kulit Jek Dong kini telah dilengkapi dengan campursari dan musik dangdut, menyesuaikan selera masyarakat masa kini. Malah sudah sejak lama wayang Wetanan disertai pembuka tari Remo, dimana pengunjung bisa memberikan saweran.

Sementara itu Kades Candinegoro Sema'un, sangat mengapresiasi Pemkab Sidoarjo dengan kehadiran Plt Bupati H Subandi beserta  Dikbud Sidoarjo yang mampu menghadirkan uri Uri budaya untuk warga masyarakat di desanya, "Untuk mengenalkan budaya sebab rendahnya tingkat regenerasi dalang, menjadi kekhawatiran akan menurunnya Wayang Jek Dong, khususnya gagrak Porongan di Sidoarjo. " Ujarnya.

Untuk itu atas nama Pemdes Candinegoro sangat mendukung Pagelaran wayang di 12 titik secara serempak tersebut diharapkan mampu membuktikan bahwa seni tradisional ini masih tetap eksis dan akan terus berkembang. Hdk/hik

Berita Terbaru

MPLS SMP Muhammdiyah 15 Surabaya Kenalkan Budaya Sekolah Islami dan Bertoleransi Antar Umat Beragama

MPLS SMP Muhammdiyah 15 Surabaya Kenalkan Budaya Sekolah Islami dan Bertoleransi Antar Umat Beragama

Selasa, 14 Jul 2026 14:31 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 14:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - MPLS yang di selenggarakan oleh SMP Muhammadiyah 15 surabaya tak kalah menarik untuk di jadikan contoh oleh sekolah lain. MPLS…

Musim Kemarau, KAI Daop 7 Madiun Tegas Larang Masyarakat Bakar Jerami Dekat Jalur Kereta Api

Musim Kemarau, KAI Daop 7 Madiun Tegas Larang Masyarakat Bakar Jerami Dekat Jalur Kereta Api

Selasa, 14 Jul 2026 14:29 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 14:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Memasuki musim kemarau yang disertai angin kencang, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun memperketat pengawasan…

Dinas Pendidikan Blitar Masih Kaji Ulang Penggabungan Tiga Sekolah Dasar

Dinas Pendidikan Blitar Masih Kaji Ulang Penggabungan Tiga Sekolah Dasar

Selasa, 14 Jul 2026 14:27 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 14:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar -Tiga Sekolah Dasar di wilayah kerja Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar tidak memperoleh Siswa maupun Siswi baru saat  PPDB (Penerimaan …

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Disdikbud Jombang Rehabilitasi 25 Sekolah Negeri

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Disdikbud Jombang Rehabilitasi 25 Sekolah Negeri

Selasa, 14 Jul 2026 14:10 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 14:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Sebagai langkah strategis meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud)…

Bikin Heboh! Kopdes Merah Putih Gedangan Malang Berdiri di Seberang Sungai

Bikin Heboh! Kopdes Merah Putih Gedangan Malang Berdiri di Seberang Sungai

Selasa, 14 Jul 2026 13:27 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 13:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Baru-baru ini sejumlah netizen hingga warga dihebohkan dengan adanya bangunan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih di…

Viral Pasca Kemunculan Buaya, BPBD Imbau Warga Tak Mancing di Kali Jagir

Viral Pasca Kemunculan Buaya, BPBD Imbau Warga Tak Mancing di Kali Jagir

Selasa, 14 Jul 2026 13:24 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 13:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Usai viralnya kemunculan buaya muara di kawasan sungai atau Kali Jagir beberapa kali, kini Badan Penanggulangan Bencana Daerah…